California Chapter: Sillicon Valley

Kadang masih amaze kalo inget betapa gilanya kita jalan sebulanan non stop. Stamina si bocah juga hebat buat keep up sama kita. Balik dari Philadelphia. Bongkar cucian, nyuci, selesai nyuci abis itu masukin koper lagi. 2 hari istirahat dirumah langsung bablas cabut lagi. Kali ini adalah trip terakhir di summer 2013 ini. Dan tujuannya adalah the great state of California!

Lucunya ini trip terakhir dijalanin tapi paling pertama direncanakan. Judulnya buat aku nostalgia San Francisco. Abis itu lanjut menjelajah Yosemite National Park. Menikmati kota pinggir laut Carmel-by-the-sea. Menjelajah Big Sur via Pacific Coastal Highway. Have fun di Disneyland, Anaheim. Dan terakhir menjelajah San Diego. Dari Boston terbang langsung ke San Francisco. Sewa mobil dan jalan turun sampai San Diego baru balik lagi ke Boston.

Continue reading

Road Trip Journal: Philadelphia Part 2

Hari terakhir road trip ini dan kita masih pengen menjelajahi Penn’s Landing dan Rocky Steps. Kita siap-siap packing dulu, check out dan langsung beranjak jalan. Kita mampir dulu ke Pendawa Lima yang letaknya di 1529 Morris St. Philadelphia, PA 19145 . Pendawa Lima ini semacam toko kelontong Indonesia yang juga jual beragam makanan khas Indonesia. Ada pempek, batagor, nasi uduk, peyek dan berbagai macam kue kue basah jajanan khas Indonesia. Aku lumayan nyetok beli bluebank, teh botol, terasi, petis, bumbu pecel dan kerupuk 😆 Selera lokal teteup yaa 😛 Selesai meransum langsung cus kita ke Penn’s Landing.
Continue reading

Road Trip Journal: Philadelphia Part 1

Saatnya menjelajah Philadelphia 🙂 Philadelphia ini bisa dibilang kota saingannya Boston dalam urusan sejarah kemerdekaan Amerika. Boston Massacre memang pemicunya gerakan kemerdekaan Amerika dari kolonial Inggris. Tapi setelah kejadian itu, semua founding father nya Amerika berkumpul ke Philadelphia dan menghasilkan the  Declaration of Independence. 🙂

Dari sisi kotanya sih jujur agak mengecewakan. Mungkin ekspektasi aku ketinggian, yang mana, aku pikir Philadelphia bakal mirip sama Boston. Gak cuma sekedar jadul-jadulnya ya, tapi juga kebersihannya, tata kota nya dll nya. Tapi aku ngerasa Boston lebih nyaman banget. Cuman boleh dibilang, dibanding Boston, Philadelphia lebih canggih jualan obyek wisata nya dibanding Boston. Ini diwujudkan dengan adanya Phlash . Ini alat transportasi yang sangat memudahkan turis untuk mengunjungi semua obyek wisata di Philadelphia. Modelnya kayak trolley Hop On Hop Off. Bedanya kita bisa bayar bebas. Mau ambil pake unlimited atau yang sekali jalan. Untuk sekali jalan tarif nya 2 USD. Yang mana lebih murah dibanding naik angkutan umum di Philadelphia yang harganya 2.25 USD sekali jalan. Enaknya lagi kita langsung turun di depan obyek wisata yang kita mau. Gak perlu mikir mesti nyari-nyari/transfer transportasi umum yang mana.

Continue reading

Road Trip Journal: Cedar Points and Sesame Place

Tadinya tujuan utama dari Chicago adalah langsung ke Philadelphia. Tapi berhubung lama ya bok perjalanannya, akhirnya kita memutuskan mampir ke Ohio tepatnya ke Sandusky, Ohio buat aku menjajal salah satu roller coaster paling cepat di Amerika 😆 Jadi, mampirlah kita ke Cedar Points. Kalau kata Sandy, yang menggilai Roller Coaster wajib mampir kesini. Total ada 18 Roller Coaster disini. Dan macem-macem. Dari yang paling tua sampe yang paling anyar. Dari yang rollercoaster duduk biasa, duduk digantung sampe berdiri juga ada 😆 Dan disini juga home of the fastest roller coaster in US.

Dari semua roller coaster aku paling penasaran sama Top Thrill Dragster. Dengan kecepatan 0 ke 120 mph dalam 4 detik kita dibawa naik vertical setinggi 420 ft dan kemudian turun vertical. 😆 Si ayah tentu langsung menolak ajakan manis aku. Jadi ya kuat-kuatin iman deh naik sendirian. Rasanya gimana? Cepet abeees pas naik, dan begitu turun ngehe curam banget. Inget pas diatas mau turun gw teriak “BANGKEEEEEEE..” 😆 Sekali cukup ya. Pas lihat youtube nya aja rasanya lutut masih ngilu gimanaa gitu 😆
Continue reading

Road Trip Journal: Chicago Part 2

Hari kedua di Chicago dan kita mau mengunjungi Fields Museum Natural History. Katanya Ine, Fields Museum bagus dan lebih bagus daripada yang di New York.  Jadinya marilah dikunjungi. Apalagi Aghnan dari kemarin udah ribut pengen ngeliat Dinosaurus dan kebetulan Fields Museum terkenal dengan koleksi Dinosaurus nya.  Fields Museum lokasinya satu kompleks dengan Adler Planetarium dan Shedd Aquarium,  jadi kalau sudah ke Fields Museum bisa jalan kaki ke Adler Planetarium dan Shedd Aquarium. Tapi ya berhubung Aghnan gak terlalu tertarik jadi kita fokus menjelajah Fields Museum.

Untuk yang bawa stroller ada jalur khusus di belakang museum. Dan langsung terhbung dengan basement museum. Ada beberapa eksibisi yang ada di museum, mesti bayar ekstra sih. Tapi harga tiket masuk sudah termasuk harga satu eksibisi dan kita bisa pilih dari semua eksibisi yang ada pada hari itu.
Continue reading