Road Trip Journal: Chicago Part 1

Sampai juga kita di Chicago!! Setelah 4 jam perjalanan diguyur hujan deras. Tapi alhamdulillah hikmah dibalik hujan, selama kita di Chicago cuacanya cerah dan bagus banget nget nget 🙂 Dan di Chicago ini perdana kita menggunakan jasa Air BnB. Karena harga hotel di Chicago ridiculous banget mahalnya pas summer. Bahkan yang model Inn kayak Days Inn, Comfort Inn apapun itupun gak ada yang dibawah 100 USD. Dan itupun biasanya tanpa breakfast kan. Akhirnya melirik AirBnB. Setidaknya walau mahalan dari motel-motel itu tapi setidaknya ada dapur jadi bisa masak makanan agak lumayan lah gak sekedar telor ceplok atau kuah-kuah yang biasa dibuat dari rice cooker. Kebetulan kita dapat sewa apartment di Old Town neighbourhood. Kita dikasih ijin parkir, jaraknya 2 blok aja dari Metro dan deket supermarket dan restoran-restoran. Dan pas masuk ke apartment nya kita puas puas puas karena sesuai dengan gambar. Ini gambar ruang tamunya:
Continue reading

Road Trip Journal: Ann Arbor and Henry Ford Museum

Dari Niagara kita langsung pergi menuju Ann Arbor, Michigan. Kenapa Ann Arbor? Soalnya pengen gantian mengunjungi teman-teman di Ann Arbor, sekaligus silaturahmi abis lebaran. Dan akupun sesungguhnya penasaran sama University of Michigan. Soalnya dulu kan pilihan sekolahnya antara University of Michigan dan Boston University. UMich ditolak demi BU hihihi. Perjalanan dari Niagara Falls ke Michigan kurang lebih 7 jam. Sebetulnya kalau lewat Kanada lebih cepet bok, bisa cuman 3 jam perjalanan saja. Sayang gak punya visa ke Kanada 🙂

Ann Arbor itu bisa dibilang kota yang besar karena ada universitas yang bagus disitu. Masih setengah jam perjalanan kalau dari Detroit, kota utama nya Michigan. Kalau di Detroit nya sendiri sih kita gak berani mampir. Sebelum bangkrut aja teman kita ada yang dipalakin preman sana di stasiun bis nya. Nah, katanya setelah bangkrut katanya crime rate nya Detroit jadi lebih mengkhawatirkan. Apalagi respons rate polisinya termasuk lama. Jadi lewat aja deh langsung cuss ke Ann Arbor.
Continue reading

Going West Part 6: Grand Teton National Park, Salt Lake City and Arches National Park

Dari Yellowstone kita menuju ke Salt Lake City, kota terbesar di state Utah. Tapi sebelumnya kita mampir dulu ke Grand Teton National Park dan melewati state Idaho. Buat yang suka nonton film Hollywood. Terutama film-film yang dihasilkan oleh Paramount Movies, pasti familiar banget dengan logonya Paramount yang seperti ini:

Dari dulu aku pikir itu puncak gunung tertinggi di Alpen, Swiss atau bahkan Himalaya. Eh ternyata itu gambar dari Grand Teton. Gunung tertinggi dari barisan gunung-gunung di Teton Range yang ada di Grand Teton National Park. Grand Teton National Park ini terletak di sebelah selatan dari Wyoming. Mungkin kayak bukit barisan di Sumatra Barat ya. Teton Range dikeliling oleh danau. Dan di dalam Grand Teton National Park masih hidup flora fauna yang katanya sudah ada dari prehistoric time.

Continue reading

Going West Part 5: Norris Geyser Basin and Yellowstone Falls

Hari kedua di Yellowstone dan saatnya kita mengeksplore area yang banyak kegiatan geothermal  nya. Namanya Norris Geyser Basin yang mana juga dibilang sebagai the hottest geyser basin in the park. Satu area itu luas dan terbagi dari tiga bagian yaitu Porcelain Basin, Back Basin dan One Hundred Spring Plains. Kalau dari penampakan sih memang gak secantik hot springs yang kemarin dikunjungi apalagi asap dimana-mana. Tapi banyak asap inilah menunjukkan area tersebut area yang sangat aktif.  Apalagi dari kejauhan kita sudah bisa melihat asap-asap yang dihasilkan oleh Norris Geyser Basin.

Dari jauh tampak kayak hutan kebakaran bok, udah ngeri aja. Eh tapi makin dekat makin keliatan kalau asapnya itu asap putih kayak keluar dari hot springs. Dari area parkir kita mesti jalan agak jauh. Dan begitu sampai, giling luas juga yaaa. Langsung deh keliling-keliling, yang tentunya sambil jagain si bocah yang penasaran itu asapnya dari mana. -.-” Kebayang yaaaa, kagum sama deg-degan jadi satu rasanya..
Continue reading

Going West Part 4: Old Faithful and Grand Prismatic Spring at Yellowstone National Park

Mari lanjut cerita soal Yellowstone National Park yuk. Setelah beredar di area upper geyser basin kita beranjak ke area lain untuk melihat salah satu geyser paling terkenal di dunia. Yaitu Old Faithful GeyserGeyser ini adalah geyser pertama yang diberi nama di Yellowstone. Dan dibilang paling bisa diprediksikan waktu erupsi nya. Sekitar 91 menit sekali. Di sekitar geyser itu dikelilingi oleh pathways yang mana disediakan banyak tempat duduk agar para turis bisa duduk sambil menunggu Old Faithful erupsi. Di dekat geyser ini didirikan penginapan, tempat makan dan juga gift shop. Kemudian di area informasi nya diberitahu prediksi waktu selanjutnya Old Faithful erupsi. 

Tips nya sih datang kurang lebih 5 menit sebelum waktu yang diprediksikan. Karena ini kejadian alam, jadinya perkiraan waktu erupsi nya bisa plus minus. Kita duduk manis 5 menit sebelum Old Faithful  erupsi. Dan tentunya sedia kamera. Gak cuman aku sih yang sedia kamera, turis-turis lainnya juga udah pada siap untuk merekam. 😛

Continue reading