Layout Rumah Pada Saat Acara Berlangsung

Well, akhirnya layout rumah selesai tak buat. Ini nantinya mau aku masukin ke buku panduan pernikahan nanti. Terutama buat panitia bagian perlengkapan dan dekorasi, berharap layout ini dapat membantu mereka untuk mengerjakan job desk mereka nanti saat hari H. Apa saja yang harus ditempatkan dan dimana saja kah.

Layout ini masih scratch banget, belum di diskusikan dengan papa dan mama sih. Cuman nanti kan kurang lebihnya tinggal di edit saja.. 🙂
Continue reading

Bunga-Bunga Decoration, Is a GO !!

Jum’at kemarin kita ketemuan lagi sama mas Agus dari Bunga-Bunga. Dari quotation yang pertama kali dikasih mas Agus, aku sama mas mengadakan beberapa kali penyesuaian agar dapat sesuai dengan budget. Sesuai dengan rekomendasi dari jeng Dian Sigma, katanya, harus “digoyang” lagi harganya. Wekekekeke..

Oh well, berdasarkan prinsip optimalisasi, akhirnya aku dan mas berusaha melakukan cut disana dan di sini. Sebenarnya harga dekorasinya sendiri masih sangat ok banget. Cuman harga tenda, flooring plus AC standing yang omaigot omaigot deh. Mana tenda nanti akan dibangun 3 spot. Satu di belakang rumah sekaligus untuk tempat siraman, satu di teras rumah untuk tempat akad nikah, dan satu lagi di jalan raya untuk tempat duduk sebagian besar tamu.
Continue reading

Aku Jatuh Cinta..

Sama Bunga-Bunga Decoration.. Hihihi.. Ini beneran kandidat kuat untuk dekorasi rumah. Salah satu alasannya antara lain adalah :

  1. Harga sangat bersahabat
  2. One Stop Shopping (Bunga-bunga punya tenda dan AC Standing sendiri, jadi tidak perlu repot berhubungan dengan vendor rekanan lainnya)
  3. I love style dekorasinya Bunga-Bunga

Well kemarin Sabtu mas Agus sudah ke rumah. Udah lihat langsung rumah Eyang di rumah sebelah (tempat akan dilaksanakan Akad Nikah nanti). Dan sudah diskusi mengenai style dekorasi yang aku suka. Aku juga dikasih lihat gambar-gambar dekorasi Bunga-Bunga. Dan jujur aku suka bangeet.
Continue reading

Arti Sebuah Kesabaran: Solusi Dekorasi

Kompromi, well itu yang harus dilakukan oleh semua calon pengantin dalam menyiapkan pernikahannya. Kompromi dengan pasangan, dengan orang tua dan dengan orang tua pasangan. Agar win win solutionnya dapat. Kompromi itu gak gampang. Kompromi itu susah dan kita harus berjiwa besar, lapang dada dan yang jelas sabar agar kompromi itu dapat tercapai.

Gak gampang sebenarnya melapangkan dada, apalagi jiwa dan fisik sudah abis-abisan mengurus semua urusan pernikahan ini. Hehehe.. Sabar adalah hal yang berharga untuk aku. Dan mahal. Namun, alhamdulillah ada mas yang selalu disamping aku. Disaat aku down banget. Disaat aku sudah letih dan capek akan segala urusan pernikahan ini. Yes, ada kalanya aku merasa jenuh. Dia mau ambil alih dan membantu aku.
Continue reading

Pelaminan Untuk Di Rumah

Untuk pelaminan untuk di rumah aku pengennya nuansa jawa, gebyok, namun yang minimalis elegan.. 🙂 Kurang lebih kayak begini deh. Cantik yaah. Simpel tapi terlihat sangat elegan..

Semoga dapat terwujud yang aku pengen. Amiiiiinn..