Big Joke

That is how I feel lately about this thing. And yes, somehow I repeatedly said to myself that eventough I still can not see it from my own eyes, maybe Allah said that this is the best path I should take for greater good.

Honestly, I feel uncertain. About everything regarding this thing. And it just made everything worse with people reaction. Some people are really nice by saying encouraging things and positive things (I love those people). Some people are just an ****** to say the thing I don’t want to hear (mostly negative things) and give me that certain look that makes me want to poke their eyeballs.
Continue reading

Kebiasaan Baru

Udah sebulan aja yak semenjak Boston. Dan kita pun sudah mulai kembali ke rutinitas masing-masing. Well, not all of us sih.. (memo kapan turunnya siiikk?? *curcol*) Anihoo, Jakarta gak berubah ya. Masih rame (baca: padat), mobil dimana-mana (baca: macet), hujannya deras banget (baca: banjir 🙁 duh sedih deh bagian yang ini ) tapi disinilah keluarga berada yak.

Satu hal yang menyedihkan adalah ketika kita balik kondisi rumah itu sangat amat menyedihkan. Keliatan kusam, suram, bocor dimana-mana, lantai parket mangap dikit dan ekstrimnya ada beberapa titik bangunan yang mulai retak. Ini biasanya terjadi di sambungan antara bangunan asli dan bangunan tambahan. Memang sih kondisi awalnya udah gak ideal karena rumah udah tua banget. Ini di perparah karena gak ditinggalin.

Continue reading

Welcoming The Last Year of My 20s

Heyho!

Akhirnya menginjak tahun terakhir di umur 20an.. Gak ada yang terlalu spesial dalam perayaannya cuman beli kue dan tiup lilin aja. Kado udah dikasih dimuka (jauh) sama ayah. Dan kebetulan karena hari kerja ya jadinya rutinitas kayak biasa. Cuman weekend aja aku ngajakin mama papa dan Anggoro makan di Tugu Kunstring Paleis. 🙂 Karena ulang tahun di bulan januari, jadi biasanya harapan-harapannya beda tipis sama resolusi awal tahun. Hehehe.

Gimana rasanya menginjak tahun yang baru ini? Rasanya lebih content aja. Semangat buat rencana-rencana kita di tahun 2014 ini. Semoga bisa terwujudkan walau agak sedikit menantang di sisi finansial dan yang terpenting lancar-lancar semua. Amiin. Sekolahnya Aghnan juga akhirnya sudah final setelah kemarin sempat survei muter-muter. Yaay tahun ini Aghnan jadi anak TK deh. 🙂 Namun nampaknya  rencana bikin adeknya Aghnan mesti dipostpone dulu.  Dadah-dadah sama rencana punya anak 2 sebelum 30. Tapi kita Bismillah semoga ini yang terbaik buat kita.
Continue reading

Pencarian Sekolah TK-SD Part 2

Masih melanjutkan pencarian sekolah tahap selanjutnya. Berhubung masih cuti yak. So untuk survei kedua ini sebetulnya fokus ke sekolah sekolah yang ada di daerah selatan. Tujuan pertama adalah Cikal dong ya. Harapannya sih karena melawan arus dan sudah ada jalan layang super ini bakalan lancar. Tapi ternyata tidak saudara-saudara. Macetnya edan. Untung udah sedia beberapa film di ipad. Jadi demi killing time kita nonton sajah.

Alhasil begitu sampai depan cikal pun sudah gak nafsu buat liat sekolahnya. Karena perjalanannya gak masuk akal macetnya. Langsung deh putar balik ke arah kebayoran tepatnya nengokin Mentari di Jalan Lamandau yang lokasinya dibelakang SMAN 6/Blok M Plaza. Mentari ini ternyata di dalam kompleks perumahan. Dan kayak rumah dijadiin TK. Cons nya sih dari lingkungannya adalah gak ada ruang hijau terbuka. Jadi banyak kegiatan di dalam ruangan. Pas nanya-nanya ternyata kita sudah masuk waiting list. Dan prosesnya, anak di observasi dulu baru ditentukan oke apa tidak masuk ke Mentari. Aku kan tanya proses observasinya kayak apa. Jadi kalau masuk TK anak di observasi gimana phonics nya dalam bahasa Inggris. Eh buset pake ditest begitu ya? Aku pikir cuman test psikologi aja atau gimana.
Continue reading

Pencarian Sekolah TK-SD Part 1

Sedih betul deh ketika TK-SD impian yang ditaksir sejak lama tiba-tiba memutuskan untuk pindah gak tanggung-tanggung, ke Bambu Apus. Yeuk marii. Sebetulnya kesana melawan arah sih. Cuman kok gak tega ya kalau jauhnya sampai keluar masuk toll JORR. Selain gak tega, di toll itu kan suka aneh-aneh aja kecelakaannya dan macetnya. Jadi kalau memaksakan ikut pindah kasian banget si Aghnan. Padahal udah sreg banget sama semua-semuanya. Cuman ya mungkin ini namanya yang belum berjodoh. Aghnan sendiri balik sih masih ngelanjutin preschool disana. Kebetulan belum pindah juga. Cuman berhubung tahun ini Aghnan udah TK jadi sekalian deh dipindahin ke TK yang baru sekalian yang ada SD nya. Jadi kontinuitas aja. Aghnan baru 3.5 tahun tapi udah sering banget pindah-pindah sekolah. Kasian juga dipikir-pikir. Jadi survei kali ini valid hukumnya buat 8 tahun kedepan.

Bismillah, semoga bisa ketemu sekolah yang pas. Untuk kriteria sekolah sendiri aku sama mas mengalami berbagai pergeseran. Terutama dalam segi bahasa pengantar dan kurikulum. Untuk bahasa pengantar berhubung balik dari Boston si bocah jadi billingual beneran (ngomong sama kita pake bahasa Inggris tapi ngomong sama eyang-eyang dan mbak nya pake bahasa Indonesia) jadi kita cari sekolah minimal billingual tapi kalau full English juga gpp. Tinggal di koordinasikan aja sama kita biar di rumah pake bahasa Indonesia dan di sekolah pake bahasa Inggris (kebalikan dari waktu kita di Boston) jadi bisa termaintain kemampuan bahasa billingualnya.

Continue reading