Perjalanan Mencari Inner Ideal (Updated)

Semenjak punya Azzura dan bulan pertama berhijab kalap beli macam-macam cotton shawl jadinya sekarang udah gak terlalu nafsu lagi buat belanja shawl¬†buat hijab. Cuman makin kesini makin rempong urusan per inner an. Inner itu apaan sih? Itu dalaman buat pakai hijab. Bahasa kerennya dalaman hijab pake bahasa Enggres. Padahal sih makna dan kaidah nya sama aja kayak ciput-ciput lainnya. ūüėÜ Cuman¬†mencari inner¬†yang pas sih sama aja kayak nyari jodoh cing. Cocok-cocok an banget.

Waktu awal belajar pakai hijab kan belajar ala hijab nyokap, yang berarti ciput topi dan Paris segiempat. Makin kesini makin doyannya pakai shawl¬†yang panjang-panjang biar lebih bisa dimodelin macam-macam, dan biar bisa dimodelin ke depan dada (pan biar makin syar’i). Dan biasanya kalau pakai shawl¬†yang panjang-panjang paling enak pakai inner yang full covered¬†sampai belakang. Biar ketutupnya poll walau ada hujan angin kalau hijab keangkat-angkat dikit kan tetap ketutup. Jadi ya udah andalan kalau sehari-hari pakai inner full covered¬†sama kalau pakai ciput topi paling suka ciput topi tahlisa.
Continue reading