Demam dan Teething..

Sehari setelah aku balik dari Medan, Aghnan pergi mengurus passport sama Ayahnya. Aku sendiri tidak bisa nemenin karena cuti dah habis T_T dan sedang ada deadline di kantor. Menyebalkannya, urusan passport itu memakan waktu lebih lama dari perkiraan.  Pas baliknya dari kantor imigrasi sudah waktu makan siang. Sekalian jemput aku ke kantor dulu deh baru balik. Disitu mulai aku lihat Aghnan tampak lesu banget. Dipegang badannya, ya Allah, panas banget. 🙁

Sampai rumah cek pakai termometer dan ternyata sudah 38 derajat T_T. Sedihnya Aghnan sudah mulai rewel dan tidak nyaman akan kondisinya. Alhamdulillah ayahnya bisa stay di rumah for the rest of the day, jadinya rada ayem ninggalin si bocah. Tentunya dengan instruksi detail. Aku suruh mbak Tami nya Aghnan untuk minumin ASIP ke Aghnan setiap 1,5 jam sekali. Alhamdulillah anaknya masih mau minum. Bahkan makanan pun masih masuk walau tidak sebanyak biasanya.

Pulang kantor ternyata suhunya masih naik turun 37-38. Dan Aghnan pun tidak ceria. Aku belum kasih paracetamol, soalnya masih dibawah 38,5 derajat. Aku bolak balik susuin sambil skin to skin (sebagian). Pokoknya sakit kemarin bikin sedih banget. Soalnya Aghnan gak nyaman banget. Dia cuman suka kalau di peluk. Bahkan tidur pun sambil di peluk. Herannya teething pertama dia panas tapi gak segitu rewelnya. Curiga, apakah ini ada virus lainnya menyertai? Tapi observasi lebih lanjut, dia tidak batuk pilek. Makan minum masih mau. Dan pup nya pun lancar seperti biasa. Kayanya sih mungkin kecapekan dan mungkin juga pengaruh perubahan cuaca Jakarta yang agak ekstrim kemarin.

Akhirnya semalaman aku dan si mas gantian gendong dia. Sempet sedih karena tiap di taro di tempat tidur dia langsung nangis kejer. Sempet susah minum ASI langsung juga 🙁 . Perlu ditenangin dulu, dibikin ketawa, baru mau nyusu. Kalau dia gak mau minum ASI, aku gelontor air putih pakai Doidy Cup dia alhamdulillah mau. Setelah jam 11 baru dia mau bobo, itu pun bobonya baru pulas kalau ditaro di box nya dia.

Hari berikutnya panasnya masih naik turun. 🙁 Tapi kondisi sudah lebih ceria dan makan minum masih mau. Malamnya pun sudah mau minum ASI langsung. Walau 4 kali kebangun pas malam. Namun dia dengan lahap minum ASIku dan langsung bobo. Pas bangun paginya, langsung cek temperatur alhamdulillah suhu sudah turun ke 36 derajat. Leganyaaa…

Nah baru deh ketauan culprit penyebab demamnya dia. Ternyata memang Aghnan sedang teething. Gigi keduanya sudah keliatan yang dibawah. Walau belum keluar semua, cuman putih-putih ujungnya sudah keliatan. Dan nampaknya yang atas pun sudah mulai keliatan ujung putih-putihnya.

Memang normal ternyata demam karena teething ini. Soalnya kan proses robeknya gusi memang membuat bayi jadi tidak nyaman. Dan memang lucunya lagi,  suhu yang diukur di kuping, jidat sama ketiak itu beda-beda. Yang di kuping lebih panas. Dan di ketiak itu suhu normal. Pas dipegang rahangnya sih memang lebih panas dari biasanya.

Ya alhamdulillah Aghnan numbuh lagi giginya. Dan alhamdulillah, lebih dari satu. Hehehe, agak gak rela juga Aghnan demamnya sampai kayak gitu kalau cuman satu gigi yang tumbuh.. Hehehe.. Yaa, alhamdulillah menyambut weekend ini Aghnan sudah kembali ceria. Yeaayy 😀

One thought on “Demam dan Teething..

  1. oy says:

    anakku (1th) lagi demam banget 38’c. pilek enggak, batuk enggak. pas aku baca cerita kamu aku sedikit tenang…karena gigi2 atasnya emang udah mulai keliatan putih2. thanks ya. salam buat aghnan

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.