Fushion Pizza Ala Pizza e Birra

Edan, dua hari berturut-turut kita ke Pizza e Birra ini. Kemarin malam dinner di situ, terus hari ini kita threesome sama  Hiro juga di Pizza e Birra. Huaah.. Ada apakah di Pizza e Birra ini? Yang jelas makanannya enaaak.. 😀 Terus tempatnya pun cozy dan nyaman.. 😀 . Lokasinya di Plaza Indonesia extension lantai 5. Hehehe.. konsepnya sih kayak casual dining gitu. Yang mana menu andalannya itu Pizza (jelas lah yaa.. 😛 )

Waktu kemarin sih rencananya mau dinner makan bebek goreng Yogi di food court nya Plaza Indonesia, tapi entah kenapa kok malah tergoda buat makan di Pizza e Birra ini. Akhirnya aku nyobain makan disitu deh sama si mas. Kesan pertama, mbak-mbak yang di depan (yang bertugas, mencarikan kursi buat tamu) sangat tidak ramah. Tapi pas duduk, pelayan-pelayan yang lain ramah dan ok ko. Aku sih suka sama interior desain restorannya. Ngingetin aku sama Social House yang ada di Grand Indonesia. Dan ternyata, setelah baca-baca menunya, Pizza e Birra ini masih satu grup ownership dengan Social House, yaitu Ismaya Group.

Pizza e Birra

Menunya sendiri sih, standard yah. Pizza, Pasta, Burger.. Yaah makanan orang bule gitu deh. Yang jadi andalan mereka itu signature pizza nya mereka . Campuran topping Pizza nya yang super gak biasa sehingga gw bilang kayak Fushion Pizza (as if fushion sushi). Ada Pizza yang pake brokoli, sour cream, guacamole, onion ring even wasabi. Huahahahaha, lucuuu yhaaa.. Aku sama mas pesan pizza dengan judul Lord of The Onion Rings(49k IDR) dan Texas BBQ Chicken (49k IDR). Mereka ada dua ukuran buat pizza nya, ada yang reguler dan large. Aku sama mas pesan dua-duanya yang reguler. Penampakannya kurang lebih kayak begini:

Lord of The Onion Rings and Texas BBQ Chicken

Lucuu yhaa yang Lord of the Onion Rings.. 🙂 Pakai meatball gede-gede dan tumpukan onion rings diatas pizza nya. Pizzanya sendiri campuran keju, paprika dan jamuur.. Yuummm… 😀 Kalau yang Texas BBQ Chicken sih kurang lebih penampakannya biasa aja. Tapi ada sour cream nya diatas pizza yang bikin aku wondering rasanya kayak gimana.

Setelah dicoba, aku suka yang Texass BBQ Chicken. Rasa saus BBQ nya pas banget sama daging ayam dan sour cream nya. We like it so much.. 🙂 Karena ada sour cream nya, maka pizza nya jadi segar, dan gak eneg. Kalau yang Lord of the Onion Rings sayangnya menurut kita sih biasa aja. Emang sih meatballnya enak banget, tapi begitu di combine sama pizza dan onion rings nya. Umm.. rada kurang cucok bok..

Selain pizza nya aku sama mas juga pesan appetizer looh. Kemarin pesan French Fries Chili Con Carne (29k IDR), terus hari ini pesan Portuguese Chicken Wings (29k IDR). French Fries Chili Con Carne nya enak gilaaak.. Kentang nya rasanya mantab, plus siraman keju dan meat sauce nya.. Bikin termehek-mehek bangeeeeett.. Enyak.. enyak.. enyaaakk… 😀 Kalau chicken wings nya sendiri sih biasa aja, tapi aku suka banget sama BBQ sauce cocolannya. Kayanya BBQ sauce nya mereka ok punya deh.. 🙂

French Fries Chili Con Carne and Portuguese Chicken Wings

Overall, this restaurant is great. Nice place and great food. Ok juga buat kongkow-kongkow sama teman-teman. Harga makanannya juga not bad at all.. 😀 Bersaing lah ya, dengan restoran pizza lainnya.. 😀

Remembering Michael..

Once upon time ago, he inspired me. He was one of the earlier artists influence my life. I remembered how I loved singing his song. I loved imitating his dance style. And how I adored his music so much..

Despite all the bad news and weird rumors around him, I still think him as one of the talented musicians the world ever had. So, I bid you farewell Michael. Your legacy will be remembered forever in my heart.

These are my all time favorite top 10 Michael’s songs:

  1. Man In The Mirror
  2. Human Nature
  3. Billie Jean
  4. I Just Can’t Stop Loving You
  5. One Day In Your Life
  6. Beat It
  7. Heal The World
  8. The Way You Make Me Feel
  9. Thriller
  10. Gone Too Soon

What’s yours?

[image]

P.S. I Love You..

Emang sih film nya sudah lama keluarnya, tapi aku baru mengumpulkan keberanian untuk nonton filmnya kemarin. Dan sesuai prediksi aku, ini film memang sangat amat mengharukan dan bikin aku nangis sesenggukan. Filmnya dibuka dengan adegan berantem si Holly and Jerry. Yang bikin aku terperangah, gaya berantem mereka (dan beberapa issue yang mereka ributkan) mirip-mirip dengan gaya berantem aku dan mas. Kemudian next thing I know, si Jerry nya udah gak ada aja gitu karena brain tumor. Baru deh mulai aku termenye-menye nonton filmnya.

Langsung inget si mas, dan kalau itu terjadi pada kita (amit-amit *sambilketok-ketokmeja).. Huaaaa.. langsung deh itu air mata deras mengalir. Sayang si mas lagi di kantor, jadi aku cuman bisa mewek-mewek sambil meluk guling dan nelponin si mas. Huaaaa.. Terus telpon si mas juga super ga jelas, cuman bilang

“I Love u mas.. I love u baby.. I don’t want to loose you..”

Si mas sampe kebingungan kali yaa.. Istrinya kok ya tiba-tiba begini.. Ehehehe..

Anihoo.. ini film precious banget deh. Jadi  menghargai semua yang ada dan terjadi antara aku dan mas. Dan berusaha menikmati semua prosesnya.. Huhuhu.. Buat yang lagi berantem sama pasangannya, nonton film ini berdua deh. Dijamin akan menggampar-gampar jiwa dan raga dengan suksesnya.. 🙂

Oh iya, my favorite lines from this movie ada di bagian terakhir film itu..

Gerry Kennedy: Dear Holly, I don’t have much time. I don’t mean literally, I mean you’re out buying ice cream and you’ll be home soon. But I have a feeling this is the last letter, because there is only one thing left to tell you. It isn’t to go down memory lane or make you buy a lamp, you can take care of yourself without any help from me. It’s to tell you how much you move me, how you changed me. You made me a man, by loving me Holly. And for that, I am eternally grateful… literally. If you can promise me anything, promise me that whenever you’re sad, or unsure, or you lose complete faith, that you’ll try to see yourself through my eyes. Thank you for the honor of being my wife. I’m a man with no regrets. How lucky am I. You made my life, Holly. But I’m just one chapter in yours. There’ll be more. I promise. So here it comes, the big one. Don’t be afraid to fall in love again. Watch out for that signal, when life as you know it ends. P.S. I will always love you

Holly Kennedy: Dear Gerry, you said you wanted me to fall in love again, and maybe one day I will. But there are all kinds of love out there. This is my one and only life, And its a great and terrible and short and endless thing, and none of us come out of it alive. I don’t have a plan… except, it’s time my mom laughed again. She has never seen the world… she has never seen Ireland. So, I’m taking her back where we started… Maybe now she’ll understand. I don’t know how you did it, but you brought me back from the dead. I’ll write to you again soon. P.S… Guess what?

Walaupun kata teman-teman buku nya jauh lebih mengharukan. I think aku cukup nonton film nya aja deh. Bisa mewek gak ada abisnya nanti kalau baca bukunya juga.. 😛

[image][thumbnail image]

Transformers 2 : Premiere June 24 in Jakarta and Bandung!!

2 hari lagi saudara-saudara.. Siap-siap mantengin 21cineplex.com or blitxmegaplex buat lihat jadwal mainnya yaa. Me excited sangaat!! Walaupun rating di rotten tomatoes gak terlalu bagus (gak beda jauh sama yang pertama). An then again, it’s Transformers. Katanya bakal ada 47 robot baru dengan durasi 150 menit. Dan buat para pria, Megan Fox nan aduhai dan sexy itu akan tetap meramaikan film tersebut. 😀

Plot ceritanya sendiri seperti ini (taken from imdb.com):

The battle for Earth has ended but the battle for the universe has just begun. After returning to Cybertron, Starscream assumes command of the Decepticons, and has decided to return to Earth with force. The Autobots believing that peace was possible finds out that Megatron’s dead body has been stolen from the US Military by Skorpinox and revives him using his own spark. Now Megatron is back seeking revenge and with Starscream and more Decepticon reinforcements on the way, the Autobots with reinforcements of their own, may have more to deal with then meets the eye.

Hihihihi.. kayanya bakal seru yak.. 😀 Siap-siaaapp!! 😀

[thumbnail image]

Maxi’s Resto : Another Romantic Spot in Bandung

Ini diaa yang dari kemarin aku pengen share di blog. Baru transfer fotonya tadi pagi dari SLR nya si Anggoro. Yes, this place is fantastic. Another romantic spot in Bandung. Emang sih gak jual view se edan cafe-cafe / resto-resto di Lembang / Dago Pakar. Tapi sejuknya daerah ciembeuluit atas dipadu dengan ambiance restoran yang klasik dan rasa masakan yang enak kayaknya membuat tempat ini sangat worth to visit. Apalagi waktu kemarin aku datang pas malam hari. Buat yang cari candle light dinner romantis, bisa banget datang ke sini.

Gedung restorannya berasal dari rumah lama yang kemudian di renovasi tanpa merubah bentuk bangunannya. Bisa terlihat dari lantai keramik gedung yang antik itu. 😀 Kemudian di samping bangunan terhampar lapangan rumput yang lumayan luas. Kayaknya kalau siang-siang gitu cocok banget dijadikan spot buat garden party.. 🙂  Makanan yang disajikan itu makanan continental gitu ya, tentunya dengan sedikit sentuhanJepang di beberapa menunya (standar lah, steak ayam teriyaki, steak sapi teriyaki). Tapi yang ditawarkan overall continental.

Maxi's Resto

Interior hasil renovasinya pun simpel minimalis yah. Yang aku suka sih siapapun arsiteknya mengoptimalkan cuaca suejuk di daerah Ciembeuluit dengan memasang banyak sekali kaca-kaca besar dan tidak menggunakan AC sama sekali. Yes, hidup go green!! And then again, it’s Bandung Utara gitu loh.. Dimana udaranya sejuk dan nyaman.. 😀

interior Maxi's Resto

Kita pesan Calamari (21k IDR) dan Shrimp Cocktail (18.5k IDR) untuk appetizer. Kemudian untuk main coursenya, aku pesan Filleto Local ala Maxi’s (54k IDR), papa pesan Grilled Salmon (59.6k IDR), mama pesan Sirloin Local (48k IDR) dan Anggoro pesan NewYorker Steak Local (54k IDR). Harganya sih menurut aku masih moderat banget. Apalagi setelah melihat porsinya yang lumayan besaaar.. 😀

appetizer

Calamarinya enak buat appetizernya. Tapi yang to die for nya itu shrimp cocktailnya. Serius yah, itu berisi kira-kira 5 udang pancet yang gede-gede dan asli, rasa udangnya itu juicy sekalii.. Aaaahh me want moree..  Untuk steaknya semuanya gak ada yang mengecewakan. Porsi mantab, rasa enak. Kemudian mashed potato nya juga super yummy.. Nyum..nyum.. Tapi aku pribadi ga recommend Filleto Local ala Maxi’s. Kurang nendang porsinya dan rasa bayam dan dagingnya kurang blend.  Better pesan New Yorker Steak. Itu kayan New York Steak nya Hard Rock, tapi versi lebih murah dengan besar daging yang gak jauh beda. Yumm.. 😀

main course at Maxi's

Overall, this place is nice dan aku pasti akan balik lagi kesana. Lain kali ajak hubby tercinta dunk.. 😀 Ohiya, ancer-ancer ke Maxi’s Resto itu, naik kearah Ciembeuluit atas (Universitas Parahyangan naik lagi), terus belok kanan (jalan disebelah dan sebelum Hotel Arjuna persis) terus saja, and ketemu Maxi’s Resto deeh di sebelah kanan.. 😀