Summer in New York Part 1

Terakhir kali ke New York itu pas Januari dan itu dinginnya poll banget. Udah ngebatin kalau udah summer mesti balik lagi ke New York, karena pasti bakal lebih hidup dan menyenangkan. Tadinya kita mau 4th of July di Boston ya. Birth city of America. Tapi berhubung pengen ke Woodbury Premium Outlet juga karena Independence Day Sale, jadi kayaknya nanggung kalau cuman 2 malam di NY. Akhirnya kita memutuskan nambah 1 malam lagi biar lebih khusyuk belanjanya :lol:. Mulai nyicil lah ya buat balik nanti. Terutama buat baju-baju Aghnan, mulai nyicil beli yang ukuran besar sampai umur 7 tahun nanti. Soalnya di Jakarta kan kaos GAP anak aja kalo diskon paling murah dapat 120rb. Disini kalau diskon bisa dapat 5-7 dollar saja. Karena gak mungkin belanja sekaligus banyak, jadinya nyicil setiap ada kesempatan saleIndependence Day Sale kemarin. Nanti bakal ada Labor Day Sale dan puncaknya tentunya Black Friday. Kita udah book hotel di daerah Queens. Tapi as usual, sesuai tips dari temen. Last minute coba cek lagi deal di priceline atau kayak atau hotwire. Lumayan akhrnya dengan harga yang relatif sama bisa dapat di daerah yang tengah kota.

Itinerary nya sih santai aja. Yang jelas kenapa kita memutuskan berangkat wiken kemarin itu karena. Pertama kita pengen banget ke Liberty Island. Semenjak si Sandy, Liberty Island baru dibuka setelah 4th of July. Dan kedua pengen makan enak sebelum puasa di mulai 🙂 Dari pertama kali ke New York jujur aku gak terlalu suka. Lebih seneng Boston kemana-mana. Tapi lama-lama mulai berasa “kerennya” New York. Tiap kesana pasti ada sesuatu yang baru. Ditambah pilihan makanannya beragam dan lebih murah dibanding Boston. Dan entah kenapa itu kota fotogenik banget deh. 😆  Tapi aku sama si mas udah berniat jangan berkunjung ke tempat yang sama dua kali. Contoh: no more Times Square 😆
Continue reading

Plimoth Plantation

Ada tamu agung datang dari Durham!! 😆 Gak mungkin dong cuman dikasih lihat Boston doang. Kan asiknya bisa ngerasain jalan ke kota lain di Massachusetts. Akhirnya kita rencanakan hari terakhir sebelum Yanfitri balik kita ke Plymouth Plantation. Ada apa di Plymouth? Disini kita bisa lihat Plimouth Plantation, Mayflower II and Plimouth Grist Mill. Intinya disinilah awal bermukim kaum pilgrim dari Inggris di Amerika. Perjalanan dari rumah kurang lebih 1 jam menuju Plimouth Plantation.

Jadi kalau baca sejarahnya Amerika, koloni dari Inggris yang pertama bermukim di Amerika itu ya di Plymouth ini. Cikal bakalnya komunitas New England di Amerika. Rencananya mereka ingin mencari kesempatan hidup yang lebih baik lagi dibanding di Inggris. Tujuan awalnya mereka ingin menuju New York. Namun karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, mereka akhirnya mendarat dekat Cape Cod dan bermukim di Plymouth. Kaum pilgrim ini cukup beruntung karena sebelum mereka datang, di Plymouth ada kaum indian yang menempati tempat mereka bermukin. Karena ada wabah virus, semuanya meninggal dan meninggalkan bekas perumahan mereka yang bisa dijadikan pemukiman oleh kaum pilgrim ini. Jadi mereka gak pake repot membuka lahan dulu.
Continue reading

Suddenly Potty

Akhir-akhir ini lagi bangga luar biasa sama progress nya Aghnan disini. Bukan emak rabid namanya kalau gak diceritakan sedetil-detilnya di blog yak :lol:. Bangga kenapa? Yihuu akhirnya Aghnan potty jugaaaa. Hahaha kabar basi buat emak-emak yang anaknya udah jago potty dari kapan tau. Buat gw juga lumayan basi soalnya gw udah mulai melatih Aghnan potty dari kapan? Dari (hampir) SETAHUN yang lalu. 😆 😆 😆

Dari yang awalnya semangat sampai akhirnya pasrah saja 😆 Emang sih banyak yang bilang anak cowok itu gak segampang anak cewek. Apalagi baca-baca di baby center kalau buat potty otot di panggulnya itu perlu develop supaya bisa nahan pipis. Terus ditambah baca ceritanya mak Risti soal Arka yang akhirnya bisa potty sendiri akhirnya ya makin sutra lah ya. Pasrah aja deh dan hehehehe yuk mari beli dispo tiap bulan.  Untungnya emang udah dari kapan tau kalau siang itu Aghnan pakai celana dalam aja. Cuman malam pakai dispo. Dan udah jadi rutinitas kita buat ngajakin Aghnan tiap dua jam. Ya kalau dirumah kan bisa begitu ya. Tapi kalau di luar gak bisa. Apalagi kalau anaknya belum bisa nahan pipis. Bisa bleber di jalan ya.
Continue reading

Crane Beach and Castle Hill

Saatnya mengunjungi pantai yang dekat sama Boston. Hitungannya masih luar kota ngesot dikit sih. Jarak tempuh kurang lebih 1 jam. Kali ini rame-rame sama geng Beaconsfield. Aghnan sih seneng ya kalo rame-rame. Dia selalu senang kalau pergi sama banyak orang. Bosen kali ya kemana-mana bertigaan melulu sama ayah bunda nya. Hehehehe.. 🙂 Crane Beach ini lokasinya di Ipswich, MA. Sebetulnya pantainya biasa aja sih. Yang lebih menarik buat aku adalah di dekat beach nya ada yang namanya Castle Hill. Sesuai namanya itu adalah kastil besar yang menghadap laut. Dan favorit jadi tempat foto prewed orang-orang di Boston. Soalnya ambiance nya romantis.

Pertama kita ke Castle Hill dulu. Sayang belum bisa masuk. Akhirnya ke ke Crane Beach dulu deh sambil nunggu sampai sore biar bisa masuk ke Castle Hill. Ke Crane Beach biayanya 5 USD per mobil untuk hari kerja. Cuacanya lagi panas banget. Karena itu orang-orang pada ngumpul di beach. Panasnya itu sampai aku gak bisa napak di pasir tanpa sepatu. Mangkanya pas sampai ke pantai langsung nyemplung ke air. 😆 Bok! ternyata airnya masih agak dingin. Gak se menggigil di Maine sih, tapi masih agak dingin.
Continue reading

Lighthouse Road Trip To Maine Day 3

Hari terakhir di Maine dan sediiih, soalnya short trip nya akan berakhir 🙂 Setelah kehilangan sinyal hp dan gps hari sebelumnya kita udah pasang strategi buat hari ketiga ini. Rute-rutenya di persiapkan dulu di hp, jadi kalaupun sinyal hilang, google maps nya masih bisa jalan buat memandu kita. Target hari ketiga ini lumayan seru. Kita mau ke West Quoddy Headlight yang ada di paling pojok utara Maine. Spesial karena itu lighthouse satu-satunya yang “berwarna” dibanding lighthouse yang lain. Dan spesial juga karena dekat dengan perbatasan Kanada. 🙂

Kita sempat menikmati pagi di marina menghadap Fisherman’s Bay. Ternyata walau udah summer tetep ya airnya dingin kayak es. Gak kebayang kalau winter gimana -.-” Sayang banget kita gak sempat mampir Acadia, karena kejar-kejaran waktu biar balik ke Boston sebelum jam 9 malam. Perjalanan ke West Quoddy kira-kira 2 jam. Balik ke Boston plus mampir dulu ke Marshall Points kurang lebih 7 jam. Jadi yah hehehe perjalanan padat 🙂
Continue reading