Mengisi Liburan

Aghnan sudah libur sekolah dan kita belum ada rencana liburan. Ya soalnya mumpung anaknya masih di TK jadi nanti liburannya September aja ya, supaya udah low season. Pokoknya menikmati masih bisa beli tiket liburan low season deh, nanti bolos berapa hari gpp lah ya mumpung masih TK hihihi. Nah buat mengisi liburan dan biar Aghnan gak bosen juga, jadi persis kayak waktu di Boston dulu antara jadwal main dan makan diselingi dengan kegiatan “belajar” kumon. Gak aku les in sih, soalnya terlalu berat aja. Kebetulan nemu series buku kumon kan yang bisa dibeli umum. Dengan itu aku sendiri bisa ngukur dan mantau perkembangannya si bocah dan menilai apa sih yang pas buat dia latih.

Belajar tanda petik sih soalnya worksheet nya lucu-lucu dan fun. Jangan ngebayangin kayak di drill begitu ya. Sebetulnya dia sudah belajar waktu di Nizamia, dan sehari-hari di sekolah juga mengerjakan worksheet begitu juga. Ini biar gak lupa aja. Lagipula sekalian ngajarin si anak kecil tentang target dan bonus reward. Jadi biasanya dikasih pilihan diawal, “eh lihat deh Bunda punya buku seru ya..” Biasanya dia tertarik karena warna-warni kan. Terus dikomporin kalau dia bisa ngerjain konsisten dia akan dapat reward dan bonus rewardReward nya ya pasti Aghnan akan lebih pintar daripada minggu sebelumnya dan bonus nya ya biasanya sih diajak ke playground yang dia mau apa. Atau biasanya kita bikinin itinerary wiken yang gak biasa buat dia. Kayak kemarin ke Kota Tua.  Tapi karena itu dibilang bonus, jadi walau gak ada bonus tetap dapat reward buat diri sendiri kan 🙂
Continue reading

Goodbye Nizamia

Ihik perasaan campur-campur deh. Disatu sisi bangga banget karena Aghnan udah mau TK. Aaaaaa udah TK.*histeris* Tapi sedih karena ini berarti jadi minggu terakhir Aghnan sekolah di Nizamia, karena Juli nanti sudah sekolah di TK baru. Ini keputusan berat sih soalnya aku dan mas udah suka banget sama kurikulum di Nizamia dan cara pengajarannya yang fun serta guru-gurunya yang sabaar banget pastinya bakal bikin kangen. Ya Bismillah ini keputusan yang terbaik. Soalnya kalau sekolah TK aja mesti menembus keluar masuk toll sungguh berat buat aku dan mas. Apalagi u know lah traffic di Jakarta kayak gimana.
Continue reading

Pencarian Sekolah TK-SD Part 2

Masih melanjutkan pencarian sekolah tahap selanjutnya. Berhubung masih cuti yak. So untuk survei kedua ini sebetulnya fokus ke sekolah sekolah yang ada di daerah selatan. Tujuan pertama adalah Cikal dong ya. Harapannya sih karena melawan arus dan sudah ada jalan layang super ini bakalan lancar. Tapi ternyata tidak saudara-saudara. Macetnya edan. Untung udah sedia beberapa film di ipad. Jadi demi killing time kita nonton sajah.

Alhasil begitu sampai depan cikal pun sudah gak nafsu buat liat sekolahnya. Karena perjalanannya gak masuk akal macetnya. Langsung deh putar balik ke arah kebayoran tepatnya nengokin Mentari di Jalan Lamandau yang lokasinya dibelakang SMAN 6/Blok M Plaza. Mentari ini ternyata di dalam kompleks perumahan. Dan kayak rumah dijadiin TK. Cons nya sih dari lingkungannya adalah gak ada ruang hijau terbuka. Jadi banyak kegiatan di dalam ruangan. Pas nanya-nanya ternyata kita sudah masuk waiting list. Dan prosesnya, anak di observasi dulu baru ditentukan oke apa tidak masuk ke Mentari. Aku kan tanya proses observasinya kayak apa. Jadi kalau masuk TK anak di observasi gimana phonics nya dalam bahasa Inggris. Eh buset pake ditest begitu ya? Aku pikir cuman test psikologi aja atau gimana.
Continue reading

Pencarian Sekolah TK-SD Part 1

Sedih betul deh ketika TK-SD impian yang ditaksir sejak lama tiba-tiba memutuskan untuk pindah gak tanggung-tanggung, ke Bambu Apus. Yeuk marii. Sebetulnya kesana melawan arah sih. Cuman kok gak tega ya kalau jauhnya sampai keluar masuk toll JORR. Selain gak tega, di toll itu kan suka aneh-aneh aja kecelakaannya dan macetnya. Jadi kalau memaksakan ikut pindah kasian banget si Aghnan. Padahal udah sreg banget sama semua-semuanya. Cuman ya mungkin ini namanya yang belum berjodoh. Aghnan sendiri balik sih masih ngelanjutin preschool disana. Kebetulan belum pindah juga. Cuman berhubung tahun ini Aghnan udah TK jadi sekalian deh dipindahin ke TK yang baru sekalian yang ada SD nya. Jadi kontinuitas aja. Aghnan baru 3.5 tahun tapi udah sering banget pindah-pindah sekolah. Kasian juga dipikir-pikir. Jadi survei kali ini valid hukumnya buat 8 tahun kedepan.

Bismillah, semoga bisa ketemu sekolah yang pas. Untuk kriteria sekolah sendiri aku sama mas mengalami berbagai pergeseran. Terutama dalam segi bahasa pengantar dan kurikulum. Untuk bahasa pengantar berhubung balik dari Boston si bocah jadi billingual beneran (ngomong sama kita pake bahasa Inggris tapi ngomong sama eyang-eyang dan mbak nya pake bahasa Indonesia) jadi kita cari sekolah minimal billingual tapi kalau full English juga gpp. Tinggal di koordinasikan aja sama kita biar di rumah pake bahasa Indonesia dan di sekolah pake bahasa Inggris (kebalikan dari waktu kita di Boston) jadi bisa termaintain kemampuan bahasa billingualnya.

Continue reading

A Gratitude Note

This past 1.5 years has been amazing to me. New friends, new knowledge and new experiences. And finally this must come to an end. Hopefully, this will not be my last stop. But surely this will be my stepping stone to move forward with new ambition. Of course, all of these can not be happen without these amazing people to be thank for:

– My beloved husband, Teuku Amir Fahrul Karimuddin, who is also the most wonderful man in the world. Whose support has always been a rock for me. And whose heart is bigger than the ocean. Thank you for standing beside me through my crazy loonatic days. Thanks you for allowing me to have this opportunity. You are my true soulmate and my one and only Imam. Through thick or thin, I love you always and forever.
Continue reading