Review Sheet Mask Part 1: Innisfree dan Nature Republic

Semenjak pertengahan tahun lalu, aku sudah mulai ketularan coba-coba Korea skincare terutama masker wajah yang terbuat dari kertas atau lebih dikenal dengan sheet mask. Awalnya dikenalin sama si Dini. Nyobain pertama kok asik ya, kemudian setelah dilihat-lihat si sheet mask  ini banyak kelebihannya dibanding masker konvensional macam masker krim.

Kelebihannya antara lain:

  • Praktis banget! Soalnya bisa digunakan kapan saja dan dimana saja. Bahkan kalau kita lagi travelling atau di pesawat bisa tetap menggunakan sheet mask tanpa pakai repot.
  • Lebih efisien karena satu sachet buat sekali pakai. Setelah dipakai tinggal buang dan gak repot ngebersihin lagi karena sisa essence nya tinggal di tepuk-tepuk ke muka saja.
  • Karena sekali pakai, jadinya lebih steril juga kan.

Continue reading

Tidur Nyenyak dengan Johnson’s Baby Bedtime

Argen itu alhamdulillah dari bayi bukan bayi yang susah tidur dan ngajak bergadang. Tapi memang kalau abis capek atau lagi sakit biasanya tidurnya mulai terganggu. Karena masih ASI pun bangun malam pun rutin tapi normalnya 1-2 kali saja. Kalau lebih dari itu biasanya ada sesuatu yang bikin dia gak nyaman. Selain itu perlu dipahami bahwa faktor  yang mempengaruhi kualitas tidur bayi pun beragam.

Sesungguhnya hal ini umum karena menurut penelitian 46,74% bayi di Indonesia mengalami kesusahan untuk tidur nyenyak tiap malam.  Padahal bayi cukup tidur itu penting karena dapat mempengaruhi pertumbuhan si kecil. Apalagi kalau bayi kurang tidur cenderung mudah marah, kurang konsentrasi, kurang kooperatif dan sulit dikontrol. Kayaknya gak cuman bayi sih, kayak Aghnan gitu udah 6 tahun kalau kurang tidur pun juga jadi kurang kooperatif banget (baca: rewel gak jelas, dan omongan kita kayak masuk kuping kiri keluar kuping kanan).  Nah, kalau baca di babycenter, seumur Argen itu (15 bulan), minimal harus tidur 14 jam sehari (termasuk tidur siang).
Continue reading

Review Baby Zen Yoyo

Tak pikir setelah pengalaman Aghnan dengan strollernya, sudah membuat diriku tidak melirik stroller baru lagi. Ternyata salah saudara-saudara. Perkembangan stroller di jagad per mamahan ternyata rapid banget ya. Setelah puas banget dengan yang namanya Quinny Zapp dan MacLaren ternyata ketika harus travelling dengan bayi 3 bulan membuat gw melirik stroller yang super duper ringan. Salah satu stroller yang membuat aku tergugah antara lain adalah strollernya Baby Zen Yoyo.

Pertama kali lihat di youtube ternganga, soalnya cara ngebuka Baby Zen Yoyo itu super simpel. Stroller sekali kepret langsung kebuka. Hahahaha.. Nih coba lihat cara membuka si Yoyo dari youtube.
Continue reading

Bali Escape Part 5: Rimba Jimbaran

Rimba ini lokasinya masih satu kompleks dengan Ayana dan bisa ditebak, owner nya pun orang yang sama. Dari segi luas kompleks emang gak sebanding dengan Ayana. Cuman Rimba ini mengusung konsep yang lebih modern dari Ayana. Ditunjukan dengan interior nya yang unik, kontemporer dan modern.

Mempunyai gerbang keluar masuk yang sama dengan Ayana, proses check in juga kurang lebih sama dengan Ayana. Disambut dengan ramah di pintu masuk keamanan (jauh banget sama waktu di BTDC Nusa Dua, yang mana mas-mas pengamanannya agak jutek ya sama turis lokal), dan mereka sudah punya list nama tamu yang akan check in hari itu. Proses nya pun kurang lebih sama dengan Ayana, begitu sampai lobi kita disambut langsung sama staf nya Rimba dan dikalungi kalungan bunga yang wangi. Menunggu check in pun dikasih welcome drink dan cold towel.

Continue reading

Bali Escape Part 2: GWK, Pandawa Beach and Jimbaran Seafood

Setelah puas leyeh-leyeh di hotel kita langsung cus karena sudah lafaaar. Berhubung pengen makan siang di Nasi Ayam Ibu Oki di Jimbaran, yang mana dekat dengan Garuda Wisnu Kencana (GWK) jadinya kita mampir dulu di GWK. Pas lagi fanas-fanasnya yang mana  cahayanya bagus buat di foto. Hehehehe..

GWK yaa gitu deh. Gak terlalu banyak berubah kecuali ada banyak bagian-bagian yang sedang di renovasi. Masuk ke GWK itu 50k IDR per orang. Kita ke GWK soalnya belum pernah bareng-bareng sekeluarga dan kebetulan terakhir Aghnan ke Bali memang belum sempat mampir juga ke GWK.
Continue reading