Malang 2014 Part 3: Museum Angkut

Selesai dari Eco Green Park pas jam 1 siang. Langsung deh kita menuju ke Museum Angkut yang lokasinya dekat di Jatim Park 1. Museum ini ternyata baru buka Maret 2014 dan langsung jadi hits banget hehehe.  Aghnan semangat sekali masuk ke Museum Angkut ini, karena ekspektasinya adalah bisa melihat berbagai macam kendaraan dari berbagai masa.

HTM masuk ke Museum Angkut ini untuk Weekdays itu 50.000 IDR per orang sedang untuk Weekend itu 75.000 IDR per orang. Selain itu jika kita bawa kamera juga dikenakan biaya 30.000 IDR per kamera. Yang terakhir agak aneh sih tapi mungkin demi hak cipta dan sebagainya kali ya 😛
Continue reading

Malang 2014 Part 2: Eco Green Park

Hari kedua dan kita siap buat mengeksplor Museum Angkut. Karena takut macet jadilah jam 8 sudah berangkat dari rumah. Eh jalanan lowong banget dan ternyata Museum Angkut baru buka jam 12 siang. Dueng. Hahaha untung ada backup plan. Berhubung Eco Green Park sudah buka dari jam setengah 9 jadilah kita ke Eco Green Park dulu. 🙂

Eco Green Park berlokasi di kompleks Jatim Park 2 di Batu, Malang. Setelah ada Museum Satwa dan Batu Secret Zoo, mereka melakukan ekspansi dengan membangun Eco Green Park. Taman ini berfokus untuk mengenalkan mengenai konsep lingkungan dan ekosistem hijau. Di taman ini edukasi tentang lingkungan dan alam semesta dikemas menarik dan menghibur.
Continue reading

Wisata Museum Kota Tua Jakarta

Demi menyambut ulang tahun Jakarta dan memperkaya khazanah pengetahuan si calon Abang Jakarta 2028 (sedini mungkin) tentang kota Jakarta tercintah *tsaaahh 😆 , jadinya hari ini kita niat menjelajah Kota Tua Jakarta. Kebetulan pas ada festival KTCF juga disana jadi sekalian lah, lagipula pengen kasih suasan baru wiken di Jakarta buat Aghnan. Karena traffic daerah kota itu selalu horrible, jadi emang udah paling benar kalau kesana ya naik kendaraan umum. Rute kita itu naik bajaj dari depan rumah sampai halte busway terdekat (bisa Bank Indonesia atau Monas), kemudian nyambung TransJakarta ke arah Kota. Tinggal duduk manis sampai Kota deh.
Continue reading

Mendadak Staycation

Lagi mumet dan demotivasi kelas berat sama kantor. Butuh refreshing banget, apalagi hari Jumat menyisakan peer yang mesti diselesaikan sebelum Senin, bweee.. Jadinya yang tadinya gak ada plan apa-apa selain nonton Aghnan’s end of year performance akhirnya aku book hotel Shangrila buat staycation semalam. Kebetulan aku dapat voucher gratis menginap 2 malam dari Shangrilla, jadinya dipakai 1 malam dulu aja jadi bisa sekali lagi staycation gratis 🙂 .

Pokoknya weekend kemarin aku pengennya makan enak, leyeh-leyeh dan happy-happy. First stop, setelah acara Aghnan selesai adalah cari makan yang enak. Kebetulan diseberang gedung pertunjukan Bulungan ada Tokyo Skipjack, yaitu macam steak house kayak Holycow tapi lebih fushion dengan makanan Jepang. Kita berdua pesan NZ Sirloin dengan sidedish dan saus yang berbeda. Aku pesannya dengan salad dan french fries dengan saus butter wasabi sedang ayah pesan saus chimichuri dengan sidedish jagung dan salad.
Continue reading

Family Organizer

Kalau ditanya salah satu hal yang aku suka, mungkin jawabannya bisa “organizing something“. Yang kenal dekat sama aku pasti tau banget lah betapa aku suka merencanakan sesuatu dari mulai liburan, meal plan, acara ultah anak ataupun ya jadwal sehari-hari sih. Kebayang kalau Aghnan udah makin besar kegiatannya makin banyak. Ya les ini itu, belom lagi mungkin jadwal sekolahnya padat dengan ekstrakurikulernya. Iseng dong browsing-browsing app di Appstore terus nemuin yang namanya Cozi, family organizer. Cozi ini bisa di akses di web atau di app nya yang ada di iPad or iPhone. Langsung aku download deh.

Pertama kali nyobain langsung terkesan, soalnya ini app modelnya kayak collaborative organizer. Diawal kita disuruh menentukan anggota-anggota keluarga kita beserta emailnya. Masing-masing akan di assign warna agar terlihat beda di Calendar nya. Jadi ketika masing-masing anggota keluarga mulai memasukkan jadwal nya jadi keliatan variasinya. Ini berguna banget buat aku soalnya hobi meeting di kantor. Si mas pun hobi meeting juga tapi biasanya di luar kantor. Pernah waktu aku masih di Boston frustasi nelponin si mas gak bisa, sampe nyariin minta tolong teman-temanku nelponin si mas eh ternyata dia ada mendadak meeting dan hape nya di silent. Aku juga suka lupaan sama jadwal meeting nya si mas, jadi suka ngomel belakangan dicariin susah banget padahal paginya si mas udah bilang akunya lupa. Nah dengan ini jadi kita tau deh jadwalnya satu sama lain. Cihuuy! Bisa di sync via gmail calendar or even outlook. Jadi bisa lebih praktis lagi.

Continue reading