Memulai Gaya Hidup Sehat

Hasil medical check up di kantor udah keluar dan sungguh bahagia karena hasilnya surprisingly bagus. Alhamdulillah. No Kolesterol, No Diabetes dan No Darah Tinggi. Ih kece banget ya, tentunya langsung dirayakan dengan makan soto betawi komplit dengan isi jerohan 😆 Sesungguhnya pada saat tes darah agak deg-degan soalnya ya itu, berat badan masih belum ideal dan jarang buangeet olahraga semenjak balik ke Jakarta. Orang pada heboh minum jus2an yang sehat dan lari sampe berkilo-kilo gw mah lempeng selempengnya. Bilangnya sih anti mainstream, tapi kenyataannya malas dan sesungguhnya masih trauma karena waktu di Boston pernah mulai rutin lari tapi sempat cedera trus takut nyoba lagi.

Tapi secara umur gak ada yang tau ya, dan semakin tua metabolisme tubuh makin gak kece jadi aku gak mau tua sebelum waktunya. Harus diubah dari gaya hidup banget. Seperti jawaban klasik ahli2 pada umumnya, gaya hidup sehat ya makan sehat dan olahraga. Kalau soal olahraga, setelah ogah nyoba lari lagi, akhirnya beralih ke Yoga. Dibela-belain beli yoga mat Lulem waktu di Boston karena gengges pake yoga mat pinjeman yang licin dan agak-agak jijay karena membayangkan keringet orang yang make yoga mat itu sebelumnya 😆 . Di Boston ada kelas gratis Yoga di kampus dan di Lulem deket rumah. Jadi lumayan ya. Selain itu aku juga suka body balance ya. Tapi biasanya dulu sih musiman, soalnya diterpa ujian ya udah deh seharian di kampus.

Balik ke Jakarta baru memulai kembali rutinitas setelah si mat nyampe ke rumah hehehe. Karena banci kelas gratis ya eike, jadi senang ketika di LiTV ada kelas yoga dan body balance tiap pagi. Jadi bisa exercise sebelum mulai kerja. Somehow itu bikin lebih segar seharian di kantor deh. Untungnya sekeluarga juga punya rutinitas olahraga kesukaan sendiri-sendiri. Kalau aku sama mama suka yoga dan body balance, ayah suka basket sama teman-temannya dan papa sama Anggoro hobi naik sepeda keliling Jakarta. Apa pun itu emang rasa malas itu harus dikalahkan ya. Hahaha..

Kalau makanan ini yang susah semenjak balik ke Jakarta soalnya makanan Indonesia enak bangeeet.  Tapi aku sudah tau sih musuh utama aku sih si nasi putih. Kadar gula nya tinggi dan begitu masuk ke badan susah banget keluarnya. Hahahaha, untungnya di rumah udah mulai dibiasain makan nasi merah buat pengganti si nasi putih. Dulu di Boston sukanya nasi coklat tapi agak susah carinya di Indo dan rasanya ya begitulah. Akhirnya menemukan yang ideal banget. Nasi Item! Trust me, jauh lebih enak daripada nasi merah dan jauh lebih sehat juga karena antioksidannya tinggi. Warnanya boleh tidak meyakinkan, tapi alternatif yang bagus banget buat pengganti nasi putih. Aku sendiri sempat baca-baca soal clean eating dan pernah mempraktekannya waktu di Boston. Enaknya disana kan bahan-bahan organiknya relatif terjangkau dan ada di mana2, begitu sampai Indonesia kayang deh aku sama harganya hahaha. Tapi aku lumayan jadi suka nyemilin biji-bijian kayak biji bunga matahari atau almond. Percaya apa gak, bikin kulit muka makin cling dan kenyal 😆

Konsumsi gula pasir berlebih juga gak bagus ya. Apalagi sekarang banyak banget minuman-minuman kalengan yang kadar gulanya tinggi banget. Berlebihan gula pasir itu bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes dan stroke. Alternatifnya ya bisa menggunakan gula rendah kalori atau nol kalori kayak Tropicana Slim punya. Apalagi ya Tropicana slim sudah terpercaya selama 40 tahun. Bok lama juga ya, tuaan Tropicana Slim dibanding gw. 😆 Ideal banget sesungguhnya buat yang pengen menghindari konsumsi gula berlebih, terutama yang punya penyakit keturunan seperti Diabetes. Apalagi sekarang varian nya Tropicana Slim makin banyak. Ada Tropicana Slim Classic dan Tropicana Slim Diabtx yang diperuntukkan untuk orang yang Diabetes karena membantu untuk mengendalikan gula darah.

Memang sih sempat beredar berita-berita kalau pemanis buatan yang jadi salah satu kandungannnya Tropicana slim ini punya efek negatif jangka panjang. Tapi setelah aku browsing-browsing lagi ternyata kebanyakan beritanya itu hoax. *dueng*. Faktanya adalah pemanis buatan yang ada pada Tropicana Slim itu sudah dikategorikan aman oleh Food and Agriculture Organization (FAO), World Health Organization (WHO),  European Food Safety Authority (EFSA) dan tentunya Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia (BPOM). Bahkan BPOM pernah mengeluarkan press release spesialis ini karena terlalu banyak salah kaprah 😆 . Jangan lupa kalau suatu bahan itu pasti ada rekomendasi batas asupan gula yang harus diperhatikan ya. Kayak makan Duren aja, kalau 1/2 biji kan ya oke oke aja, dibanding kalau makan Duren 1 truk 😆

Yah semoga gaya hidup ini bisa terus ter maintain dengan baik yaa 🙂 Semangat!!

4 thoughts on “Memulai Gaya Hidup Sehat

  1. vera says:

    aku juga belom nemu nih dimana nikmatnya alri, tp pengennya olahraga biar sehat. so far masi cocok ama yoga, ga ngos2an tp keringetan

    [Reply]

    Mrs.Karimuddin Reply:

    iya Yoga enak banget. Low impact tapi gobyoos keringetan.. 🙂

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.