What Matter Most..

Kenapa ya bawaannya kalau puasa itu jadi suka merenung-merenung bin berkontemplasi atas semua pertanyaan-pertanyaan yang ada di kepala ya? Apa efek karena tiap bulan puasa kalau ibadah jadi lebih khusyuk? Apa karena efek dari beribu-ribu pintu rahmah yang dibuka pada saat bulan puasa? Atau karena efek menahan nafsu lahir batin jadi memperuncing aktifitas indra yang lain? Yang pasti akhir-akhir ini aku jadi sering banget mikir tentang apa sih yg terpenting buat aku di dunia ini.

Sebelum nikah, apa pendapat orang tua aku itu penting banget buat aku. Entah faktor otorisasi membekas atau kontak batin yg terlalu erat, cuman kalau orang tua udah gak ikhlas rasanya enggan seenggannya buat melakukan hal tersebut. Apalagi si mama. Kalau mama udah gak komen atau yah terlihat lah gak setuju, rasanya kok hati gak tenang. Dan ituu sampai sekarang masih kebawa. Apa pendapat mereka penting banget buat aku. Istilahnya, mau melakukan apa-apa harus minta restu mereka dulu. Doa orang tua kan makbul, pokoknya selalu minta doa restu sama mereka agar semua urusan bisa dilancarkan sama Allah semua-muanya.
Continue reading

Hari Kedua di Pre School

Berhubung minggu lalu aku sudah nganterin Aghnan ke sekolah, sekarang giliran Ayahnya yang nemenin. Iyah mumpung orang tua masih boleh nemenin sampai pertemuan Kamis besok. Tapi begitu minggu depan, anak-anak udah HARUS dilepas sendiri. Jadi orang tua hanya nganterin dan jemput aja. Bismillah aja deh, separation anxiety memang harus dilewati dengan tabah. Tapi insyaAllah anak-anak akan terbiasa jadinya.

Gimana Aghnan di pertemuan kedua di Pre School yang baru? Alhamdulillah sudah lebih baik daripada pertemuan pertama kemaren yang penuh drama -.-” . Gara-gara kemaren ber drama, aku jadi penuh analisa kan. Kenapah waktu itu bocah jadi rewel tingkat kronis. Dan baru ngeh kalau ya minggu lalu itu kita datangnya rada mefet dari waktu kelas dimulai. Alhasil wong lagi enak main di suruh berhenti ya riweh ya kakak. Jadinya strategi hari ini adalah mesti sampe sana setengah 9 supaya bisa puas main setidaknya setengah jam. Tanya ke Yesi, ternyata abang Rasya dulu juga strategi nya begitu.
Continue reading

Bunda of Arabia

Dari dulu aku selalu mengkonotasikan tinggal di Arab Saudi itu dengan kata PANAS dan GERSANG. Belum lagi dengan batasan-batasan yang dihadapi oleh kaum perempuan disana. Dan berbagai macam kasus penyiksaan TKW disana 🙁 .Gak kebayang ada kehidupan “normal” dan “enak” disana, dan selalu berasumsi ke Arab ya buat naik haji atau umroh saja. Gak buat liburan apalagi buat tinggal dan hidup disana. Tapi semenjak baca buku Bunda of Arabia ini jadi tergugah pandangan aku tentang tinggal di Arab Saudi.

Buku ini dikarang oleh 9 ibu Indonesia yang ikut suaminya dan tinggal di Jeddah. Salah satu penulisnya pun pasti sudah dikenal atau pasti sudah pernah dengar karena pernah menulis tulisan inspiratif di The Urban Mama. Yup, Jihan Davincka yang juga pengusung blog Mama Sejagat. Di buku ini menceritakan pengalaman mereka tinggal disana. Dan pengalaman yang ditulis pun beragam. Dari mulai cerita wisata, memilih tempat tinggal, tips menggunakan transportasi umum, kehidupan orang-orang di Arab sampai tips berbelanja di Arab. Ditulis dengan gaya bahasa santai dan sehari-hari, membuat buku ini informatif banget dan enak banget dibacanya 🙂 . Sesungguhnya buku ini lumayan merubah mindset awal saya tentang Arab Saudi yang selama penuh dengan konotasi negatif. There is always two side of the coin right? Dan buku ini membuka pandangan aku tentang hal-hal positif yang ada di Arab Saudi. Dan beberapa hal positif ini cukup membuat aku iri. Kenapa?
Continue reading

Warnai Kotamu Photo Contest

Selalu kangen sama bulan Ramadhan. Soalnya di bulan Ramadhan ini gak sekedar kita beribadah puasa saja. Tapi dalam ibadah puasa ini juga menjadi kesempatan kita buat berintrospeksi diri dan memperbaiki keimanan kita ke arah yang lebih baik lagi. Memang yah, kesempatan untuk berubah itu harus dimulai dari diri sendiri, baru deh kita bisa membantu membuat perubahan yang lebih besar terutama buat orang dan lingkungan di sekitar kita. Apalagi di bulan Ramadhan ini rasanya wajib ya untuk berbuat kebaikan yang lebih karena pahalanya berlipat-lipat dibanding bulan-bulan lainnya. 🙂

Rasanya ya keinginan berbuat kebaikan sambil memberikan perubahan di kota masing-masing pas banget sama Warnai Kotamu Photo Contest yang bisa dibaca di artikel nya Fashionese Daily di http://fdly.me/WarnaiFD atau Mommies Daily di sini http://fdly.me/WarnaiMD . Jadi di kontes ini kita bisa memilih satu area publik yang akan di cat ulang oleh tim kreatif Jotun Paints. Public area ini bisa berupa sekolah, mesjid, taman, jembatan dll.
Continue reading

Ecobags

Sebetulnya udah dari tahun lalu aku kalau belanja bawa kayak tas belanja sendiri. Terutama kalau belanja bahan makanan ya di pasar swalayan. Bukan sekedar mau ber go green ria buat mengurangi penggunaan kantong plastik. Tapi terutama aku suka mumet aja sama kantong-kantong plastik abis belanja yang lama-lama menuhin laci di dapur.  Eh sebenarnya sama semua barang yang gak bisa di simpan secara baik sih. Itu tandanya sudah kebanyakan dan harus dikurangi hehehehe. Awal-awal semangat sih bawa tas belanja sendiri. Cuman suka gak nyaman karena dilipatnya suka gak rapih dan jadinya gak ringkas. Terus gak waterproof dan susah dibersihin kalau kena noda. Emang sih di supermarket kayak Ranch Market gitu jual tas belanja sendiri. Cuman modelnya kurang ok dan mahal bok.

Sampai akhirnya beberapa minggu yang lalu lihat twitter ownernya Family Matters, mereka mau ngeluarin produk Neon Ecobags. Belum resmi di launch aku udah langsung ngetek. Dan begitu sudah resmi di launch di websitenya, langsung order, transfer dan gak lama nyampe ke rumah deh. Jadi dengan harga 180.000 IDR kita dapat 3 Neon Eco Bags dengan warna-warna cerah dan desain yang keren. Kualitas bahannya kuat, waterproof dan mudah dibersihkan. Paling suka lagi karena tiap tas bisa dilipat dan dimasukan ke dalam pouch kecil yang dijahit di tasnya. Jadi gak bakal hilang pouch kecil itu. Apalagi karena warna nya yang gonjreng jadi gampang keliatan dimana-mana. 🙂
Continue reading