Singapore Holiday Trip Part 1: Gardens by The Bay

Abis long weekend seger yak rasanya. Hehehehe. Well, sebetulnya trip ini adalah birthday trip/babymoon/big brother moon jugak. Rangkap-rangkap lah. Itinerarynya gak ada yang ambisius secara bumil jalannya udah kayak kura-kura. Oh yang bikin spesial adalah ini jalan-jalan kita perdana nih sama Oma Opa nya Aghnan.

Soalnya ya akhirnya mereka ada waktu lowong yah. Terutama si mama ya tahun-tahun sebelumnya masi sibuk sama kantor. Jadi ketika ke Malang minggu lalu dan si papa bilang pengen ikut juga yaudah langsung Β kita atur ini itunya. Itupun si Mama udah ada reuni juga di Gombong tanggal 4 April jadinya efektif bisa jalan di Singapore sama Oma Opa ya cuman sehari aja. Β Oleh karena itu di rombak lah itinerary yang awalnya hari pertama kita ke USS langsung switch hari pertama ke Gardens by The Bay.
Continue reading

Singapore Birthday Trip Part 2: Esplanade, Merlion, Marina Bay Sands dan Songs of the Sea

Hari ketiga di Singapore dan kali ini tourist mode on!! Maksudnya tourist mode on itu berarti :

  1. Wajib foto-foto di Merlion
  2. Wajib foto-foto di Esplanade
  3. Dan teranyar wajib foto-foto di Marina Bay Sand

Hihihi.. πŸ™‚ Pagi-pagi dimulai dengan drama milih tempat makan. Yang setelah kesana kesini akhirnya ujung-ujungnya di McD lagi. πŸ˜† Abis itu ditambah EZ Link aku ketinggalan di hotel yang membuat rombongan terpecah dua. Si mas bareng bocah, mama papa dan langsung jalan ke Esplanade nyusurin mall City Link. Aku balik dulu ke hotel bistu naik MRT dari Bras Basah ke Esplanade.
Continue reading

Short Trip to Singapore

Jadi demi memperingati ulang tahun ketiga pernikahan kita, dan kebetulan lagi ada yang mendadak jadi sponsor tiket, alhamdulillah kesampaian aja kita berdua honeymoon lagi ke Singapore. Terakhir kali kesana itu waktu kita lagi babymoon. Dan sekarang judulnya mau mengulangi lagi trip berduaan. Yep, tanpa ajak Aghnan. Berdua aja. Hehehe.

Karena gak sama si bocah, jadinya rencananya bener-bener cuman semalam aja. Reminiscing malam pengantin kita aja deh bener-bener. Gak kuat lebih dari semalam kali ya tanpa si bocah. Lagipula kita sekaligus survei-survei buat next trip sama bocah ke Singapore. Pokoknya trip ini serba pas pas an. Pas dapat sponsor tiket, pas lagi ada musical Wicked di Marina Bay Sands yang mana aku udah kepengen banget nonton, dan pas hotel di Singapore lagi bersahabat harganya.
Continue reading

Nyerah Juga..

..sama promo nya Air Asia.. πŸ˜†

Berawal dari iseng, trus kok dapat harga murah, terus bbm sana sini, dan akhirnya confirm deh. Berangkat 31 Maret 2012 dan pulang 3 April 2012 dari Jakarta ke Singapore. Hihihi, yang berarti ulang tahunnya Aghnan akan dirayain di Singapore. Hooraaayy.. *taburconfetti*.
Continue reading

Mencoba Puasa

Iya, walaupun masih berusaha untuk kasih Aghnan ASIX, bulan Ramadhan kali ini aku mau coba untuk berpuasa. Soalnya sudah kangen banget sih beribadah puasa di bulan Ramadhan, kan tahun lalu gak puasa karena masih mengandung Aghnan πŸ™‚ Sekarang pun tadinya mau gak puasa. Tapi mau dicoba dulu deh. Kalau kuat dan sanggup serta produksi ASIP masih lancar jaya ya diterusin deh. Tapi kalau ternyata produksi ASIP jadi menurun ya mungkin terpaksa berhenti puasanya.

Yang jelas, buat bususui yang mau puasa tetap harus memperhatikan asupan nutrisinya seperti:

  • Harus tetap makan 3 kali sehari dengan porsi makan seimbang.
  • Tunjang dengan susu sapi / kedelai dan multivitamin tambahan. Aku pribadi mencoba menjaga produksi ASI dengan minum Organic Milkmaid Tea dan Sari Kurma
  • Minumlah air putih berliter-liter. Target aku 4 L sehari.

Sebetulnya si mas tahun lalu sudah pernah nulis hukum tidak puasa buat bumil dan bususui. Jadi ya sebetulnya Allah SWT sendiri sudah memberikan keringanan bagi umatnya. Subhanallah ya πŸ™‚ Tapi somehow aku lama-lama terganggu dengan komentar orang yang menilai bususui dan bumil tidak puasa itu manja. Sampai jadi bahan diskusi aku dan mas siang tadi..

Setuju banget dengan kata si mas, “bila mampu” ini beda-beda untuk tiap orang. Masing-masing orang punya kondisi berbeda. Jadi tidak bisa disamakan satu sama lain. Kemudian hak masing-masing orang pula untuk memilih untuk puasa atau tidak puasa. Jika Allah sendiri sudah memberikan kemudahan kepada umatnya. Apa hak kita untuk menilai rendah para bususui dan bumil yang tidak puasa. Mereka punya alasan masing-masing. Dan kewajiban kita untuk menghargai keputusan mereka itu.

Lagipula para bumil dan bususui juga sama-sama berjuang di jalan Allah. Betul kan? So, karena puasa, lebih baik kita tingkatkan tenggang rasa dengan sesama saudara muslim kita ya. Tidak usah lah memaksa dan mengatur harus ini itu ke orang lain. Ibadah ini kan hanya antara kita dan Allah saja. Urusan orang lain ya urusan orang lain. Gak usah lah rempong ngurusin ini itunya.. πŸ™‚

Doakan aku lulus puasa ya πŸ™‚