Hobi Lama Tersalurkan

Yup, kembali ke rutinitas hectic nya kerjaan. Gak cuman aku, si mas juga. Entah karena umur atau faktor terlalu malas menembus kemacetan pasca pulang kantor, yang dulu biasanya kita rutin “kencan” nonton atau sekedar makan malam di luar pasca pulang kantor, sekarang jadi males banget. Hihihi..

Kalau di Boston hobinya kita sewa on-demand sambil delivery makanan di restoran. Sempet ngebatin sih, coba ada aplikasi atau fasilitas yang sama kayak di Boston ya. Eh ternyata suatu hari si mas bilang ada yang namanya Food Panda, yaitu fasilitas delivery makanan dari restoran. Yippi! Hobi lama tersalurkan lagi deh.
Continue reading

Country Fever, Between Nashville and Kacey Musgraves

Yeah, I secretly LOVE Country music!! 😆

Apalagi semenjak tinggal di Boston, obsesi kepada Nashville jadi menjadi. Kemudian ditambah ada TV Series yang judulnya Nashville (tentang lika liku persaingan artis di industri musik country di Nashville) jadi semakin menjadi. Sedih waktu masih di US belum kesampaian ke Nashville. Padahal pengen banget liat Grand Ole Opry yang terkenal itu. Abisan tiap mengajukan ide ke Nashville, TN langsung diiringi dengan tatapan si mas yang “Please deh..” 😆
Continue reading

Welcoming The Last Year of My 20s

Heyho!

Akhirnya menginjak tahun terakhir di umur 20an.. Gak ada yang terlalu spesial dalam perayaannya cuman beli kue dan tiup lilin aja. Kado udah dikasih dimuka (jauh) sama ayah. Dan kebetulan karena hari kerja ya jadinya rutinitas kayak biasa. Cuman weekend aja aku ngajakin mama papa dan Anggoro makan di Tugu Kunstring Paleis. 🙂 Karena ulang tahun di bulan januari, jadi biasanya harapan-harapannya beda tipis sama resolusi awal tahun. Hehehe.

Gimana rasanya menginjak tahun yang baru ini? Rasanya lebih content aja. Semangat buat rencana-rencana kita di tahun 2014 ini. Semoga bisa terwujudkan walau agak sedikit menantang di sisi finansial dan yang terpenting lancar-lancar semua. Amiin. Sekolahnya Aghnan juga akhirnya sudah final setelah kemarin sempat survei muter-muter. Yaay tahun ini Aghnan jadi anak TK deh. 🙂 Namun nampaknya  rencana bikin adeknya Aghnan mesti dipostpone dulu.  Dadah-dadah sama rencana punya anak 2 sebelum 30. Tapi kita Bismillah semoga ini yang terbaik buat kita.
Continue reading

Road Trip Journal: Philadelphia Part 1

Saatnya menjelajah Philadelphia 🙂 Philadelphia ini bisa dibilang kota saingannya Boston dalam urusan sejarah kemerdekaan Amerika. Boston Massacre memang pemicunya gerakan kemerdekaan Amerika dari kolonial Inggris. Tapi setelah kejadian itu, semua founding father nya Amerika berkumpul ke Philadelphia dan menghasilkan the  Declaration of Independence. 🙂

Dari sisi kotanya sih jujur agak mengecewakan. Mungkin ekspektasi aku ketinggian, yang mana, aku pikir Philadelphia bakal mirip sama Boston. Gak cuma sekedar jadul-jadulnya ya, tapi juga kebersihannya, tata kota nya dll nya. Tapi aku ngerasa Boston lebih nyaman banget. Cuman boleh dibilang, dibanding Boston, Philadelphia lebih canggih jualan obyek wisata nya dibanding Boston. Ini diwujudkan dengan adanya Phlash . Ini alat transportasi yang sangat memudahkan turis untuk mengunjungi semua obyek wisata di Philadelphia. Modelnya kayak trolley Hop On Hop Off. Bedanya kita bisa bayar bebas. Mau ambil pake unlimited atau yang sekali jalan. Untuk sekali jalan tarif nya 2 USD. Yang mana lebih murah dibanding naik angkutan umum di Philadelphia yang harganya 2.25 USD sekali jalan. Enaknya lagi kita langsung turun di depan obyek wisata yang kita mau. Gak perlu mikir mesti nyari-nyari/transfer transportasi umum yang mana.

Continue reading

Road Trip Journal: Cedar Points and Sesame Place

Tadinya tujuan utama dari Chicago adalah langsung ke Philadelphia. Tapi berhubung lama ya bok perjalanannya, akhirnya kita memutuskan mampir ke Ohio tepatnya ke Sandusky, Ohio buat aku menjajal salah satu roller coaster paling cepat di Amerika 😆 Jadi, mampirlah kita ke Cedar Points. Kalau kata Sandy, yang menggilai Roller Coaster wajib mampir kesini. Total ada 18 Roller Coaster disini. Dan macem-macem. Dari yang paling tua sampe yang paling anyar. Dari yang rollercoaster duduk biasa, duduk digantung sampe berdiri juga ada 😆 Dan disini juga home of the fastest roller coaster in US.

Dari semua roller coaster aku paling penasaran sama Top Thrill Dragster. Dengan kecepatan 0 ke 120 mph dalam 4 detik kita dibawa naik vertical setinggi 420 ft dan kemudian turun vertical. 😆 Si ayah tentu langsung menolak ajakan manis aku. Jadi ya kuat-kuatin iman deh naik sendirian. Rasanya gimana? Cepet abeees pas naik, dan begitu turun ngehe curam banget. Inget pas diatas mau turun gw teriak “BANGKEEEEEEE..” 😆 Sekali cukup ya. Pas lihat youtube nya aja rasanya lutut masih ngilu gimanaa gitu 😆
Continue reading