GTM Akibat Teething Berjamaah

Mulai merasakan derita emak-emak yang anaknya GTM (baca: Gerakan Tutup Mulut). Ihik, dari semenjak weekend Aghnan makannya mulai “ajaib”. Yang biasanya bisa duduk manis di high chair sekarang udah pintar tutup mulut sambil mulutnya dimonyongin ala bimoli (bibir monyong lima centi). Belum selesai keringat dingin karena Aghnan susah banget makannya. Ditambah lagi akrobatnya dia selama di high chair. High chair mulai dipanjat sama dia. Keringat dingin dan jantungan sekarang gw nya.

Akhirnya demi menjaga kenyamanan Aghnan, aku perbolehkan makan digendong. Abis mau gimana, yang penting makanan masuk. Itu pun pakai trik mengalihkan perhatian dia macam:

Lihat ada cicak di atas

atau

Eeeh ada burung nya.. cuit..cuit..cuit..

atau

Tuuh ada puss meoongg.. puss puss.. sini puss..

atau

Handy Manny beraksii.. *sambilnyanyilagunyahandymanny*

Pokoknya segala macam atraksi dilakukan, sampai akhirnya Aghnan lengah, melongo dan hap satu sendok masuk ke mulutnya. Abis itu sih dimakan dan dia ngecap-ngecap doyan. Ya ampuuun nak, udah tau enak kenapa gak dibuka dengan gampang.. *ihik*

Tapi itu berlaku kalau makan bubur yang kasar. Begitu makan yoghurt dan puree buah, makannya gampang. Culpritnya sih kayanya karena gigi atasnya lagi teething berjamaah. Kalau di raba, gigi central incisor yang diatas, dua-duanya sudah merobek gusi, udah kerasa dan kelihatan putih-putihnya tinggal menunggu turun semua. Dan kalau di raba lagi kayaknya yang lateral incisor yang diatas, dua-duanya mau menembus gusi nya, soalnya rada bengkak dan dia selalu ngomel-ngomel kalau dipegang yang itu.

Oh iya, buat yang bingung istilah gigi nya Aghnan diatas, bisa lihat diagram dibawah:

Kalau lihat diagramnya sih lumayan tepat waktu ya keluar giginya Aghnan. Waktu 6 bulan central incisor yang bawah keluar. Kemudian sekarang dilanjutkan sama gigi atas dengan periode waktu masih dalam range diagram diatas.

Tapi ya tetap saja sih, aku panik melihat perilakunya. BBG darurat sama Ochel and Woro, dua-duanya menenangkan itu karena teething saja. Yah semoga pasca teething berjamaah ini berakhir dia bisa kembali suka makan di high chair ya. Padahal makanan sudah selalu di variasikan. Dan kemarin pun yang aku kasih termasuk favoritnya dia. Ihik..

Yah semoga GTM cepat berlalu. Kalau berkelanjutan. Aheemm, saatnya putar otak lagi. Β Apa mungkin harus ganti metode jadi full BLW aja kali ya? Biar Aghnan dapat ‘feel‘ buat makan sendiri. Hihihihi.. πŸ˜† Maybe, I think it’s an option. Soalnya pas dikasih biskuit cheesebliss kesukaannya dia semangat banget makannya. Dan pas saatnya mamam buah potong juga begitu. Hehehe, kalau maunya begitu nak, baiklah nanti Bunda turutin. Nanti biar Bunda berguru sama mamak mamak yang udah mempraktekan BLW full πŸ™‚

Oh well, walau GTM, setidaknya teething berjamaah kali ini Aghnan gak pake sumeng. Alhamdulillah πŸ™‚

Menuju MPASI 10 Bulan Aghnan

Senang sekali melewati masa MPASI 9 bulan Aghnan kemarin. Soalnya ternyata 2 bahan yang aku khawatir bakal alergi ternyata tidak terbukti. Aghnan lolos test alergi 3 hari berturut-turut makan ikan gurame dan keju. Terutama keju ya, sujud syukur plus joged joged koprol deh gw. Terharuuu bangeeet. Segitu hebohnya ya gw, embyeer. Soalnya masih keingat jaman dia masih piyik banget, dia jadi merah-merah pipinya setelah gw makan keju. Sedih bangeet.. Hiks.. πŸ™

Mungkin memang benar, semakin besar anak metabolisme pencernaannya pun semakin sempurna. Aku pun banyak baca buku kok, rata-rata bayi yang kecilnya alergi dairy products setelah menginjak 1 tahun jadi tidak alergi lagi. Dan mungkin Aghnan juga seperti itu juga kali ya πŸ™‚ . Dan mungkin karena aku lumayan ketat dalam memilih bahan makanan MPASI nya Aghnan. Diberikan sesuai umurnya Aghnan. Tentunya mengacu kepada wholesomebabyfood.com .

Keju yang aku pilih pun bertahap. Start dari ricotta cheese yang sangat-sangat gak asin terus ganti ke cream cheese baru terakhir cheddar. Yang ricotta sama cream cheese biasanya beli yang merk Yummy. Kemudian untuk yang Cheddar aku pilih merk Diamond yang katanya gak seasin Kraft. Kalau tanya, keju yang gak asin ada kah? Jawabannya gak mungkin ada. Soalnya dalam pembuatan keju itu perlu garam sebagai bahan baku nya. Jadi yang kita lakukan adalah memilih keju yang tidak terlalu asin. πŸ™‚

Aghnan sendiri bagaimana makannya? Masih pintar alhamdulillah. Cuman ya itu, karena kemarin sempat teething jadinya sempat gak nafsu makan. Kalau kayak gitu aku mah langsung hajar di blender halus saja. Biar makanan masuk. Tapi kalau sebelum teething dia sudah mulai suka makan yang kasar dengan tekstur semi padat.

Makan finger food dan buah potongan juga makin pintar. Walau kalau untuk buah, kalau buahnya asem pasti langsung dilempar sama dia.. >.< Finger food favoritnya dia adalah cheese bliss nya mamma kanin.. πŸ™‚ Waktu kapan ya, pernah saking hebohnya nungging, guling-guling, manjat terus akhirnya muntah kan ya. Terus karena dia jadi lapar lagi, cheese bliss Β itu dia makan sendiri habis kira-kira 20 biji.. πŸ˜† Cheese bliss ini pun jadi andalan snack nya Aghnan banget deh. Apalagi kalau lagi ke mall. Biasanya kan dia makan dulu baru kita makan. Dasar si bocah gak mau kalah, kalau kita makan dia gak makan suka senewen sendiri. Akhirnya sodorin aja cheese bliss ini baru dia tenang dan asik kunyah-kunyah sendiri.. πŸ™‚

Berikut list makanan yang sudah Aghnan cobain bulan kemarin:

Serealia: Pasta (merk Orgran yang gluten free beli di Ranch Market Grand Indonesia)

Buah: Cherry, Anggur, Kiwi

Sayur: Asparagus, Jamur Champignon, Lobak

Protein: Ikan Gurame

Dairy Products: Ricotta cheese (merk Yummy), Cream cheese (merk Yummy), Cheddar cheese (merk Diamond)

Alhamdulillah semuanya TATA (tidak ada tanda alergi). Syenaaang sekaliii.. πŸ˜€ Yang gak jadi aku kasihin cuman Semangka saja. Soalnya ya kata eyang nya Aghnan, Semangka bikin gatel. Pas aku mau kasih pas ketauan, jadinya mundur teratur. Dan daripada gw ngotot ya mending ngalah dulu aja deh.. πŸ™‚

Sisanya Aghnan doyan kecuali Lobak. Asli lobak itu dilepeh sama Aghnan. Lucu banget padahal menurut gw bubur nya dia itu kayak soto bandung. πŸ˜† Terus ikan gurame nya juga riskan amis juga sih. Dia sempet mengernyitkan pas dikasih. Aku pun pingsan cium aromanya. Akhirnya sebelum dimasak aku rendam dulu pake parutan timun sama kasih jeruk nipis yang banyak. Tapi tetap saja sih amis nya tercium. Gw pribadi gak suka ikan kalau di rebus atau di tim. Ikan ya buat gw mending mentah (kayak sashimi gitu) atau ya di goreng kering. Hehehe..

Oh iya, Aghnan suka Kiwi. Syenangnyaaa… Yah kompensasi dia gak terlalu suka apel dia suka kiwi deh. Persis kayak bapaknya. Lagipula Kiwi kan antioksidannya itu 3x banyaknya dibanding apel. Wiih mantaab deh ya. πŸ™‚

Yang jelas, semenjak dia lolos test alergi keju, hampir tiap hari kali makannya aku kasih keju. Kebetulan memang abis keju dia test alergi pasta. Jadi ya pasta paling enak pakai keju lah ya. Salah satu kesukaannya Aghnan itu Pasta saus Keju atau yang hari ini aku masakin buat dia, Pumpkin Risotto with Tomato Cheese Sauce. He loves it πŸ™‚

Untuk bulan ke 10 ini aku mau coba kasih ikan laut kayak Tuna dan Salmon. Hiiii deg-degan bangeeet. Tapi ya semoga Aghnan gak alergi itu yaa.. Sushi itu terlalu enak kalau gak dimakan ya nak.. πŸ˜› Bismillah saja deh aku…

Berikut daftar makanan yang mau aku kenalin di bulan ke 10 Aghnan:

Sayur: Tomat, Paprika, Kapri, Kangkung

Buah: Plum, Mangga

Protein: Ikan Tuna, Ikan Salmon

Dairy Products: Yoghurt

Tetap menggunakan toleransi 3 hari alergi dan NO GULA GARAM, ini dia susunan menu MENU MPASI AGHNANDO 10 BULAN πŸ™‚ Mohon masukannya kalau ada yang kurang yaaa.. πŸ˜€

Menuju MPASI 9 Bulan Aghnan

Gak nyangka aja Aghnan sudah makan selama 3 bulan lamanya. Dan semakin hari makannya makin pintar. *terharu* *lap air mata*. Alhamdulillah MPASI bulan 8 kemarin bersih dari GTM. Mungkin karena Aghnan gak teething sama sekali juga. Dan karena bahan makanan yang ditawarkan makin variatif dan makin berasa.

Makannya pun sudah pinteer banget. Duduk anteng di high chair, sambil nonton Dibo / Pororo, dia bisa makan gak sampai 20 menit sudah selesai. Kalau bosan, biasanya kembali di gendong tapi gak pake berjam-jam buat menyelesaikan makanannya. Mungkin juga turunan juga ya. Kata si mama, aku kecil gak pernah susah makan. Tanya mertua, si mas juga gak pernah susah makan. Makan apa saja mau dan lahap. Jadi ya mungkin turun ke Aghnan.

Appetite nya pun makin menjadi. Dalam artian, kayanya masak bubur di takahi 0.7 L cuman cukup buat dua kali porsi makannya Aghnan saja. Padahal sekarang dia makan sehari bisa 4 kali. 2 kali makan berat, 1 kali selingan snack( pudding atau finger cookies) dan 1 kali buah. Dan dia gak suka kalau orang sekeliling dia makan, dia gak ikut makan.

Pernah waktu kapan jalan ke Grand Indonesia. Sebelumnya di rumah dia sudah makan berat dulu tuh. Sampai sana, gak pake lama, kita langsung ke Mr. Curry. Aku duduknya hadap-hadapan sama Aghnan. Nah, awalnya dia masih sibuk sama teether. Tapi begitu lihat makanan aku dan mas datang, dan melihat aku bersiap nyuap, tiba-tiba dia gebrak gebrak high chair nya dia sambil ngoceh “uwouwouwouwo”. Lah aku mikirnya, masa iya si bocah udah lapar lagi? Padahal sebelum berangkat udah makan dan di mobil sudah micubun.

Untungnya aku bawa puree buah nya Aghnan. Coba ditawarin ternyata dia sudah mangap-mangap. Akhirnya gak sampai 15 menit, buahnya dia tandas. Baru deh anteng lagi dan aku bisa makan. *fiuuh* Hihi seneng sih lihat appetitenya. Oleh karena itu sekarang kalau pergi selalu bawa minimal 2 porsi buah nya Aghnan. Bisa buah potong atau buah di puree gitu. Oh iya, yang lucu, secara alami dia bisa makan finger food yang ditawarkan sama aku di bulan 8 ini. Kalau dulu coba BLW cuman di bejek-cium-lempar, yang membuat aku hampir menyerah. Sekarang udah pinter bisa di makan langsung.

Idealnya sih aku bikin finger food cookies yang sudah aku niatin di awal buat dia. Tapi nasib deadline kerjaan kejam sekali sama aku. Akhirnya tiap weekend yang ada badan encok pegel linu dan gak sanggup buat berkreasi macam-macam di dapur buat Aghnan. Paling banter bikin pudding buah aja. πŸ™ Alhasil, secara iseng aku cobalah kasih Aghnan biskuit baby choice *ngakudosa*. Tadinya ngerasa aman karena kata orang-orang yang gw tau, itu gak ada gula garam. Tapi ternyataa aku tertipuuu ada gulanya (sedikiiit). Ya sudahlah nak, kecolongan dikit ya. Yang penting makan kamu tetap pinter. Jadinya baby choice itu aku kasih 2 minggu sekali (itu juga 1 buah aja), sisanya aku cobain kasih finger food dari buah potong (apel, pear, pepaya).

Awalnya sih masih hoek hoek. Tapi biasanya pas dia makan apel, aku ikut makan juga. Jadi dia bisa mengamati kalau makan itu di gigit terus dikunyah abis itu di telen. Emang namanya bayi itu sebetulnya pintar ya. Gak pake lama sampai akhirnya Aghnan bisa ngikutin makan buah potong kayak aku. Gigit, kunyah, telan. Memang semua itu proses pembelajaran ya. Jadi bener kata yang menerbitkan konsep BLW itu. Jangan underestimate bayi kita, karena pasti akan cepat nangkap. Mereka itu mesin fotokopi paling canggih sedunia. Dengan cepat akan beradaptasi dan mengikuti kebiasaan orang tuanya. πŸ˜€

Makanan pun teksturnya makin lama aku tingkatin kekasarannya. Yang tadinya makan pudding dia masih hoek hoek. Akhirnya bisa juga setelah aku ajarin untuk kunyah dulu sebelum di telan. Tentunya sambil nyanyi-nyanyi lagu “Giga Pudi.. Pudi Pudi..” (itulooh, lagu tentang pudding yang populer di youtube πŸ˜† ) Alhasil dia sekarang jadi suka sama pudding. Favoritnya dia Pudding Pear πŸ˜€

Berikut list makanan yang sudah di cobain Aghnan bulan ini:

Serealia: Roti Gandum

Sayur: Wortel, Sawi Hijau, Brokoli, Bayam, Kembang Kol, Bit

Protein: Hati Ayam, Daging Sapi, Kuning Telur

Alhamdulillah hampir 90% dicobain sama Aghnan. Kecuali Hati Ayam ya, soalnya setelah keliling supermarket ternyata susah ya cari hati ayam kampung. Masih belum berani nyobain ayam broiler mengingat sejarah alergi nya Aghnan. Sisanya alhamdulillah Aghnan lolos 3 hari toleransi alergi dengan hasil TATA (Tidak Ada Tanda Alergi). Hooray!! *taburconfetti*. Kenapa gw girang banget? Soalnya ya salah satu yang dicobain itu Kuning Telur. Ternyata alhamdulillah di baik-baik saja.

Favoritnya Aghnan? Oh well, dia karnivora sejati kayak ayahnya ya. Jadi kalau kombinasi daging atau telur ditambah sayuran macam-macam di telen-telen juga sama dia. So, daging, ayam, telur udah senjata ampuh deh buat gw. Di kombinasiin sama sayuran apapun pasti habis sama dia. πŸ˜€

Oh iya, berikut mau aku share salah satu menu favoritnya Aghnan. Dijamin, dikasih ini langsung tandas dalam sekejap πŸ˜€

Sup Krim Kentang Brokoli

Bahan: 2 buah kentang kupas dan potong dadu, 2 buah wortel kupas dan iris sedang, 50 gram daging sapi, 1 blok kaldu sapi beku, ASIP/SUFOR, Brokoli, 1 siung bawang putih geprek, 1 sdt bawang bombay cincang, unsalted butter, extra virgin olive oil.

Cara Membuat:

  1. Masukkan kentang, wortel, daging, kaldu, bawang putih, bawang bombay, (sedikit unsalted butter) ke dalam tembikarΒ takahi slow cooker.
  2. Isi tembikar sampai 3/4 dengan air matang.
  3. Tutup slow cooker dan nyalakan slow cooker
  4. Kukus Brokoli selama 5- 10 menit dalam dandang.
  5. Masak sampai 4 jam, kemudian masukan kentang, daging, wortel dan sedikit kuahnya ke dalam blender. Campur dengan brokoli kukus kemudian blender sampai halus. (kadang suka aku kasih 1 sdt extra virgin olive oil buat variasi)
  6. Campur dengan sedikit ASIP/SUFOR kemudian taburi dengan peterseli cincang dan croutons (sesuai saran Ochelita πŸ™‚ )

Nyumm deh, orang dewasa aja doyan gimana si bocah. πŸ˜€

Harapannya di bulan ke sembilan dia makannya tetap pintar. Walaupun nanti akan mengalami teething juga, cuman berharap semoga GTM nya gak parah-parah amat dan bisa ditanggulangi *komat kamit baca doa*. Yang penting variasi variasi variasi! πŸ˜€Β Semoga tanda-tanda alergi tidak muncul di bulan 9 ini. Agak deg-degan sih soalnya aku akan mulai coba kasih Aghnan dairy products dan ikan air tawar *crossfingers*. Bismillah aja deh.

Berikut daftar makanan yang mau aku kenalin di bulan ke 9 Aghnan:

Serealia: Pasta

Sayur: Asparagus, Jamur, Lobak

Buah: Kiwi, Anggur, Semangka, Cherry

Protein: Ikan Gurame

Dairy Products: Keju

Masih menggunakan 3 hari toleransi alergi dan NO GULA GARAM. Biar gak kecolongan lagi, untuk finger foods aku akhirnya pesan finger food cookies sama mamma kanin. Lebih tenang lah karena home made dan no bahan pengawet. πŸ˜€

So, inilah menu MPASI 9 Bulan Aghnan nanti: MENU MPASI AGHNANDO 9 BULAN

Selalu minta masukannya kalau ada yang kurang ya ibu-ibu πŸ™‚ . Gak berasa udah mau 9 bulan aja Aghnando. :’) Cepat besar yaa gak berasa.. Sehat selalu ya sayang, dan semoga makannya makin pintar. Amiiin.. πŸ™‚

Menuju MPASI 8 Bulan Aghnan

Sebelum cerita lebih detil tentang MPASI 8 Bulan ini, mari rekap dulu MPASI nya Aghnan pada saat 7 bulan ini. Alhamdulillah, walau sempat mengalami masa hampir GTM karena Aghnan sedang teething, overall MPASI Aghnan 7 bulan ini lumayan memuaskan.

Appetite nya Aghnan masih bagus banget. Kalau tau makanan favoritnya lagi dibuatin, dia bisa melet-melet ngenceess yang asli lucuuuk banget ngeliatnya. Cuman satu hal sih, semenjak dia mulai teething, dia jadi agak-agak ilfil kalau dibuatin dengan tekstur agak kasar. Padahal waktu Aghnan 6 bulan, dia suka banget oatmeal (tanpa blender). Itu kan teksturnya agak kasar. Kalau nanya temen kiri kanan sih katanya wajar banget. Nanti pelan-pelan bisa ditingkatin teksturnya. Yang penting makanannya masuk, gak pake GTM, gak pake GMM (Gerakan Melepeh Makanan) dan anak pun senang πŸ™‚

Berikut list makanan yang sudah di cobain Aghnan bulan ini:

Serealia : Beras Putih, Beras Merah

Sayur : Jagung, Zuchini, Kentang, Terung (baru mau dicobain minggu ini)

Buah : Melon, Peach, Jeruk Baby

Protein : Ayam, Tahu, Tempe

Alhamdulillah semua makanan yang dicobain hasilnya TATA (tidak ada tanda alergi) ^_^. BAB nya pun lancar tanpa sembelit.. πŸ˜€

Yang aku bold diatas berarti favoritnya Aghnan. Lucunya ya, Aghnan gak suka banget sama Jagung. Padahal menurut aku itu enak. Kalau Puree Jagung sendiri dia gak suka. Harus dipadanin sama favoritnya dia baru dimakan deh πŸ˜› . Nah untuk buah, yang melenceng dari rencana awal adalah Apricot. Susah nyari Apricot, yang kering nya juga soalnya gak bisa dipastikan apakan Apricot keringnya sun dried. Alhasil, jadinya banting setir ke Melon deh. Yang harusnya sih idealnya baru bulan ke 8. Cuman modal nekat dicobain aja deh. Nyobainnya sih tepatnya Cantaloupe. Melon Jepang warna orange. As predicted, Aghnan suka banget. Tapi sayang, kata Eyang Uti nya jangan sering-sering, takut bisa bikin batuk.

Kalau jeruk baby, aku cuman sempat kasih sekali aja. Soalnya ternyata setelah di rasa ko masih ada rasa asemnya, walau overall manis banget. Tapi diujung rasa itu masih ada rasa asem. Takut lambungnya gak kuat sama yang asam jadinya aku stop saja. Walau kadang, supaya gak mubazir, aku masih campur sama puree pepaya atau alpukat. Tapi itu juga sedikit banget.

Oh iya, satu hal yah yang jadi highlight MPASI 7 bulannya Aghnan adalah dia sukaaaa banget Bubur Ayam.. Semenjak dikenalin ayam, dia makin ciamik makannya. 2 porsi bubur tiap hari tandas. Dan biasanya diselingi buah siangnya. Dan ini pun berlaku dengan protein lainnya macam tahu dan tempe. Bubur Ayam dengan Tempe / Tahu setiap harinya tandas. Hihihi, thanks to Takahi kali ya. Lucunya ya, tiap pagi pas aku ngecek hasil Takahi, kalau kecium wangi buburnya dia, Aghnan langsung ngecap-ngecap gitu. Hehehe.. Udah tau ya kesukaannya.

Nah pas masuk MPASI 8 bulan bundanya jauuuh lebih excited. Soalnya variasi jenis makanannya Aghnan akan lebih variatif. Kalau baca wholesomebabyfood Aghnan sudah bisa makan daging sapi dan kuning telur sebagai pilihan protein hewani nya (yaayy!!) . Terus sayur-sayuran hijau yang mengandung zat besi tinggi macam bayam, brokoli dan kangkung juga sudah boleh di konsumsi juga. Oh iya, wortel pun juga sudah boleh di konsumsi πŸ™‚

Untuk variasi memasak juga makin variatif soalnya sudah boleh pakai unsalted butter dan extra virgin olive oil (kalau sanggup beli yang premium olive oil lebih disarankan lagi πŸ˜› ). Terus sudah boleh mamam pudding (pakai agar-agar swallow putih) sebagai variasi snack nya. Dan sebetulnya sudah boleh mengecap macam keju-kejuan dan yoghurt. Tapi kayanya aku baru mau ngenalin keju dan yoghurt pas 9 bulan saja. Kenapa? Yah mengingat Aghnan ada bakat alergi, dan dulu (sekarang alhamdulillah gak) aku disuruh pantang all dairy products demi ASI yang bebas alergi. Β Jadi nanti dulu yaaa yang dairy products.

Berikut daftar makanan yang mau aku kenalin di bulan ke 8 Aghnan:

Serealia: Roti Gandum

Sayur: Wortel, Sawi Hijau, Brokoli, Bayam, Kembang Kol, Bit

Protein: Hati Ayam, Daging Sapi, Kuning Telur

Masih pakai aturan 3 hari alergi, NO GULA GARAM dan masih mengacu ke wholesomebabyfood. Bulan ke 8 fokus ke sayur-sayuran dulu deh, secara waktu bulan 6 dan 7 banyak banget nyobain buah. Tadinya sih pengen kasih Aghnan Mangga. Cuman gak boleh sama Eyang Ti nya (lagi). Katanya mangga itu buahnya bergetah, takut bikin gatal tenggorokan Aghnan. Sayang banget, padahal pohon mangga belakang rumah lagi berbuah buanyaak banget (ada yang mau? πŸ˜› ).

Komposisinya sih sekarang jadi 2 kali makan berat (pagi dan sore) dan 1 kali snack (siang) Β dan 1 kali finger foods (siang/sore). Uhm, iya jadinya aku sebetulnya sudah sedikit menyerah dengan konsep BLW. Tapi tetap harus dicoba. Untuk bulan 8 ini. Finger foods nya akan aku coba buat dalam bentuk cookies atau nugget. Pengennya sih buat seminggu sekali. Dan dikasih tiap hari barang 1 / 2 keping kue/nugget. Tapi gak aku tulis secara spesifik, tiap harinya apa. Tergantung finger foods apa yang aku buat per minggu itu. πŸ˜€ Pengen banget bikin macam-macam finger foods yang lebih variatif. Karena itu akhirnya aku beli buku Finger Foods nya Annabel Karmel yang kayak di bawah (thanks to Ochelita yang mau dititipin :-* ).

Oh iya, masuk 8 bulan ini sebetulnya juga sudah di perbolehkan si baby makan pasta-pasta. Tapi kayaknya aku pribadi baru pengen ngenalin pasta pada saat masuk bulan 9 aja. Oh iya, kalau bikin pasta buat si baby harus dipastikan yang GLUTEN FREE yaa.. Soalnya biar tidak memberatkan pencernaan si baby. Salah satu pasta yang gluten free ini adalah pasta merek Orgran seperti gambar dibawah. Aku temuin ada di Ranch Market. Terus ada macam-macam juga jenisnya, yang macaroni, spaghetti, fettucini dll.

Hehe tak sabar memulai MPASI 8 bulannya Aghnan. Untungnya pas Aghnan 8 Bulan monthsary nanti pas saat aku balik dari dinas ke Pontianak (iyeee, another dinas πŸ™ ). Ambil pesawat paling pagi dari Pontianak dan menghabiskan sisa hari bersama Aghnando tersayang πŸ˜€ . Ada apaan ya di Pontianak? Jeruk? πŸ˜›

Anihoo, ini dia daftar menu MPASI Aghnan 8 bulan nanti: MENU MPASI AGHNANDO 8 BULAN

As usual, mohon masukannya kalau ada yang kurang ya ibu-ibu. πŸ™‚ Bismillah, semoga Aghnan makannya makin pintar.. Amiiin πŸ˜€

I Love Takahi Slow Cooker!!

Kan mulai Jumat kemarin Aghnan sudah diperkenalkan dengan protein hewani. Start with ayam kampung. Pada dasarnya aku tuh gak ngerti gimana caranya bikin bubur dari beras gitu. Tapi baca-baca di forum, nampaknya dengan takahi ini gampang banget bikin beraneka bubur bayi. Bahkan dengan mudah pula membuat nasi tim (tinggal atur banyak tidaknya air).

Modalnya bikin bubur pakai slow cooker adalah, kita harus sedia stok kaldu ayam beku di kulkas. Biasanya sih aku bikin seminggu sekali. Untuk menyimpan kaldu ayam beku biasanya aku menggunakan baby cubes seperti dibawah ini. Jadi setiap buat bubur pakai slow cooker tinggal cemplung sajah buat penyedap rasa alami nya πŸ™‚

Berikut resep membuat kaldu ayam:

Kaldu Ayam

Bahan: 1 Ekor Ayam Kampung Utuh (berikut tulang, ceker, daging dan kulitnya, 1 L Air, 1 batang daun bawang, 1 batang seledri, 1/2 bawang bombay, 2 buah bawang putih geprek, 2 lbr Daun Salam

Cara Membuat:

  1. Masukkan ke dalam wajan seluruh bahan-bahannya. Kemudian panaskan wajan.
  2. Tunggu sampai air mendidih, kemudian kecilkan api, angkat lemak-lemak yang mengapung di panci dan tunggu sampai air berkurang sampai menjadi 3/4 dari jumlah semula.
  3. Jika air kaldu sudah berkurang menjadi 3/4 dari jumlah semula. Matikan api dan saring air kaldu.
  4. Diamkan sampai air kaldu suhunya sama seperti suhu ruangan kemudian perhatikan jika ada lemak mengapung, angkat dan sisihkan.
  5. Kemudian masukkan ke dalam lemari es bawah sampai dingin. Jika sudah dingin, bersihkan lemak yang mengapung, kemudian kaldu siap dimasukkan ke dalam baby cubes dan selanjutnya bisa langsung masuk ke dalam freezer. πŸ™‚

Untuk 1 ekor ayam kampung ( +- 700 gram ) biasanya menghasilkan 8-10 kaldu ayam beku (ukuran baby cubes penuh).

Sebetulnya, apa sih spesialnya Slow Cooker ini? Bentuknya itu kayak tembikar dipanasin gitu. Karena lapisannya tembikar, jadi panasnya terjaga rata dan tidak fluktuatif. Hal ini yang membuat Slow Cooker ini ideal buat ibu bekerja seperti saya. Saya bisa masak dari malam harinya jam 10-11 malam. Begitu saya lihat jam 6 pagi, bubur itu pun sudah matang dan siap di santap πŸ˜€

Untuk slow cooker yang merk Takahi ini, ada beberapa ukuran. Cuman aku beli yang 0.7 L saja dulu. Soalnya pas di test drive, pas buat masak sekaligus 2 porsi makannya Aghnan πŸ™‚ Belinya sendiri nitip si PitPit yang beli di ITC Cemas dengan harga 190k IDR sajah.. πŸ˜€ (makasii ya ciiin πŸ™‚ )

Biasanya saya masukin macam beras/kentang/ayam/tempe/tahu di awal. Begitu sudah 4 jam/begitu sudah matang. Baru aku masukin sayuran yang sudah di kukus. Kenapa begitu? Biar menjaga nutrisi vitamin yang terkandung pada sayuran tersebut agar tidak hilang karena terlalu lama di SC. Walau teorinya karena dia Slow Cooker, jadi vitamin pada sayuran pun akan senantiasa terjaga. Tapi ya tetep saja. Namanya juga Emak rempong. Jadinya begitu deh caranya.

Waktu awalnya lihat hasil dari Slow Cooker ternyata tidak sehalus yang aku kira. Teksturnya kayak oatmeal. Yang sebetulnya sudah familiar sama Aghnan. Namun, berhubung teething nya Aghnan masih berlanjut, jadi dia akhir-akhir ini agak segan dengan makanan yang teksturnya kasar. Jadinya biasanya tak blender bubur dari slow cooker sebentar, baru dikasih ke Aghnan (malas bersaring-saring ria). Hasilnya, dia sukaa bangeet. Lahap banget makannya. No wonder sih, soalnya kita-kita aja yang orang dewasa cium bau buburnya aja sudah sedap bangeet.. πŸ™‚

Berikut gw share ya, resep bubur dengan slow cooker versi aku. Buatnya biasanya jam 11 malam atau pas subuh-subuh sekitar jam 5 dan buat 2 porsi makan Aghnan.

Bubur Ayam Tempe Buncis

Bahan: 3 sdm beras organik pandan wangi, 50 gram daging ayam kampung giling (beli di Ranch Market, Farmers Market atau Foodhall), 1 buah tempe bentuk segitiga (iris tipis, cincang kasar), 5 Buncis (disiangi dan iris tipis kemudian kukus), 1 siung bawang putih (geprek, cincang kasar), 1 sdm bawang bombay (cincang kasar), 1 lbr daun salam, 1 blok kaldu ayam

Cara Membuat:

  1. Masukkan beras ke dalam tembikar slow cooker, dan cuci sampai bersih.
  2. Masukkan ayam, tempe, bawang putih, bawang bombay, daun salam ke dalam tembikar.
  3. Isi tembikar dengan air matang sampai 3/4 tembikar.
  4. Tutup slow cooker dan nyalakan slow cooker.
  5. Biasanya akan matang setelah 4 jam kemudian, atau begitu cek pagi harinya, segera masukkan buncis yang sudah dikukus dan tambahkan sedikit air. Tunggu sebentar sampai airnya menyerap dan bubur pun matang dan siap di santap.

Oh iya, bawang-bawangan dan daun salam itu diperbolehkan ko buat bumbu makanan si baby. Dijamin, siapapun yang nyium aromanya pasti bakal suka bangeeet. Bapaknya Aghnan pun ngences nyium buburnya Aghnan. Aah pokoknya super yumm.

Takahi Slow Cooker definitely my new bestfriend πŸ˜€