Mamma Mia Roma Part 2: Trevi Fountain dan Spanish Steps

Dari Colosseum Anggoro ngajakin buat jalan kaki ke Trevi Fountain *pingsan*. Tapi walau kepayahan gw jalanin juga sih. Hahahaha. Sebetulnya gak jauh sih, cuman ya udah gak biasa aja jalan kaki kemana-mana. Walau akhirnya dijalanin pelan-pelan nyampe juga sih.

Sepanjang jalan ke Trevi Fountain sekalian foto-foto jalan-jalan kecil di Roma. Suka deh kalau ngelewati jalan-jalan kecil terus dapat view yang kece. Apalagi pas udah mau sore, jadi sinar matahari pun mendukung.
Continue reading

Mamma Mia Roma Part 1: Leonardo Express, Roman Forum and Colloseum

2 Minggu terakhir di bulan Maret itu asli penuh dengan dinas dan acara kantor. Badan rasanya udah mau rontok. Lelah gulana deh pokoknya. Minggu ketiga Maret kita host seminar internasional di Bali. Karena acaranya seminggu jadilah angkut mama, mbak dan Argen. Aghnan gak keangkut karena sudah selesai libur sekolah nya. Tadinya pengen extend di Bali, tapi ternyata aku dapat training di Roma. Padahal awalnya aplikasi aku ditolak, hahaha eh ternyata ditawarin lagi hihihihi. Tapi jadi peer adalah ya itu, selesai acara di Bali ya harus langsung ke Roma.

Pokoknya gempor dan ngurusin apa-apa last minute. Karena gak dikasih tambahan cuti jadinya gak bisa kemana-mana selain di Roma aja. 4 hari abis buat training, jadi cuman ada 3 hari buat keliling Roma.  Gak bisa ke Turin juga tempat Anggoro tinggal. Akhirnya Anggoro yang gw suruh nemenin gw ke Roma, itu juga cuman bisa nemenin di 3 hari pertama. Abis itu dia udah cabut ke Frankfurt karena ada undangan dari VW Jerman.

Continue reading

Beautiful Spain Part 6: The Heart of Cordoba

Our last city in Andalusia.. 

Kita berangkat pagi dari Sevilla naik Renfe AVE dan sampai di Cordoba jam 09.00 pagi. Kepagian banget hahaha, soalnya tempat penyimpanan lokernya belum buka. Dulu katanya ada fasilitas penyimpanan koper di stasiun Cordoba, tapi karena alasan keamanan fasilitas itu ditutup. Browsing-browsing ternyata di seberang stasiun Cordoba itu ada tempat penyimpanan koper yang namanya Consignas Ferroviarias Baggage Service. Bukanya jam 09.30 am – 08.00 pm. Ownernya super ramah dan familiar dengan Indonesia. Udah gitu kita juga dikasih peta dan dikasih ancer-ancer point of interest.

Rute yang kita pilih untuk mengeksplorasi Cordoba adalah berangkat dari Roman Bridge. Dari stasiun kita naik bis menuju Roman Bridge. Roman bridge of Cordoba ada jembatan bersejarah dari jaman kekaisaran Roma yang dibangun dari abad 1 di pinggir sungai Guadalquivir. Sungai yang sama yang mengalir di Sevilla.

Continue reading

Beautiful Spain Part 5: Sevilla Home of Dorne Kingdom

Sevilla, salah satu kota penuh sejarah di Spanyol.  Mitosnya kota ini ditemukan dan di dirikan oleh Hercules (iyee yang demi God yang banyak film nya itu). Kemudian seiring berjalannya waktu, mengingat posisinya di pinggir sungai Guadalquivir, pada masa keemasannya Spanyol, Sevilla tumbuh pesat menjadi pusat perdagangan. Semua komoditas yang berasal dari “Dunia Baru” (Benua Amerika) pasti masuk melalui Sevilla. Tapi sebelum masa itu, Sevilla, seperti halnya Granada, sempat dikuasai oleh kaum Islam Moorish.

Rasanya kurang puasa menjelajah Sevilla dalam satu hari. Tapi, lagi-lagi keterbatasan waktu jadi kita mari kita usahakan. Pagi-pagi kita udah ngantri masuk ke Alcazar of Seville. Alcazar ini adalah royal palace yang awalnya dibangun oleh raja muslim kaum Moor. Nama lengkapnya Alcazar ini adalah Real Alcazar de Sevilla. Real sendiri artinya Royal.  Kemudian palace ini dikembangkan dan menjadi bangunan kerajaan Spanyol yang paling menonjol dan menjadi contoh arsitektur Mudejar yang paling bagus di sepanjang semenanjung Iberia. Mudejar ini adalah gaya arsitektur Iberia  terutama dari kerajaan Aragon dan Castile yang sangat dipengaruhi oleh arsitektur kaum Moor.

Continue reading

Beautiful Spain Part 4: Granada and the Mighty Alhambra

Heyhooo.. Sapuin dulu debu di blog ini yah. Gak berasa bulan puasa udah lewat dan lebaran pun juga sudah lewat. Hahahaha… Draft postingan blog makin menumpuk tapi tentu saja aku bertekad untuk menyelesaikannya minggu ini. Dari mulai sisa cerita di Spanyol, cerita mudik  dan liburan lebaran, birthday trip nya Argen sampai cerita Aghnan perdana masuk SD. Buset banyak yaa.  Caiyoo kalau begitu!!.

So, back to Spain dulu ya. Terakhir cerita soal ke Barcelona, terus ke Sevilla. Sekarang mari cerita soal Granada. Pagi-pagi banget kita udah balik ke Stasiun Santa Justa buat sewa mobil untuk ke Granada. Booking sewa nya udah dari Indo, disana tapi tetap dicek lagi kelengkapannya. Spanyol setir nya di kiri, namun karena Ayah udah gape lah nyetir di kiri karena pengalaman di US jadi pede-pede aja nyetir bolak balik Sevilla Granada dalam 1 hari.
Continue reading