Posts Tagged ‘MPASI’
Selalu tergelitik kalau mendengar paradigma orang lama kalau anak sehat itu pasti gendut. Jadi kalau anak yang kurus pasti gak sehat atau bahkan kurang gizi. Asumsi yang sangat salah namun sudah jadi cap tersendiri di masyarakat kita. Hehe kenapa tiba-tiba aku nulis tentang ini ya soalnya sudah mulai terganggu dengan saudara yang tiap datang ke rumah komentarnya cuman..
Aghnan kurus ya..
Terus biasanya dilanjutkan dengan pertanyaan
Itu masih nyusuin? Mau sampai kapan? Gak pakai susu tambahan?
(more…)
Sabtu kemarin aku dapat kesempatan diundang sama mas Agus dari DDB Indonesia buat datang ke acara bincang santai dan demo masak bersama Chef Winny yang bertempat di Q Smokehouse Senopati. Dengar ada demo masak cencu dong langsung konfirm ikutan, apalagi yang di demokan adalah bagaimana mengolah oatmeal menjadi hidangan yang nikmat dan sehat. Kalau bagian sehat nya tentu kita sudah tau dong ya, kalau Oatmeal itu bagus banget buat mengurangi kolesterol. Apalagi kan penyakit Jantung itu pembunuh nomor satu sedunia, jadi ya memang kolesterol itu harus di sayang-sayang supaya selalu normal. Salah satu caranya ya dengan mengkonsumsi oatmeal yang sudah terbukti, jika di konsumsi setiap hari akan menurunkan kolesterol.
(more…)
Setelah jadi toddler tentu saja ASI sudah bukan asupan utama buat Aghnan. Malahan ASI sudah jadi pendamping. Dan konsumsi utama dia adalah makanan. Alhamdulillah Aghnan sudah bisa makan nasi. Jadi betul betul di skip fasi makan nasi tim. Dan makannya pun frekuensi nya 3x sehari, dengan snack 2x sehari dan biasanya ASIP/UHT 2x selama ditinggal kantor (berkurang banget ya frekuensinya.
Buat makanannya sendiri untuk belanjanya masih aku pisahin, dan masih menggunakan golden standard. Daging ayam masih yang ayam kampung, Telur masih yang ayam kampung organik, Daging sapi nya yang prime (tanpa lemak), Beras organik dan offkors sayurannya yang organik. Tapi untuk gula garam sudah mulai dikasih dengan porsi yang sangat teramat sedikit (sejumput kecil). Cuman biar mulai kenal rasa sih. Untuk makanan yang digoreng, juga sudah dicobain. Tapi juga gorengnya pakai minyak Happy Oil (dari kedelai) / Minyak Canola (dari biji bunga matahari) dan penggunaannya sekali pakai. Untuk kaldu-kalduan masih buat sendiri dan disimpan di baby cubes.
Udah lewat setahun boleh lah sedikit koboi. Dan yang jelas, menu makanannya disesuaikan dengan table food kita sehari-hari. Walau yang ngebedain kadar gula garam nya.
Aku sendiri udah gak buatin menu bulanan seperti MPASI dulu. Modelnya dibuat kayak bikin menu sehari-hari di rumah. Di buat list menu makanan yang biasa di masak, kemudian di coret satu persatu setiap sudah dibuat. Jika sudah dibuat semua baru boleh mengulang menunya. Kemudian untuk pembuatannya, walau menunya sama dengan kita, cuman pas pembuatannya masih terpisah. Hal disebabkan karena faktor gula garam nya. Dan kayak nasi, karena dia masih pakai beras organik, jadinya dibuat di mini rice cooker sendiri (khusus buat Aghnan). Biasanya masih aku yang masakin sendiri masakannya, namun jika masakannya tipe masakan yang harus di masak fresh (kayak sayur bayam) biasanya aku minta tolong mbak Tarni buat masakin (surprisingly, masakannya dia enak, alamat naik gaji bentar lagi
) Biasanya selama weekdays aku pengen dia terbiasa dengan makanan Indonesia (pepes tahu, pepes ayam, sayur bayam). Baru pas wiken kita sok ber berat-barat dengan masak pasta-pastaan wkwkwkwk..
Berikut contoh list menu yang aku susun buat seminggu. Aku bagi berdasarkan karbohidrat, protein, sayuran, buah dan ada makanan kombinasi. Nanti tinggal digabung-gabung aja, dan diselingi setiap harinya. Biasanya kalau sudah masak makanan kombinasi lebih enak, soalnya semua yang 4 sehat udah komplit ada di makanan. Paling tinggal tambah buah aja. Resepnya juga disamain kayak resepnya kita, kecuali komposisi gula garam yang sedikit ya. Kecap-kecapan juga sudah aku kenalin.
List ini gak terlalu baku sih. Soalnya kalau tiba-tiba ada inspirasi buat masak apa yang tinggal go show di dapur
. Dan tergantung persediaan makanan di dapur juga. Enak ya kalau anak udah setahun dan udah bisa makan table food. Imajinasi buat bikin menu baru juga makin liar.
Apalagi tantangannya adalah bagaimana menciptakan makanan enak, tapi tetap kaya vitamin dan mineral di dalamnya (baca: bagaimana, cara menyelipkan sayuran ke dalam makanan enak)
Oh iya, buat ngenalin jenis makanan baru aku juga masih pakai aturan 3 hari toleransi alergi loh. Kemarin yang baru aku kenalin antara lain ya susu UHT, kacang polong sama (ini yang paling penting), putih telur. Alhamdulillaaah hasilnya TATA (Tidak Ada Tanda Alergi) *lonjaklonjakbahagia*
Yang mungkin aku tahan dulu pengenalannya adalah seafood semacam udang, cumi, kerang sama kepiting. Udang sama cumi aku pengen cobain mungkin beberapa bulan kedepan. Tapi kalau kepiting sama kerang mungkin kalau Aghnan sudah 2 tahun deh.
So, semoga postingan ini menjawab rasa penasaran teman-teman tentang makanan Aghnan pasca MPASI..
Nanti coba di share resep-resep modifikasi lainnya yaa..
Dari kemarin ngidam masakan Itali, dan kepengen banget makan Lasagna. Cuman kalau buat lasagna pasti malas kalau bikin sedikit-sedikit, soalnya bikin layer-layernya males. Hihihihi.. (alasan yang gak penting banget). Akhirnya dimodifikasi deh makanannya Aghnan, supaya bisa dimakan bareng-bareng. Berhubung Baked Potato Cheese with Salmon and Broccolli yang kemarin nge-hits banget sama Aghnan..
Jadinya bikin yang mirip-mirip cuman lapisan didalamnya yang beda.
Tadinya lapisan didalamnya cuman salmon ditumis butter dan brokoli rebus, diganti sama saus bolognaise yang dimodifikasi sesuai kebutuhan Aghnan.
Biasanya kan buat saus bolognaise pakai saus tomat/pasta tomat/tomat kaleng kan. Pokoknya yang udah jadi tinggal pake. Karena masak buat Aghnan jadinya pakai tomat segar yang di blender dan di saring biji sama kulitnya. Terus kalau biasanya cuman daging sapi + bawang bombay + bawang putih + saos tomat saja, sekarang ditambah sama zucchini yang dipotong tipis untuk asupan sayurannya..
Potato Lasagna with Zucchini
Bahan: 3 kentang, 100 gram daging cincang, 1/2 bawang bombay di cincang halus, 1 bawang putih geprek halus, 5 buah Zuchini baby iris tipis, 3 buah tomat blender saring, unsalted butter, 3 sdm tepung terigu, 1 cup susu UHT, 50 gram keju cheddar parut, keju quickmelt / mozarella, 2 sdm minyak zaitun (extra virgin olive oil), 1 sdt basil , 1 sdt oregano
Cara Membuatnya:
- Kupas kentang kemudian iris-iris dan kukus sampai kurang lebih 15-20 menit. Selesai dikukus, kentang di hancurkan/tumbuk/mashed . Kemudian tata di pinggan yang sudah dilapisi sama butter.
- Panaskan wajan, tuang minyak zaitun. Kemudian tumis bawang putih disusul dengan bawang bombay sampai wangi dan layu.
- Masukkan daging sapi, masak sampai daging berubah warna.
- Masukkan sari tomat aduk rata sampai mendidih.
- Kemudian masukkan oregano dan basil. Aduk sampai wangi.
- Kemudian masukkan Zucchini yang sudah diiris tipis. Masak kurang lebih 3 menit. Kemudian angkat dan taro di pinggan persis diatas lapisan kentang.
- Membuat cheese saucenya: panaskan butter, kemudian masukkan terigu, aduk sampai rata, kemudian pelan-pelan masukkan susu UHT sampai rata. Terakhir masukkan keju cheddar parut dan aduk sampai mengental dan rata.
- Masukkan cheese sauce yang sudah jadi ke dalam pinggan.
- Untuk lapisan terakhir tabur keju quickmelt kraft / mozarella yang sudah di parut.
- Panaskan oven, dan panggang kurang lebih 30 menit dalam suhu 180 derajat.
Dan inilah hasilnya:

Walau penampakannya gooeeey banget. Cuman buat gw, ini the most yummy gooeeey food ever..
Porsinya dibuat agak banyak. Jadi bisa buat Aghnan, dan sisanya dimakan aku sama mas buat makan pagi. Ternyata makanan no gulgar itu bisa enak juga dan dimakan sama orang dewasa kan? Yumm.. Berkreasi apalagi kita besok? Humm.. Mari lanjutkan pertapaan ditengah tumpukan tugas-tugas ini..
Ini sebetulnya makanan modifikasi yang aku buat untuk Aghnan. Hehehe, berhubung proyek 52 resep lagi sangat tertinggal. Aku masukin sekalian saja deh.
Inspirasinya sih dari baked potato cheese brokoli. Cuman kayaknya enak ya kalau ditambahin salmon. Jadi komplit satu dish, ada karbo, protein dan vitaminnya
Baked Potato Cheese with Salmon and Broccoli
Bahan: 3 kentang, 60 gram salmon fillet, 1 ikat kecil brokoli, butter, 3 sdm tepung terigu, 1 cup susu UHT, 50 gram keju cheddar parut, keju quickmelt / mozarella
Cara Membuatnya:
- Kupas kentang kemudian iris-iris dan kukus sampai kurang lebih 15-20 menit. Selesai dikukus, kentang di hancurkan/tumbuk/mashed .
- Potong-potong brokoli kemudian rebus selama kurang lebih 5-10 menit.
- Lapisi pinggan dengan butter kemudian masukkan kentang yang sudah ditumbuk sebagai lapis pertama.
- Panaskan wajan, masukkan butter, kemudian tumis salmon sampai matang. Salmon bisa di rebus sebagai alternatif. Cuman aku suka aroma salmon ditumis dengan butter. Setelah setengah matang bisa ditaro diatas lapisan kentang di pinggan.
- Kemudian lapisi dengan potongan-potongan brokoli yang sudah di rebus.
- Membuat cheese saucenya: panaskan butter, kemudian masukkan terigu, aduk sampai rata, kemudian pelan-pelan masukkan susu UHT sampai rata. Terakhir masukkan keju cheddar parut dan aduk sampai mengental dan rata.
- Masukkan cheese sauce yang sudah jadi ke dalam pinggan.
- Untuk lapisan terakhir tabur keju quickmelt kraft / mozarella yang sudah di parut.
- Panaskan oven, dan panggang kurang lebih 30 menit dalam suhu 180 derajat.
Dan inilah hasilnya:

Creamy and yummy. Aghnan sendiri doyan banget. Huhuhu senang banget melihat dia lahap makannya
Cuman buat Aghnan, kayaknya teksturnya terlalu lembut. Jadi mungkin next time, habis dikukus, kentangnya dipotong-potong dan langsung ditaruh di pinggan. Oh iya, buat keju nya tadinya aku mau kasih mozarella. Tapi apa daya, lagi gak ada di kulkas. Jadinya pakai QuickMelt nya Kraft jadi deh buat lapisan atasannya..
. Untuk salmonnya sendiri, kalau beli aku selalu beli yang bagian belly (perutnya). Soalnya ada banyak lemaknya. Lemak pada salmon itu kaya Omega 3 yang bagus untuk pertumbuhan otak.
Next time, bikin dengan porsi lebih banyak lagi. Soalnya, untuk porsi seperti diatas, habis untuk Aghnan sendiri..
Semenjak Aghnan gak makan nasi tim lagi otomatis say goodbye ke Takahi tercinta. Lebih enak sih kalau kasih makan Aghnan sekarang. Apalagi semenjak dia udah makan nasi. Jadi biasanya gantian, kasih nasi sama lauk (biasanya chicken nugget, sayur sop), mashed potatoes sama pasta. Buat yang terakhir aku seneng banget buatnya. Selain relatif praktis (jadi aku bisa sempetin masak sebelum kantor), biasanya rasanya pun nyummy juga buat emak bapaknya
.
Pakai pastanya masih yang merk Orgran. Soalnya Gluten Free. Dan biasanya banyak banget stoknya di Ranch Market di Grand Indonesia. Buat Aghnan aku beli yang macaroni rice pasta dan vegetable corn pasta yang spiral. Walau relatif lebih mahal dibanding pasta biasa. Cuman kan porsi makannya Aghnan masih gak begitu banyak. Paling sekali masak cuman 20 gr saja pasta. Untuk resepnya sendiri, aku banyak ambil dari bukunya tante Karmel (baca: Annabel Karmel) yang Top 100 Pasta Dishes. Penampakan seperti ini (thanks Ochelita yang baik hati dititipin):

Banyak banget variasi menu yang bisa dicobain disitu. Cuman kebanyakan buat toddler sih. Yang buat baby cuman sampai halaman 25 dari 139 halaman. Hihihi makin gak sabar bereksplorasi setelah Aghnan jadi toddler nanti (langsung terbayang spaghetti meatballs) Yummoo..
Untungnya Aghnan gak punya masalah sama Keju. Dicobain beberapa macam so far baik-baik saja sama dia. Jadi senang. Plusnya lagi, dia juga suka (alhamdulillah juga gak alergi) sama Salmon. Lucunya dia paling suka sama Salmon. Tuna sama Gurame dilepeh-lepeh sama dia..
Gak deng, ditelen sih cuman extra sabar nyuapinnya.
Nah yang akhir-akhir ini dia suka banget ya adalah Pasta Salmon with Spinach Cheese Sauce. Hehehe ini sebetulnya gak ada di bukunya tante Karmel. Cuman itu resep modifikasi gw mencampur 2 resepnya tante Karmel (Pasta Shells with Salmon and Broccoli dan Creamy Spinach Sauce). Aku ganti brokoli dengan bayam (somehow, gw terobsesi sama bayam yang kaya zat besi, lagi kejar-kejaran semoga bb Aghnan pas 1 tahun nanti bisa pas atau lebih 3x berat lahirnya dia). Dam aku tambahin sama bawang bombay biar lebih wangii..
Pasta Salmon with Spinach Cheese Sauce
Bahan: 40 gr pasta (bisa jenis apa aja, fussili, makaroni, spiral dll), 50 gram Salmon fillet (gak pake kulitnya, dagingnya saja), 100 gr daun bayam segar (biasanya 1 bungkus bayam organik), 1 sdt bawang bombay cincang, 1 sdm unsalted butter (biasanya merk Anchor atau Elle & Vire), 2 sdm cream cheese (biasanya merk yummy), 4 sdm keju parmesan, 1 sdm susu UHT, 1 sdm jeruk lemon
Cara Membuat:
- Panaskan air di panci. Lumuri salmon fillet dengan air jeruk lemon (biar gak amis). Kemudian rebus ke dalam air mendidih di panci selama kurang lebih 3-4 menit. Kemudian angkat.
- Kemudian masukkan daun bayam ke dalam panci. Dan rebus selama 3-4 menit. Angkat, setelah itu blender bayam sampai jadi bubur.
- Ganti air di dalam panci. Dan isi lagi dengan air untuk merebus pasta. Masukkan 1 sdm extra virgin olive oil, tunggu sampai mendidih.
- Kemudian masukkan pasta ke dalam air yang mendidih dan masak selama 15 menit. Uhm, biasanya kan buat orang dewasa masak pasta itu “al dente” sekitar 8-12 menit. Tapi berhubung buat Aghnan, masaknya agak lamaan biar agak benyek jd gampang ngunyahnya. Jika sudah tiriskan pasta.
- Sekarang masak sausnya. Lelehkan unsalted butter ke dalam panci. Kemudian masukkan bawang bombay dan tumis sampai layu. Kemudian masukkan salmon yang sudah di rebus. Dan aduk rata sampai daging salmonnya tersuir-suir di panci.
- Kemudian masukkan bayam, tumis sampai rata. Kemudian masukkan susu UHT, cream cheese dan keju parmessan.
- Aduk rata, dan terakhir masukkan pasta yang sudah di tiriskan.
- Aduk sebentar kemudian angkat. Makanan siap di hidangkan.
Walau penampakannya jelek ya (hijau hijau karena bayam), tapi baunya enak banget dan rasanya yummo bangeet. Penampakannya seperti dibawah ini:

Yang penting Aghnan suka. Aku pun senang kalau dia suka. Untuk ikannya kayaknya bisa diganti dan dimodifikasi sama Dory, Tuna atau ikan laut lainnya. Sedang untuk bayamnya bisa diganti sama brokoli
Siip kan
Selain ini Aghnan juga suka banget sama Tomata Cheese Sauce nya tante Karmel. Biasanya sih aku ganti sama keju mascarpone. Nanti aku post di postingan terpisah yaaa
Hihihihi akhir susunan menu nya rampung dalam waktu sejam saja penyusunannya. Dan baru rampung setelah hari kedua bulan ini. Untung kemaren pas waktunya Aghnan nyobain ikan Salmon, aku undur. Soalnya bertepatan sama waktu kita pergi ke Bandung. Buat gw agak riskan ya nyobain jenis makanan baru saat travelling. Takut tiba-tiba alergi berabe deh jadinya. Jadinya dari kemarin Aghnan baru mulai nyobain Salmon. So far so good (gak ada tanda tanda alergi). Semogaaa aja gak alergi ya. Kalau lolos tes alergi ikan Salmon, langsung kita pesta sashimi di Sushi Tei (loh)
Hehehe itu yang pesta mah emak bapaknya ajaaa.. Aghnan makan Pasta Salmon with Brokoli ala tante Karmel aja yaa..
Senang melewati masa mpasi 10 bulan Aghnan. Makanan tekstur kasar ke padat sudah suka. Dan yang terpenting, dia bisa makan Ikan Tuna (baca: ikan laut). Alhamdulillah TATA semuanya (Tidak Ada Tanda Alergi). Hampir semua jenis makanan yang dicobain sukses. Kecuali buah Plum sama Mangga yang gagal dicobain ke Aghnan. Plum karena asemnya ampun2an. Dan pas mau kasih Mangga, langsung di pelototin sama si mama (nasib, rumah deketan sama nyokap). Katanya bisa bikin batuk dan gatal tenggorokan si baby. Ya udah, gw mending nurut aja deh, daripada Aghnan tersiksa juga kalau batuk-batuk.
Berikut list makanan yang sudah Aghnan cobain bulan kemarin:
Sayur: Tomat, Paprika, Kapri, Kangkung
Buah: Plum, Mangga
Protein: Ikan Tuna, Ikan Salmon
Dairy Products: Yoghurt
Yang di bold berarti sudah dicobain. Sisanya cuman Plum dan Mangga, alasannya seperti yang sudah dikemukakan diatas. Selebihnya Aghnan TATA (Tidak Ada Tanda Alergi). Untuk snacknya, buah potong, cheese bliss nya Mamma Kanin dan yoghurt jadi andalan sekarang. Alhamdulillah yoghurt pun dia TATA. Dia suka banget yoghurt ternyata. Aku pikir dia bakal gak suka karena agak asam. Ternyata lahap dikasih yoghurt sama puree buah
. Untuk yoghurt biasa kasih merk Yummy, Yoplait atau Petit Miam.
Huhuhu betapa terharunya kalau dia bisa makan-makanan yang gw curigai bisa memicu alergi nya dia. Mungkin karena gw rutin minum ramuan air perasan temu kunyit ditambahin sedikit (dikiit banget, sejumput kecil) kapur sirih (seminggu dua kali). Kata orang dulu itu bisa menghilangkan alergi. Berhubung masih ASIX jadinya aku yang minum ramuan itu dengan harapan zat zat yang terkandung di dalamnya bisa masuk ke Aghnan dan bisa menghilangkan alergi nya Aghnan. Percaya gak percaya so far Aghnan belum menunjukkan alergi terhadap suatu bahan makanan. Aku pun bahkan sudah mulai berani memasukkan susu sapi ke dalam masakan pasta nya dia (katanya kalau susu sapi yang dimasak gpp sebelum 12 bulan, yang belum boleh langsung diminum). Sedih banget ingat dulu waktu Aghnan masih kecil yang aku pantang dari dairy products, seafood, kacang-kacangan sampai coklat. Sekarang melihat dia bisa enak makan keju dan ikan laut aku lega banget.
Ngefek juga ya ternyata. Kalau ngobrol sama pakde dan sepupu gw yang dokter, katanya memang ada zat yang terkandung dalam kapur sirih yang biasa jadi bahan baku dan dipakai dalam obat alergi. Itu loh, orang yang alergi nya parah, yang sampai harus di suntik obat alergi ke pembuluh darahnya (ngebayanginnya aja ngilu). Mungkin efek juga ke Aghnan. Gak secara langsung, tapi lewat ASI gw. Anihoo, apapun itu yang jelas it worked buat my Aghnan. Yang penting makannya dia bisa lebih beragam saja dan belum (semoga gak ada) yang perlu di pantang. Amiiinn..
InsyaAllah bulan depan (12 bulan) Aghnan mau dicoba full makan table food. Soalnya dia sudah suka makan nasi.. *hooray* Apalagi kalau nasi pake keju, itu mulut mangap-mangap terus. Bahagia deh nyuapinnya.
Tapi walau table food, tetap dipisahin sama makanan kita. Pakai kaldu home made dan mulai dicobain pake gulgar tapi dikiit aja..
Tadinya mau langsung full nasi bulan ini. Cuman kayaknya pelan-pelan dulu deh. Paling masih dicampur sama pasta atau nasi tim sebagian. Biar variasi juga sih.
Untuk sayuran nya agak-agak buntu mau nyobain apa saja. Sedang untuk buah mau dicobain the berries (strawberry, raspberry, blueberry dan blackberry). Terus mau dicobain juga buah naga (dragon fruit). Untuk protein nya mau cobain Ikan Tenggiri sama Ikan Dory. Sisanya rada blank, jadi mengulang bahan yang sudah ok lainnya.. (ada ide gak, beneran buntu niih
)
Berikut daftar makanan yang mau aku kenalin di bulan ke 11 Aghnan:
Buah: Strawberry, Blueberry, Raspberry, Blackberry
Protein: Ikan Tenggiri, Ikan Dory
Yang jelas tetap menggunakan 3 hari toleransi alergi dan masih NO GULA GARAM, ini dia susunan MENU MPASI AGHNANDO 11 BULAN . Sebulan lagi ya ganteng.. Sebulan lagi.. Kamu sukses ASI saja selama setahun (toss dulu sama Bunda). Dan nanti baru bisa share pelan-pelan dan dikit-dikit sama makanannya Bunda yaa.. Love you always my lil prince
Senang sekali melewati masa MPASI 9 bulan Aghnan kemarin. Soalnya ternyata 2 bahan yang aku khawatir bakal alergi ternyata tidak terbukti. Aghnan lolos test alergi 3 hari berturut-turut makan ikan gurame dan keju. Terutama keju ya, sujud syukur plus joged joged koprol deh gw. Terharuuu bangeeet. Segitu hebohnya ya gw, embyeer. Soalnya masih keingat jaman dia masih piyik banget, dia jadi merah-merah pipinya setelah gw makan keju. Sedih bangeet.. Hiks..
Mungkin memang benar, semakin besar anak metabolisme pencernaannya pun semakin sempurna. Aku pun banyak baca buku kok, rata-rata bayi yang kecilnya alergi dairy products setelah menginjak 1 tahun jadi tidak alergi lagi. Dan mungkin Aghnan juga seperti itu juga kali ya
. Dan mungkin karena aku lumayan ketat dalam memilih bahan makanan MPASI nya Aghnan. Diberikan sesuai umurnya Aghnan. Tentunya mengacu kepada wholesomebabyfood.com .
Keju yang aku pilih pun bertahap. Start dari ricotta cheese yang sangat-sangat gak asin terus ganti ke cream cheese baru terakhir cheddar. Yang ricotta sama cream cheese biasanya beli yang merk Yummy. Kemudian untuk yang Cheddar aku pilih merk Diamond yang katanya gak seasin Kraft. Kalau tanya, keju yang gak asin ada kah? Jawabannya gak mungkin ada. Soalnya dalam pembuatan keju itu perlu garam sebagai bahan baku nya. Jadi yang kita lakukan adalah memilih keju yang tidak terlalu asin.
Aghnan sendiri bagaimana makannya? Masih pintar alhamdulillah. Cuman ya itu, karena kemarin sempat teething jadinya sempat gak nafsu makan. Kalau kayak gitu aku mah langsung hajar di blender halus saja. Biar makanan masuk. Tapi kalau sebelum teething dia sudah mulai suka makan yang kasar dengan tekstur semi padat.
Makan finger food dan buah potongan juga makin pintar. Walau kalau untuk buah, kalau buahnya asem pasti langsung dilempar sama dia.. >.< Finger food favoritnya dia adalah cheese bliss nya mamma kanin..
Waktu kapan ya, pernah saking hebohnya nungging, guling-guling, manjat terus akhirnya muntah kan ya. Terus karena dia jadi lapar lagi, cheese bliss itu dia makan sendiri habis kira-kira 20 biji..
Cheese bliss ini pun jadi andalan snack nya Aghnan banget deh. Apalagi kalau lagi ke mall. Biasanya kan dia makan dulu baru kita makan. Dasar si bocah gak mau kalah, kalau kita makan dia gak makan suka senewen sendiri. Akhirnya sodorin aja cheese bliss ini baru dia tenang dan asik kunyah-kunyah sendiri..
Berikut list makanan yang sudah Aghnan cobain bulan kemarin:
Serealia: Pasta (merk Orgran yang gluten free beli di Ranch Market Grand Indonesia)
Buah: Cherry, Anggur, Kiwi
Sayur: Asparagus, Jamur Champignon, Lobak
Protein: Ikan Gurame
Dairy Products: Ricotta cheese (merk Yummy), Cream cheese (merk Yummy), Cheddar cheese (merk Diamond)
Alhamdulillah semuanya TATA (tidak ada tanda alergi). Syenaaang sekaliii..
Yang gak jadi aku kasihin cuman Semangka saja. Soalnya ya kata eyang nya Aghnan, Semangka bikin gatel. Pas aku mau kasih pas ketauan, jadinya mundur teratur. Dan daripada gw ngotot ya mending ngalah dulu aja deh..
Sisanya Aghnan doyan kecuali Lobak. Asli lobak itu dilepeh sama Aghnan. Lucu banget padahal menurut gw bubur nya dia itu kayak soto bandung.
Terus ikan gurame nya juga riskan amis juga sih. Dia sempet mengernyitkan pas dikasih. Aku pun pingsan cium aromanya. Akhirnya sebelum dimasak aku rendam dulu pake parutan timun sama kasih jeruk nipis yang banyak. Tapi tetap saja sih amis nya tercium. Gw pribadi gak suka ikan kalau di rebus atau di tim. Ikan ya buat gw mending mentah (kayak sashimi gitu) atau ya di goreng kering. Hehehe..
Oh iya, Aghnan suka Kiwi. Syenangnyaaa… Yah kompensasi dia gak terlalu suka apel dia suka kiwi deh. Persis kayak bapaknya. Lagipula Kiwi kan antioksidannya itu 3x banyaknya dibanding apel. Wiih mantaab deh ya.
Yang jelas, semenjak dia lolos test alergi keju, hampir tiap hari kali makannya aku kasih keju. Kebetulan memang abis keju dia test alergi pasta. Jadi ya pasta paling enak pakai keju lah ya. Salah satu kesukaannya Aghnan itu Pasta saus Keju atau yang hari ini aku masakin buat dia, Pumpkin Risotto with Tomato Cheese Sauce. He loves it
Untuk bulan ke 10 ini aku mau coba kasih ikan laut kayak Tuna dan Salmon. Hiiii deg-degan bangeeet. Tapi ya semoga Aghnan gak alergi itu yaa.. Sushi itu terlalu enak kalau gak dimakan ya nak..
Bismillah saja deh aku…
Berikut daftar makanan yang mau aku kenalin di bulan ke 10 Aghnan:
Sayur: Tomat, Paprika, Kapri, Kangkung
Buah: Plum, Mangga
Protein: Ikan Tuna, Ikan Salmon
Dairy Products: Yoghurt
Tetap menggunakan toleransi 3 hari alergi dan NO GULA GARAM, ini dia susunan menu MENU MPASI AGHNANDO 10 BULAN
Mohon masukannya kalau ada yang kurang yaaa..
Gak nyangka aja Aghnan sudah makan selama 3 bulan lamanya. Dan semakin hari makannya makin pintar. *terharu* *lap air mata*. Alhamdulillah MPASI bulan 8 kemarin bersih dari GTM. Mungkin karena Aghnan gak teething sama sekali juga. Dan karena bahan makanan yang ditawarkan makin variatif dan makin berasa.
Makannya pun sudah pinteer banget. Duduk anteng di high chair, sambil nonton Dibo / Pororo, dia bisa makan gak sampai 20 menit sudah selesai. Kalau bosan, biasanya kembali di gendong tapi gak pake berjam-jam buat menyelesaikan makanannya. Mungkin juga turunan juga ya. Kata si mama, aku kecil gak pernah susah makan. Tanya mertua, si mas juga gak pernah susah makan. Makan apa saja mau dan lahap. Jadi ya mungkin turun ke Aghnan.
Appetite nya pun makin menjadi. Dalam artian, kayanya masak bubur di takahi 0.7 L cuman cukup buat dua kali porsi makannya Aghnan saja. Padahal sekarang dia makan sehari bisa 4 kali. 2 kali makan berat, 1 kali selingan snack( pudding atau finger cookies) dan 1 kali buah. Dan dia gak suka kalau orang sekeliling dia makan, dia gak ikut makan.
Pernah waktu kapan jalan ke Grand Indonesia. Sebelumnya di rumah dia sudah makan berat dulu tuh. Sampai sana, gak pake lama, kita langsung ke Mr. Curry. Aku duduknya hadap-hadapan sama Aghnan. Nah, awalnya dia masih sibuk sama teether. Tapi begitu lihat makanan aku dan mas datang, dan melihat aku bersiap nyuap, tiba-tiba dia gebrak gebrak high chair nya dia sambil ngoceh “uwouwouwouwo”. Lah aku mikirnya, masa iya si bocah udah lapar lagi? Padahal sebelum berangkat udah makan dan di mobil sudah micubun.
Untungnya aku bawa puree buah nya Aghnan. Coba ditawarin ternyata dia sudah mangap-mangap. Akhirnya gak sampai 15 menit, buahnya dia tandas. Baru deh anteng lagi dan aku bisa makan. *fiuuh* Hihi seneng sih lihat appetitenya. Oleh karena itu sekarang kalau pergi selalu bawa minimal 2 porsi buah nya Aghnan. Bisa buah potong atau buah di puree gitu. Oh iya, yang lucu, secara alami dia bisa makan finger food yang ditawarkan sama aku di bulan 8 ini. Kalau dulu coba BLW cuman di bejek-cium-lempar, yang membuat aku hampir menyerah. Sekarang udah pinter bisa di makan langsung.
Idealnya sih aku bikin finger food cookies yang sudah aku niatin di awal buat dia. Tapi nasib deadline kerjaan kejam sekali sama aku. Akhirnya tiap weekend yang ada badan encok pegel linu dan gak sanggup buat berkreasi macam-macam di dapur buat Aghnan. Paling banter bikin pudding buah aja.
Alhasil, secara iseng aku cobalah kasih Aghnan biskuit baby choice *ngakudosa*. Tadinya ngerasa aman karena kata orang-orang yang gw tau, itu gak ada gula garam. Tapi ternyataa aku tertipuuu ada gulanya (sedikiiit). Ya sudahlah nak, kecolongan dikit ya. Yang penting makan kamu tetap pinter. Jadinya baby choice itu aku kasih 2 minggu sekali (itu juga 1 buah aja), sisanya aku cobain kasih finger food dari buah potong (apel, pear, pepaya).
Awalnya sih masih hoek hoek. Tapi biasanya pas dia makan apel, aku ikut makan juga. Jadi dia bisa mengamati kalau makan itu di gigit terus dikunyah abis itu di telen. Emang namanya bayi itu sebetulnya pintar ya. Gak pake lama sampai akhirnya Aghnan bisa ngikutin makan buah potong kayak aku. Gigit, kunyah, telan. Memang semua itu proses pembelajaran ya. Jadi bener kata yang menerbitkan konsep BLW itu. Jangan underestimate bayi kita, karena pasti akan cepat nangkap. Mereka itu mesin fotokopi paling canggih sedunia. Dengan cepat akan beradaptasi dan mengikuti kebiasaan orang tuanya.
Makanan pun teksturnya makin lama aku tingkatin kekasarannya. Yang tadinya makan pudding dia masih hoek hoek. Akhirnya bisa juga setelah aku ajarin untuk kunyah dulu sebelum di telan. Tentunya sambil nyanyi-nyanyi lagu “Giga Pudi.. Pudi Pudi..” (itulooh, lagu tentang pudding yang populer di youtube
) Alhasil dia sekarang jadi suka sama pudding. Favoritnya dia Pudding Pear
Berikut list makanan yang sudah di cobain Aghnan bulan ini:
Serealia: Roti Gandum
Sayur: Wortel, Sawi Hijau, Brokoli, Bayam, Kembang Kol, Bit
Protein: Hati Ayam, Daging Sapi, Kuning Telur
Alhamdulillah hampir 90% dicobain sama Aghnan. Kecuali Hati Ayam ya, soalnya setelah keliling supermarket ternyata susah ya cari hati ayam kampung. Masih belum berani nyobain ayam broiler mengingat sejarah alergi nya Aghnan. Sisanya alhamdulillah Aghnan lolos 3 hari toleransi alergi dengan hasil TATA (Tidak Ada Tanda Alergi). Hooray!! *taburconfetti*. Kenapa gw girang banget? Soalnya ya salah satu yang dicobain itu Kuning Telur. Ternyata alhamdulillah di baik-baik saja.
Favoritnya Aghnan? Oh well, dia karnivora sejati kayak ayahnya ya. Jadi kalau kombinasi daging atau telur ditambah sayuran macam-macam di telen-telen juga sama dia. So, daging, ayam, telur udah senjata ampuh deh buat gw. Di kombinasiin sama sayuran apapun pasti habis sama dia.
Oh iya, berikut mau aku share salah satu menu favoritnya Aghnan. Dijamin, dikasih ini langsung tandas dalam sekejap
Sup Krim Kentang Brokoli
Bahan: 2 buah kentang kupas dan potong dadu, 2 buah wortel kupas dan iris sedang, 50 gram daging sapi, 1 blok kaldu sapi beku, ASIP/SUFOR, Brokoli, 1 siung bawang putih geprek, 1 sdt bawang bombay cincang, unsalted butter, extra virgin olive oil.
Cara Membuat:
- Masukkan kentang, wortel, daging, kaldu, bawang putih, bawang bombay, (sedikit unsalted butter) ke dalam tembikar takahi slow cooker.
- Isi tembikar sampai 3/4 dengan air matang.
- Tutup slow cooker dan nyalakan slow cooker
- Kukus Brokoli selama 5- 10 menit dalam dandang.
- Masak sampai 4 jam, kemudian masukan kentang, daging, wortel dan sedikit kuahnya ke dalam blender. Campur dengan brokoli kukus kemudian blender sampai halus. (kadang suka aku kasih 1 sdt extra virgin olive oil buat variasi)
- Campur dengan sedikit ASIP/SUFOR kemudian taburi dengan peterseli cincang dan croutons (sesuai saran Ochelita
)
Nyumm deh, orang dewasa aja doyan gimana si bocah.
Harapannya di bulan ke sembilan dia makannya tetap pintar. Walaupun nanti akan mengalami teething juga, cuman berharap semoga GTM nya gak parah-parah amat dan bisa ditanggulangi *komat kamit baca doa*. Yang penting variasi variasi variasi!
Semoga tanda-tanda alergi tidak muncul di bulan 9 ini. Agak deg-degan sih soalnya aku akan mulai coba kasih Aghnan dairy products dan ikan air tawar *crossfingers*. Bismillah aja deh.
Berikut daftar makanan yang mau aku kenalin di bulan ke 9 Aghnan:
Serealia: Pasta
Sayur: Asparagus, Jamur, Lobak
Buah: Kiwi, Anggur, Semangka, Cherry
Protein: Ikan Gurame
Dairy Products: Keju
Masih menggunakan 3 hari toleransi alergi dan NO GULA GARAM. Biar gak kecolongan lagi, untuk finger foods aku akhirnya pesan finger food cookies sama mamma kanin. Lebih tenang lah karena home made dan no bahan pengawet.
So, inilah menu MPASI 9 Bulan Aghnan nanti: MENU MPASI AGHNANDO 9 BULAN
Selalu minta masukannya kalau ada yang kurang ya ibu-ibu
. Gak berasa udah mau 9 bulan aja Aghnando. :’) Cepat besar yaa gak berasa.. Sehat selalu ya sayang, dan semoga makannya makin pintar. Amiiin..