Authentic Japanese Food in Bandung – Long Weekend – Part Trois

Well.. hari ketiga di Bandung dan hari kedua kita pre-wed. Mmm aku ga mau cerita soal pre-wednya disini, soalnya kayanya aku sudah cerita banyak di blog kita.. Yang mau aku ceritain soal sebuah restoran Jepang di Bandung di daerah Setiabudi.

Nama restorannya Torigen dan aku boleh bilang ini termasuk restoran Jepang yang rasanya masih otentik. Yaa kita melihat betapa menjamurnya restoran-restoran Jepang baru yang rata-rata bertipe fushion dimana rasa makanannya jadi sangat kuat. Naah Torigen ini bisa dibilang jauh dari fushion. Restoran ini menyediakan beragam menu makanan Jepang. Dari sushi, shabu-shabu sampai yakitori ada di restoran ini.
Continue reading

Wisata Kuliner apa Pre Wed yaa ? – Long Weekend – Part Deux

Hari kedua di Bandung. Tidur cepat sih waktu malamnya. Tapi pagi-pagi harus bangun karena Teh Lina sudah datang dan siap dandanin diriku. Ngantuuk beraat deh pokoknya. Daan pas di make up aku setengah tidur gitu. Hehehe..

Selesai di make up dan di blow rambutnya langsung ke kost nya Anggoro dan langsung meluncur ke Jl. Anggrek dimana ada rumah tua antik punyanya Eyangnya si Wisnu (temennya Anggoro). Sampai sana blum ada anak2 yang lain soo.. jadinya kita nongkrong dulu di Cisangkuy. Mam’ yoghurt.
Continue reading

6 Jam Menuju Bandung – Long Weekend – Part Un

Long weekend.. oh.. long weekend.. Ngapain long weekend kemarin ? Long weekend kemarin ke Bandung sekalian foto pre-wed part one disana. Hehe.. our first holiday bareng niih. Syenaaang..^_^

Kamis pagi berangkat dari rumah sekitar jam 9. Si mas datang jam 8. Kita sarapan pagi dulu. Makan bubur ayam depan rumah. Terus kita meluncur ke bandara untuk jemput mama papa. Mama papa abis dari BatamSingapura. Pas kita sampai bandara selagi nunggu pesawat papa mama mendarat kita jalan-jalan keliling bandara. Eeeh kita nemuin hal bodoh di bandara.
Continue reading

Batik Is Cool !!

Parang Rusak

Something I realize when I attended Java Jazz Festival 2008 last weekend, that there were plenty of youngsters wore Batik. They wore it in a very stylish and up-to-date style. They made Batik into babydoll, asymetric or even wore it as a blouse. It’s very cool. And I plan to make my Batik textile (that I bought when I went to Jogja) into something wearable on hang out or casual occasion.

Aahh I definitely love this trends. I always love Batik. Beside I love wearing Batik, I always love learning the history of Batik. Batik in Indonesia is very diverse. Especially in Java Island. There are Batik Design from Pekalongan, Solo, Cirebon, Yogyakarta and even from Madura Island.
Continue reading