I Love Takahi Slow Cooker!!

Kan mulai Jumat kemarin Aghnan sudah diperkenalkan dengan protein hewani. Start with ayam kampung. Pada dasarnya aku tuh gak ngerti gimana caranya bikin bubur dari beras gitu. Tapi baca-baca di forum, nampaknya dengan takahi ini gampang banget bikin beraneka bubur bayi. Bahkan dengan mudah pula membuat nasi tim (tinggal atur banyak tidaknya air).

Modalnya bikin bubur pakai slow cooker adalah, kita harus sedia stok kaldu ayam beku di kulkas. Biasanya sih aku bikin seminggu sekali. Untuk menyimpan kaldu ayam beku biasanya aku menggunakan baby cubes seperti dibawah ini. Jadi setiap buat bubur pakai slow cooker tinggal cemplung sajah buat penyedap rasa alami nya 🙂

Berikut resep membuat kaldu ayam:

Kaldu Ayam

Bahan: 1 Ekor Ayam Kampung Utuh (berikut tulang, ceker, daging dan kulitnya, 1 L Air, 1 batang daun bawang, 1 batang seledri, 1/2 bawang bombay, 2 buah bawang putih geprek, 2 lbr Daun Salam

Cara Membuat:

  1. Masukkan ke dalam wajan seluruh bahan-bahannya. Kemudian panaskan wajan.
  2. Tunggu sampai air mendidih, kemudian kecilkan api, angkat lemak-lemak yang mengapung di panci dan tunggu sampai air berkurang sampai menjadi 3/4 dari jumlah semula.
  3. Jika air kaldu sudah berkurang menjadi 3/4 dari jumlah semula. Matikan api dan saring air kaldu.
  4. Diamkan sampai air kaldu suhunya sama seperti suhu ruangan kemudian perhatikan jika ada lemak mengapung, angkat dan sisihkan.
  5. Kemudian masukkan ke dalam lemari es bawah sampai dingin. Jika sudah dingin, bersihkan lemak yang mengapung, kemudian kaldu siap dimasukkan ke dalam baby cubes dan selanjutnya bisa langsung masuk ke dalam freezer. 🙂

Untuk 1 ekor ayam kampung ( +- 700 gram ) biasanya menghasilkan 8-10 kaldu ayam beku (ukuran baby cubes penuh).

Sebetulnya, apa sih spesialnya Slow Cooker ini? Bentuknya itu kayak tembikar dipanasin gitu. Karena lapisannya tembikar, jadi panasnya terjaga rata dan tidak fluktuatif. Hal ini yang membuat Slow Cooker ini ideal buat ibu bekerja seperti saya. Saya bisa masak dari malam harinya jam 10-11 malam. Begitu saya lihat jam 6 pagi, bubur itu pun sudah matang dan siap di santap 😀

Untuk slow cooker yang merk Takahi ini, ada beberapa ukuran. Cuman aku beli yang 0.7 L saja dulu. Soalnya pas di test drive, pas buat masak sekaligus 2 porsi makannya Aghnan 🙂 Belinya sendiri nitip si PitPit yang beli di ITC Cemas dengan harga 190k IDR sajah.. 😀 (makasii ya ciiin 🙂 )

Biasanya saya masukin macam beras/kentang/ayam/tempe/tahu di awal. Begitu sudah 4 jam/begitu sudah matang. Baru aku masukin sayuran yang sudah di kukus. Kenapa begitu? Biar menjaga nutrisi vitamin yang terkandung pada sayuran tersebut agar tidak hilang karena terlalu lama di SC. Walau teorinya karena dia Slow Cooker, jadi vitamin pada sayuran pun akan senantiasa terjaga. Tapi ya tetep saja. Namanya juga Emak rempong. Jadinya begitu deh caranya.

Waktu awalnya lihat hasil dari Slow Cooker ternyata tidak sehalus yang aku kira. Teksturnya kayak oatmeal. Yang sebetulnya sudah familiar sama Aghnan. Namun, berhubung teething nya Aghnan masih berlanjut, jadi dia akhir-akhir ini agak segan dengan makanan yang teksturnya kasar. Jadinya biasanya tak blender bubur dari slow cooker sebentar, baru dikasih ke Aghnan (malas bersaring-saring ria). Hasilnya, dia sukaa bangeet. Lahap banget makannya. No wonder sih, soalnya kita-kita aja yang orang dewasa cium bau buburnya aja sudah sedap bangeet.. 🙂

Berikut gw share ya, resep bubur dengan slow cooker versi aku. Buatnya biasanya jam 11 malam atau pas subuh-subuh sekitar jam 5 dan buat 2 porsi makan Aghnan.

Bubur Ayam Tempe Buncis

Bahan: 3 sdm beras organik pandan wangi, 50 gram daging ayam kampung giling (beli di Ranch Market, Farmers Market atau Foodhall), 1 buah tempe bentuk segitiga (iris tipis, cincang kasar), 5 Buncis (disiangi dan iris tipis kemudian kukus), 1 siung bawang putih (geprek, cincang kasar), 1 sdm bawang bombay (cincang kasar), 1 lbr daun salam, 1 blok kaldu ayam

Cara Membuat:

  1. Masukkan beras ke dalam tembikar slow cooker, dan cuci sampai bersih.
  2. Masukkan ayam, tempe, bawang putih, bawang bombay, daun salam ke dalam tembikar.
  3. Isi tembikar dengan air matang sampai 3/4 tembikar.
  4. Tutup slow cooker dan nyalakan slow cooker.
  5. Biasanya akan matang setelah 4 jam kemudian, atau begitu cek pagi harinya, segera masukkan buncis yang sudah dikukus dan tambahkan sedikit air. Tunggu sebentar sampai airnya menyerap dan bubur pun matang dan siap di santap.

Oh iya, bawang-bawangan dan daun salam itu diperbolehkan ko buat bumbu makanan si baby. Dijamin, siapapun yang nyium aromanya pasti bakal suka bangeeet. Bapaknya Aghnan pun ngences nyium buburnya Aghnan. Aah pokoknya super yumm.

Takahi Slow Cooker definitely my new bestfriend 😀

French Toast dan Scramble Eggs

Salah satu positif nya mbak art gak balik adalah, aku, setelah sekian lama terlena dengan mbak art yang jago masak, akhirnya kembali ke dapur lagi. Yang paling berbahagia siapa? Si mas dong. Aku pun juga senang sebetulnya masak buat si mas. Soalnya si mas itu penganut makanan itu cuman ada dua jenisnya, enak atau enak banget. Jadi setiap masakin si mas, pasti selalu senang ngeliat makannya yang lahap. Hihihihi..

Thank God banget, waktu awal-awal nikah getol banget nyobain resep-resep masakan dan selalu di posting di blog. Jadi kalau lupa resep, tinggal search aja di blog. Nah tadi pagi rada buntu masakin sarapan buat si mas. Soalnya si mas lagi pengen roti (judulnya sih ngabisin roti yang ada) dan gak pengen makan nasi. Sedang aku bosan dengan segala macam sandwich-sandwich yang ada. Kasih meses sama mentega ko kayaknya gak tega ya. Terus ngoprek kulkas ternyata masih ada susu dan telur. Akhirnya memutuskan masak French Toast aja buat si mas.

French Toast

Bahan: 5 lembar roti tawar, 3 butir telur, 200 ml susu sapi, 2 sdt gula pasir, 1 sdt garam, mentega

Cara Membuatnya:

  • Campur telur, susu, gula, garam ke dalam mangkok. Aduk sampai rata.
  • Panasin wajan dan mentega sampai cair.
  • Masukin roti tawar (selembar-lembar) ke dalam adonan rendeman kemudian langsung masukin ke wajan. (roti jangan terlalu lama ditaro ke dalam adonan kalau gak nanti jadi benyek).
  • Masak setiap sisi Roti sampai matang, kemudian sajikan.

Nah, setelah 5 roti habis di goreng sisa adonannya masih ada. Cuman karena rasanya agak manis aku tambahin deh taburan keju ke dalam adonannya (biar agak gurih). Terus goreng jadi scramble eggs. Penyajiannya, scramble eggs nya ditaro diantara french toast nya. Penampakan seperti dibawah ini:

Suprisingly si mas suka banget, dan request minta dibuatin lagi. Oke lah mas, tapi minggu depan ya, aku udah eneg sama roti minggu ini soalnya.. 😛 Praktis dan mudah kan 🙂

Cumi Saus Padang

Menikmati masa-masa cuti di rumah mulai deh hasrat buat eksperimen resep-resep baru. Uuh mungkin memang bawaan hamil anak cowok ya jadi malaaaas banget masuk dapur. Hahahaha, percaya tidak percaya.. Anihoo, udah lama banget gak ngemanjain si mas dengan resep-resep baru. Akhirnya nyobain deh resep Cumi Saus Padang ini. Iya, si mas doyan banget sama yang namanya Cumi. Mau di goreng, di bakar, di balado pokoknya salah satu favoritnya deh.

Google resepnya ada beberapa variasi resep. Ada yang pure pakai bumbu ulekan (bawang merah, bawang putih, cabai merah, terasi). Ada juga yang pakai sambal botol, saus tomat dan saus tiram. Kalau pakai bumbu ulekan gitu kebayang kan pasti rasanya gurih-gurih kaya balado gitu. Nah dibayangan aku saus padang itu spicy tapi ada jejak rasa manis gurih di dalamnya. Yaudah kayaknya mending dicampur aja kali yaaa.. Wekekekeke.. Here we go, cumi saus padang ala aku..

Cumi Saus Padang

Bahan: 500 gram Cumi, 10 Cabai Merah Keriting, 6 Bawang Merah, 4 Bawang Putih, 1.4 sdt Terasi, 1 sdt Garam, 2 sdt Gula, 1 cm Jahe, 1 buah jeruk nipis, 1/2 Bawang Bombay (potong memanjang), 2 sdm Sambal Botolan, 4 sdm Saos Tomat,  2 sdm Saus Tiram, Tepung Maizena, 2 sdm Minyak Goreng

Cara Membuatnya:

  1. Cuci cumi, potong, kemudian lumuri dengan jeruk nipis dan sedikit garam. Diamkan 15 menit kemudian cuci kembali.
  2. Haluskan, cabai merah, bawang merah, bawang putih, terasi, garam dan jahe.
  3. Panaskan wajan dan masukkan Minyak Goreng.
  4. Ketika minyak sudah panas, masukkan bawang bombay, tumis sampai wangi kemudian masukkan bumbu yang sudah di haluskan. Tumis sampai bumbu matang dan wangi.
  5. Masukkan cumi yang sudah dipotong, masak sampai cumi matang.
  6. Masukkan air secukupnya, kemudian masukkan sambal botolan, saus tomat, saus tiram, dan gula.
  7. Aduk rata, dan tunggu sampai matang semuanya. Rasakan bumbunya, apakah sudah sesuai rasanya apa belum. Jika kurang bisa tambah garam/gula.
  8. Jika sudah mendidih, masukkan larutan maizena dan aduk sampai mengental.

Voila.. Jadi juga deh cumi saus padang. Penampakannya waktu masih di wajan seperti ini:

Cumi Saos Padang

Kata si hubby enak siih.. Yah tapi buat hubby ku makanan itu cuman 2 rasanya, either enak atau enak banget. Hahahaha.. 😆 . Yang penting cumi nya habis dimakan si mas.. 🙂

Pancake Hura Hura

Setelah absen lumayan lama di dapur..  Akhirnya kembali lagi masuk ke dapur. Soalnya tiba-tiba lagi kepengen saja. Semenjak hamil memang agak anti masuk dapur. Gak tau kenapa, begah aja rasanya. Terus bawaannya eneg sama bumbu-bumbu itu. Ehehehe.. Plus ditunjang dengan ART baru yang jagoo banget masaknya. Hahaha, bumil ini pun terlena.. Serius ya mbak ku yang baru ini pinter banget. Diarahkan sedikit soal pengaturan menu, apa yang aku suka dan gak suka. Wiih aku jadi betah makan di rumah.

Kalau ditanya ART yang dulu emang kenapa? Yang dulu itu hehehe kurang punya taste deh. Kalau masak suka gak lihat2 porsi. Orang di rumah cuman berapa dia masak kaya buat orang sekampung. Terus antar masakan suka gak matching. Belum lagi kalau dia lagi pacaran (masak sambil telponan) goreng ayam jadi kayak goreng waktu mati lampu (baca: hitam legam) T_T.. Belum lagi mungkin karena kebelet kawin jadi rasa makanannya pun suka mendadak asin.. 😆

Yah mbak ART yang dulu cukup memotivasi aku untuk terjun langsung ke dapur. Maksud hati sekaligus ngajarin apa yang bener apa yang gak. Cuman sayang cuman nyangkut sebentar tapi besoknya lupa lagi.. Hahahahaha.. Yaah cukup bersyukur untuk ART yang baru ini. Walaupun penampakan kemayu, cuman urusan masak jempol deh. Dari rasa enak, dan mbak nya pun suka nyoba-nyoba resep masakan baru. Jadi kumpulan resep-resep masakanku pun dicobain sama dia.. Aku pun terlena.. 😀 Hehehehe..

Btw, back to topic.. Sebetulnya masak pancake ini berawal dari craving nya Bumil sama Pancake. Terus ditambah lihat dari blog nya Meta soal resep pancake. Humm kayaknya mudah dan gampang.. Nyobain deh dari malam sebelumnya adonannya. Biar besok pagi tinggal goreng. Hehehe, keliatannya sih gampang. Tapiiiii hehehehe ada beberapa detail yang perlu diperhatikan nih.. Oh well, aku tulis ulang saja resepnya ya disini:

Pancake Hura Hura

Bahan Adonan Kering: 2 gelas tepung terigu, 3 sdm gula pasir, 3 sdt baking soda, 1-2 sdt garam

Bahan Adonan Basah: 1.5 gelas susu cair, 2 sdm mentega cair, 2 butir telur

Cara Membuatnya:

  1. Campur bahan adonan kering ke suatu wadah, aduk sampai rata.
  2. Campur adonan basah dengan urutan seperti ini: Masukkan susu cair dan 2 butir telur ke dalam mangkok aduk aduk sampai rata.
  3. Adonan basah jadi, langsung di dimasukkan/dicampur perlahan-lahan dengan adonan kering. Caranya pun sama, di masukkan sambil adonan perlahan-lahan diaduk, sehingga adonan tidak menggumpal 🙂
  4. Cairkan mentega di wajan, kemudian dinginkan sejenak.
  5. Pada saat memasukkan mentega ke dalam adonan , dilakukan perlahan-lahan sambil tangan kita mengaduk adonan ..
  6. Aduk sampai rata dan tidak ada yang menggumpal.
  7. Jadi adonan, diamkan 1/2 jam kemudian masukkan ke dalam kulkas deh.
  8. Kemudian pada saat menggorengnya, pastikan api tidak terlalu panas, yang kecil saja biar matangnnya rata dan tidak perlu memerlukan mentega lagi untuk menggorengnya.

Gampang kan, cuman waktu awal bikin gw baca resepnya sembarangan. Aku pikir itu Adonan Basah dicampur sendiri. Gak baca kalau mentega cairnya harus ditaro belakangan. Terus urutan yang aku masukin susu, mentega cair baru telur. Omaigoot itu gagal total adonannya. Jadi menggumpal-menggumpal gak jelas.. Aku sama mbak jadi ngakak-ngakak gak jelas.. 😆

Untung percobaan yang kedua sukses. Hehehe.. Pas menggoreng pun juga seru. Waaaks apinya kegedean, jadinya pancakenya lgsg gosong sebelah.. 😆 Tapi pas lama-lama jadi makin jago deh gorengnyaa.. Bentuknya pun semakin bulat 😛 Tadinya mencong-mencong seru gitu deh.. 😆

Hoiya buat toppingnya biasanya kan pancake di goreng dulu kan baru ditambah topping. Ini aku gak. Secara ngidam kue cubit juga jadi pancake sok sok mau gw bikin kayak kue cubit. Pas goreng aku taburin dengan meses ceres (meses paling enak menurut aku..) atau keju.. Hihihihi..

Terus kan biasanya pancake enaknya (paling enak) pake sirup mapel. Cuman secara sirup mapel mahal bangeet. Akhirnya pake caramel sirup dari Mariza sajah. Cuman 18.9k IDR / botol. Ini cukup membuat si mas bahagia ko.. 🙂

Mariza

Kalau aku sih topping favoritku, pancake goreng meses + strawberry Mariza + cornetto rasa blueberry. Penampakannya jadi kayak gini deh. Hura-hura sekali yaaaah.. 😀

Pancake hura-hura

Hehehe, monggo dicobain. Semoga tidak melakukan kesalahan kesalahan bodoh seperti diriku yaa.. Thanks buat Meta yang udah sharing resep ibu bos nya 🙂

Lasagna Yummy

Aaaah terharu banget begitu Lasagna pertama ku ini jadi. Setelah kekacauan cukup sangat di dapur. Akhirnya bisa jadi dengan baik dan enaaak. Iyaah waktu itu bikinnya cukup ribet suribet deh. Dan sempat terjadi kegagalan dalam memasak pasta lasagna nya yang pertama kali. Huhuhuhu sebal sekali, padahal udah dikasih minyak banyak teteeep itu lasagna nempel dengan cantiknya satu sama laiin. Ngeliatnya mau nangis, sampai akhir gemes aku bejek-bejek terus masukin tong sampah deh.

Emosi abiis (pengaruh hormon yang menggila karena hamidun juga kali ya). Pengen nangiis juga. Sampai akhirnya mencoba lagi deh. Kali ini dilakukan lebih hati-hati. Walaupun tetep ada yang robek-robek cuman yang penting gak nempel-nempel satu sama lain. Pas di tata di Pyrex pun bisa-bisa aja di kombinasikan yg robek sama yang bagus. Fiuuh..

Emang sih prinsip aku penampilan bodo amat lah. Mau jelek kalau enak pun pasti di sikat-sikat aja bukan? Wekekekeke.. Ow well, here goes my recipe (hasil padu padan beberapa resep Lasagna yang aku punya). Aku gak bakal bilang buatnya mudah. Tapi gak terlalu susah juga ko. Cuman rada ribet suribet aja deh.. Masih enakan masak Makaroni Panggang.. 😀

Lasagna kita mesti buat 2 saus. Yaitu saus merah/daging/bolognaise sama saus putih/keju/bechamel. Nah nanti di pinggannya kita atur deh pasta dengan kedua saus ini. Ada yang suka saus putihnya di taro di atas saja. Ada juga yang suka saus putihnya selang seling dengan saus merah di tiap lapisan. Terserah kita aja. Gak ada yang terlalu baku ko. Kalau aku sih juga suka suka aja menatanya. Di lapisan kelipatan tiga baru dicampur saus putih diatas saus merah. Sama penghabisannya saus putih ditaro di paling atas.

Lasagna

Bahan Pasta Lasagna: 250 gr Pasta Lasagna, 2 liter air untuk merebus pasta, 4 sdm minyak zaitun.

Bahan Saus Merah: 2 sdm minyak zaitun, 1 siung bawang putih di cincang kasar, 1 buah bawang bombay iris kotak, 500 gr daging cincang, 1 botol saus tomat, 170 gr pasta tomat (1 kaleng Del Monte), 1 sdt oregano, 1 sdt basil, 1 sdt garam, 2 sdt gula pasir, 1 sdt merica bubuk

Bahan Saus Putih: 3 sdm butter/mentega, 3 sdm terigu, 500 ml susu cair, 125 gr keju cheddar yang sudah di parut, 1/4 merica bubuk

Bahan Taburan: 250 gr keju mozarella parut, 1 sdt oregano, 1 sdt basil

Cara Membuatnya:

    • Panaskan 2 L air. Masukkan minyak dan garam secukupnya. Jika sudah mendidih, masukkan pasta lasagna dan masak kurang lebih 10 menit. Perhatikan terus apakah pasta lengket satu sama lain. Usahakan diaduk beberapa kali agar tidak menempel.
    • Jika pasta sudah matang tiriskan kemudian siram dengan air dingin.
    • Panaskan oven dengan suhu 180 derajat.
    • Pertama kita buat saus merah/daging/bolognaise dulu yaa. Panaskan minyak ke dalam wajan, kemudian masukkan bawang putih.
    • Tumis bawang putih sampai harum kemudian masukkan bawang bombay.
    • Tumis sampai bawang bombay layu kemudian baru masukkan daging cincang. Masukkan oregano dan basil. Serta lada dan garam. Masak sampai daging matang dan sampai ada bunyi meletik di wajan.
    • Masukkan campuran saus tomat dan pasta ke dalam wajan. Aduk rata. Dan jangan lupa masukkan gula.
    • Diicip, dirasa, jika sudah ok bisa diangkat dan didinginkan.
    • Kemudian saatnya membuat saus putih/keju/bechamel. Panaskan butter ke dalam wajar. Setelah butter layu masukkan terigu dan aduk sampai rata.
    • Ketika sudah tercampur, masukkan susu dan merica kemudian aduk sampai rata.
    • Terakhir masukkan keju cheddar ke dalam adonan, dan adok terus sampai mengental dan rata permukaannya.
    • Diicip, dirasa, jika sudah ok bisa diangkat dan didinginkan.
    • Saatnya menata kedua adonan tersebut dan lasagna ke dalam Pyrex.
    • Diawali dengan lapisan lasagna paling bawah kemudian dilanjutkan dengan saos merah, saos putih kemudian ditutup dengan lapisan lasagna lagi. Lanjutkan terus sampai pasta habis.
    • Pastikan saos putih menutup permukaan paling atas. Yang kemudian dilanjutkan dengan taburan keju mozarella , oregano dan basil.
    • Lasagna kemudian siap dipanggang. Panggang selama kurang lebih 30 menit.

      Hehehehehe mayan juga ya ribet. Nulis resepnya pun panjang nian. 🙂 Tapi gpp, yang penting hasilnya memuaskan dooong.. 😀

      Lasagna

      Maaf ya fotonya sekali lagi telat ngambilnya. Keburu di sikat anak-anak soalnya.. 🙂 Hihihihi.. Selamat mencoba jika ada yang ingin mencoba yaaa.. 😀