Beautiful Spain Part 4: Granada and the Mighty Alhambra

Heyhooo.. Sapuin dulu debu di blog ini yah. Gak berasa bulan puasa udah lewat dan lebaran pun juga sudah lewat. Hahahaha… Draft postingan blog makin menumpuk tapi tentu saja aku bertekad untuk menyelesaikannya minggu ini. Dari mulai sisa cerita di Spanyol, cerita mudik  dan liburan lebaran, birthday trip nya Argen sampai cerita Aghnan perdana masuk SD. Buset banyak yaa.  Caiyoo kalau begitu!!.

So, back to Spain dulu ya. Terakhir cerita soal ke Barcelona, terus ke Sevilla. Sekarang mari cerita soal Granada. Pagi-pagi banget kita udah balik ke Stasiun Santa Justa buat sewa mobil untuk ke Granada. Booking sewa nya udah dari Indo, disana tapi tetap dicek lagi kelengkapannya. Spanyol setir nya di kiri, namun karena Ayah udah gape lah nyetir di kiri karena pengalaman di US jadi pede-pede aja nyetir bolak balik Sevilla Granada dalam 1 hari.

It took us  2,5 jam dari Sevilla ke Granada naik mobil. Enaknya karena berangkatnya pagi, jadi jam setengah 10 langsung sampai. Kita pun langsung keluar tol ke arah Alhambra, dan parkir di parkirannya Alhambra. No worries, parkirannya Alhambra luaaas banget. Tapi memang gak rekomen nyetir di dalam Granada nya sendiri. Soalnya banyak jalan yang satu arah dan kecil-kecil. Jadi memang strategi kita itu parkir mobil di Alhambra, terus keliling Granada naik bis kecil-kecil.

img_3327

Sebelumnya ada sedikit drama waktu masih di Indo terkait tiket ke Alhambra. Jadi tak jelasin dulu. Ada beberapa tipe tiket di Alhambra. Daytime visit dan Night time visit. Kita fokus ke daytime visit. Nah untuk tiket tersebut biasanya sudah termasuk area Alcazaba, Charles V Palace, Nasrid Palaces dan Generalife Garden. Nah untuk daytime visit itu dibagi lagi sesi pagi (dari jam 8.30 – 14.00) dan sesi siang (dari jam 14.00 – 18.00).  Nah khusus untuk Nasrid Palaces, itu kita harus milih jam masuk lagi, dan kita hanya bisa masuk pada saat waktu tertera pada tiket kita karena kapasitas nya terbatas. Kalau kita gak berkunjung di waktu yang sudah dipilih maka kita gak bisa masuk ke Nasrid Palaces.

Nasrid Palaces itu jantungnya Alhambra. Bisa dibilang ke Alhambra tapi gak ke Nasrid itu sungguhlah kayak makan nasi tanpa lauk. Hambar bok!. Nah drama nya adalah ketika kita mau beli tiket nya online. Seluruh tiket ke Nasrid Palaces itu udah abis bis bis untuk tanggal yang kita mau. Padahal masih 2 bulan lagi.  Sedihnya warbiyasak. Opsi lain bisa ikut tur sih, tapi tiap orang jadi bayar 50 euro lebih mahal. Aduuh bokek pisan. Akhirnya ayah menemukan solusi untuk beli Granada Card. 30 euro udah termasuk tiket Alhambra, tiket kendaraan umum di dalam Granada dan beberapa point of interest lainnya (kayak katedral Alhambra dll). Well, I don’t really care about the other point of interest. Yang penting bisa masuk ke Nasrid Palaces, Alhamdulillah.. 🙂

Hokey, balik lagi ke cerita. Sampai Alhambra, kita langsung naik bis untuk ke pusat kota Granada untuk ambil si Granada Card ini. Kemudian lanjut makan siang dan eksplor area di tengah kota Granada. Gak disangka, kota Granada itu cantik banget. Suki suki sukii!. Plus dapat makan siang kebab yang endes.. 😀

img_3449

img_3477

img_3499

Abis selesai makan siang kita lanjut balik ke Alhambra karena sebentar lagi yang sesi siang sudah dibuka antriannya. Berhubung kita baru bisa masuk ke Nasrid Palaces nya itu jam 15.00 jadi kita rute pertama kita ke Generalife Gardens dulu. Pada dasarnya Generalife itu ya taman nya para Sultan penghuni Alhambra tempo dulu. Arsitektur lanskap taman Generalife ini keren banget deh.  Banyak kolam panjang yang sekelilingnya ditanami bunga-bunga cantik. Belum lagi pemandangannya pun yang cakeep banget ngeliat kota Granada langsung terutama daerah Albaycin.

img_3510

img_3569

img_3513

img_3620

img_3634

Waktu 2 jam rasanya gak cukuuup. Sampai akhirnya kita sadar kalau sudah mau jam 15.00 dan sudah harus mulai ngantri masuk Nasrid Palace. Dodol deh lari-larinya. Benteng Alcazaba kita skip soalnya emang kepengennya itu ke Nasrid Palace.

Segitunya emang Nasrid Palace? Buat gw sih iya..  Walau sebetulnya namanya Moorish Architecture itu mungkin bisa ditemuin di tempat lain juga kayak Turki. Every corner of Nasrid Palace is praising Allah SWT.. Memang bukan Masjidil Haram, tapi di tempat ini adalah bukti dimana peradaban Islam di Eropa itu pernah berkembang pesat. Kalau sekarang di Eropa  dan negara barat lainnya Islam identik dengan terorisme dan kebelakangan. Tapi Alhambra ini mengingatkan bahwa gak selalu seperti itu, dahulu ada masa dimana  Islam berjaya di Andalusia. Kasarnya, disaat orang di Eropa masih susah makan dan hidup (karena perang yang gak ada abisnya), orang Islam sudah mengembangkan banyak sekali keilmuan dan teknologi dari mulai ilmu matematika (emang asal nama Aljabar dari mana coba), ilmu astronomi sampai ilmu pengairan.  Merinding aku kalau ngebayanginnya..

img_3711

img_3718

img_3766

img_4198

Kemudian ada satu area di Court of the Lions yang sangat menarik. Curi-curi dengar dari guide rombongan sebelah, katanya penggambaran kubah di salah satu ruangan di Court of Lions sebetulnya menggambarkan simbol turunnya Islam di dunia ini. Bagaikan tetesan air yang membasahi bumi dan membawa besertanya rahmat dan kesuburan untuk bumi ini.

img_4232

img_4016

img_3998

Selesai dari Nasrid Palace kita langsung ke Albaycin dan mampir sholat dulu ke Mezquita de Granada. Hanya orang muslim yang boleh masuk ke area mesjid nya. Buat yang non muslim bisa duduk-duduk di tamannya Mesjid saja. Posisi Mesjid ini sebetulnya dekat dengan Mirador San Nicolas. Yang mana ini tempat foto Alhambra yang sangat amat strategis. Tapi biasanya penuh banget desak-desakan sama turis. Alhamdulillah pemandangan yang sama bisa kita lihat juga dari tamannya Mesjid. Bahkan menurut gw lebih keren dan gak perlu rebutan.

img_4105

img_4104

Berhubung kita gak mau kemalaman, jadi jam 18.00 kita langsung balik ke Sevilla. Sayang, harusnya kita nginap karena downtown Granada juga kotanya cantik banget. Maybe next time ya. InsyaAllah dikasih rejeki buat ngajak anak-anak kesini nantinya. Amiin YRA.

Besoknya kita akan dedikasikan waktu untuk eksplorasi Sevilla.. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *