Siapa sangka hidup bertigaan aja di apartemen mini ini bisa bikin kita ngelihat hidup di sisi yang berbeda. Dari cara pandang kita tentang berkeluarga, mendidik Aghnan, pendidikan Aghnan, kualitas hidup berkeluarga and so on and so on. Yang dulu jadi prioritas sekarang jadi bergeser dengan prioritas yang lebih besar. Yang dulu dianggap remeh sekarang jadi yang paling dipikirin. And so on and so on.
Dulu sempet takut hidup bertigaan aja di negeri orang. Apa-apa sendirian. Dan karena gak terbiasa di Jakarta dengan apa-apa sendirian takutnya hal yang sepele bisa jadi pemicu perang dunia rumah tangga. Apalagi sempet ada cerita beberapa perceraian terjadi setelah mereka tinggal sendiri di luar negeri. Tapi alhamdulillah pengalaman ini membawa keluarga kecil aku ke arah sebaliknya. Makin banyak belajar jadi orang tua. Makin banyak belajar jadi suami istri. And I can say that I love love love my husband even more. And as a partner in life we’re getting solid and solid.
Continue reading