Singapore ICBG Part 1 : Flight Delayed, Welcoming Dinner and Prize

Holaaaa… I’m baaaaaaaccckkkk…. 😀

Kangen gaaa sama gw? Hehehehe, yang jelas gw kangen sama blog ini. Walaupun kemarin di Singapore, aku bawa netbook, tapi karena padatnya acara, rasanya capek banget tiap kali masuk kamar pas malamnya. Jadi online pun cuman dipake buat webcam an sama hubby, chatting dan sayang-sayangan sama hubby.. 😀

Jadi kita bertolak ke Singapore itu Jum’at pagi naik Garuda. Weleeeh, hebooh, kayak rombongan kontingen atlet beneran 😛 Padahal isinya pegawai semua.. 😆 Disuruh pakai baju bebas plus jaket merah biar sebagai penanda rombongan kontingen. Aku dianterin sama hubby and my mom. Hehehe, walopun dah married, si mama tetep hobi nganterin aku ke bandara tiap kali bepergian. She loves doing it. Apalagi after married masih tetanggaan sama si mama, jadi ritual itu tetap dijalanin. Aku pun, kalau gak di anterin si mama, rasanya ga afdol.. 😛

Pas menunggu boarding kita pun gak lepas dari foto-foto. Seriously yaah, orang Indonesia itu semuanyaaaa banci foto.. Ehehehehehe.. 😛 Mau masuk imigrasi, keluar imigrasi, di ruang tunggu sampai mau masuk pesawat pun foto-fotoo.. 😀 Ohiya, yang berangkat itu sekitar 41 orang. Ada tim scrabble (of course), netball cewek, futsal cowok, minisports dan snookers. Ditambang 5 orang official untuk masing-masing tim. Jadi ramee..

Tim nya pun terdiri dari beragam golongan di kantor. Which is good!! 😀 Dan kita pun blending dengan sangat menyenangkan. Gak ada gap sama sekali, soalnya kita berjuang dengan tujuan yang sama

di Soekarno Hatta

Kita naik Garuda. Uhm.. dan ngareet.. (what’s new yah.. always have always will?) Anihoo, Alhamdulillah perjalanan lancar, dan sampai di Changi kita sudah di jemput dengan official dari MAS (Monetary Authority of Singapore).  Dan langsung dibawa ke hotel Marina Mandarin, tempat acara di selenggarakan. Hotelnya besar, sebelah shopping mall dan tinggal ngesot ke Esplanade.. 😛 Sampai di hotel, kita langsung makan siang. Check in, dan dikasih kaya tool kit buat preventing swine flu. Nope, jadinya gak di suntik vaksin, tapi dikasih masker, termometer sama semacam kayak antis. Tadinya aku sekamar sama Naomi, atlet Netball. Tapi akhirnya tukeran room dengan mbak Esti, sesama atlet scrabble. Thank God akhirnya sekamar dengan mbak Esti. Soalnya, kita berdua klik banget. Jadi yeah, I think we both lucky to find each other.. 🙂

Selesai makan, langsung ke kamar dan aku kagum sama hotelnya. Ini hotel kayak bolong di tengah gitu. Macam kayak Gran Melia di Jakarta yang mana, sinar matahari bisa masuk langsung ke hotel, jadinya ada penerangan alami masuk ke dalam hotelnya. Eco-friendly banget siih, cuman kadang jadi suka berasa panasnya.. 😛

Marina Mandarin Hotel

Beres-beres di kamar sebentar, kemudian kita turun lagi buat latihan scrabble di ruang yang sudah disediakan panitia. Dan kemudian malamnya ada acara welcoming dinner.. 🙂 Pas welcoming dinner, baru deh para pesertanya bertemu. Satu meja terdiri dari peserta dari 4 negara yang berpartisipasi. Itu sengaja diatur sama panitia, agar para pesertanya nyampur. I got table number 13 . Dan suprisingly, I’m the only lady on that table.. 🙂 Sisanya cowok.. Paling cantik sendiri deeeh.. 🙂

Welcoming Dinner

table number 13

Acara malam itu cukup seru dan meriah, ada games and yes I make some new friends. 🙂 Ketemu orang Indo juga yang kerja di MAS (bank sentralnya Singapore). Kaget juga sih, cuman enak juga ngobrol sama dia. Dia bilang setelah lulus dari Nanyang, dia punya obligasi untuk kerja disana selama 3 tahun baru boleh balik ke Indonesia. Humm begitu toh. Enak juga sih ngobrol-ngobrolnya, trus diselingi dengan makan malamnya. Love the teriyaki chicken dan roast lamb.. Yum.. Surely this multi-countries event , really hype me up.

Selesai acara, aku sama mbak Esti langsung balik ke kamar. Dan kembali dengan kamus scrabble buat pertandingan besok.. 😀 Hihihihi… 😀 Mau tau hasilnya gimana? Stay tune y’all.. 🙂

Oh iya, forgot to tell. Aku menang games loh pas welcoming dinner, trus dapat ini deeeehh :

Creative Zen Vision

Hihihi lumayan yaaa.. Aku kasih jadi oleh-oleh buat adikku Anggoro. Dan dia senang banget, soalnya bisa transfer langsung dari Compact Flash nya dia. Jadi katanya kalau dia hunting foto, gak perlu bawa-bawa laptop lagi deh buat transfer file nya.. 😀