Orchard House and Minute Man National History Park

Salah satu kota diluar Boston yang direkomendasikan Frommers untuk dikunjungi selain Salem dan Plymoth adalah Concord. Dan lucunya Concord ini cuman 13 miles jaraknya dari apartment kita di Newton. Naik mobil cuman 20 menit saja. Dan bisa ditempuh naik kereta komuter nya MBTA. Apa yang menarik disini? Sesungguhnya yang bikin aku kepengen banget kesana adalah ada Orchard House tempat tinggal nya kakak beradik March dari Little Women nya Louisa May Alcott. For a person who is religiously reading Little Women since she was a little girl, this place is something something special .. I love love love the book. Dan selalu membayangkan menjadi salah satu dari kakak beradik March. Bahkan buku ini yang bikin aku kepengen punya anak empat 😆 (itu sebelum tau biaya pendidikan anak yak 😆 )

Little Women ditulis oleh Louise May Alcott di Orchard House ini. Dan cerita Little Women sendiri terinspirasi dari kehidupan Alcott pribadi beserta ketiga saudari perempuannya. Buku ini sudah di filmkan 3 kali. Tahun 1933 (dengan Katherine Hepburn sebagaii Jo), 1949 (dengan Elizabeth Taylor sebagai Amy) dan 1993 ( dengan Winona Ryder sebagai Jo, Christian Bale sebagai Laurie, Kirsten Dunst sebagai Amy, Claire Danes sebagai Beth). Aku baca bukunya berulang-ulang. Pas ada filmnya tahun 1993 juga nontonnya berulang-ulang. Ngefans banget dan masih gak ngerti kenapa Jo gak sama Laurie aja 😆 *tetep*

Begitu sampai di depan Orchard House ini aku berbunga-bunga . Nyengiiir poll bangeeet. Sayang banget kita datang pas hari Minggu yang mana ternyata gak bisa masuk dan ikut tur masuk ke dalam rumah *nangis*. Tapi ya berhubung ternyata gak jauh dari rumah, jadi kita bisa visit lagi lain kali. Setidaknya bisa masuk ke halamannya dan foto-foto sampe puas 🙂

IMG_6083

IMG_6066

IMG_6073

IMG_6068

Orchard House

Kita lanjut lagi jalan sampai ke pusat kotanya Concord. This city is really pretty, it is basically a neighbour city from my apartment but the ambiance is totally different. It feels like we live in different era. Dan ternyata gak cuman cantik ternyata kota ini juga bersejarah banget. Pas datang ke visitors center nya, ternyata di Concord ini, tempat berlangsungnya pertempuran pertama pada perang kemerdekaan Amerika. Pertempuran ini tepatnya berlokasi di North Bridge. North Bridge ini berperan sebagai pemisah antara kaum pejuang Amerika dan tentara Inggris sebelum mulainya pertempuran. Tempatnya itu masih jadi bagian dari Minute Man National History Park.

Yang aku suka dari Amerika ya (thanks to Teddy Roosevelt) mereka betul-betul mem preserve national park seperti ini. Baik yang mengandung kekayaan alam atau yang mengandung nilai bersejarah ini. Dan semuanya biasanya gratis. Bahkan ada tur harian dari rangers penjaga national park ini. Orang-orang lokal atau turis biasanya senang menjelajah national park  ini dengan sepeda, lari ataupun kayaking.

Kalau tanya ke Ranger Park nya, Minute Man itu adalah kaum militer pejuang revolusi yang memberi respons terdepan terhadap agresi militer yang dilakukan oleh Inggris. Jadi taman ini dibangun demi menghargai perjuangan kaum-kaum milisi yang berjuang di Lexington-Concord Battle ini. Dan gak cuman kaum milisi, tapi ada peringatan penghormatan terhadap prajurit Inggris yang meninggal di pertempuran tersebut. Cukup mengharukan sih betapa mereka menghargai perjuangan prajurit dua belah sisi.

Berhubung sudah jam 2 dan si bocah belom makan jadinya kita buru-buru balik ke rumah. Gak sabar pengen balik lagi dan menjelajah Concord ini. Apalagi pas balik kita lihat ada Pond  yang masih jadi bagian National Park dan tempat orang-orang biasa berenang dan  santai-santai 🙂 Next time!

3 thoughts on “Orchard House and Minute Man National History Park

  1. yoshie says:

    Hi Mba, salam kenal.

    Cukup lama jd silent reader, suka malu mau ksh comment. Tp baca postingan satu ini, aku nge-fans bgt juga ama “Little woman” dr aku kecil. I love Jo character, so me bgt! Seru kali klw bisa liat the real community di sana.

    [Reply]

    Mrs.Karimuddin Reply:

    Iya karakter Jo memang inspiring banget.. 🙂

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *